22.5 C
Bojonegoro
Saturday, June 10, 2023

Setoran Dividen Tiga Bank Daerah Belum Lengkap

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Setoran dividen badan usaha milik daerah (BUMD) belum lengkap. Ada tiga perusahaan daerah belum lengkap target dividen. BUMD itu harus mengebut setoran mengingat waktu kian mepet.

 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Ibnu Soeyoeti mengatakan, secara umum target setoran dividen tahun ini mencapai target yakni Rp 137 miliar. Surplus sebesar Rp 32,6 miliar dari target Rp 120 miliar.

 

‘’Target sudah terlampaui sejak November lalu,’’ ujarnya.

- Advertisement -

Namun, masih ada tiga belum mencapai target setoran. Yakni, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jatim atau Bank Jatim dari target Rp 17,5 miliar, realisasinya Rp 15,6 miliar. BPR Bank Daerah dari target Rp 12 miliar baru realisasi Rp 10,1 miliar. Terakhir Bank UMKM Jatim dari target Rp 525 juta baru realisasi Rp 442 juta.

 

Pemkab Bojonegoro memiliki saham di dua bank milik Pemprov Jatim. Yakni, Bank UMKM Jatim dan Bank Jatim. Saham Pemkab di Bank Jatim sebesar Rp 75 miliar. Penyertaan modalnya diserahkan sejak 2013. Sejak itu pemkab setiap tahun menerima dividen dari bank milik Pemprov Jatim itu. ‘’Tahun ini targetnya Rp 17,5 miliar dari Bank Jatim,’’ jelasnya.

 

Saham Pemkab Bojonegoro di Bank Jatim terbesar kedua setelah Surabaya. Sehinga, besaran dividen diperoleh juga cukup banyak. Ibnu meminta BUMD belum lengkap setorannya segera melengkapi. Sebab, batas waktu penyetoran dividen tinggal dua minggu. (zim/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Setoran dividen badan usaha milik daerah (BUMD) belum lengkap. Ada tiga perusahaan daerah belum lengkap target dividen. BUMD itu harus mengebut setoran mengingat waktu kian mepet.

 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Ibnu Soeyoeti mengatakan, secara umum target setoran dividen tahun ini mencapai target yakni Rp 137 miliar. Surplus sebesar Rp 32,6 miliar dari target Rp 120 miliar.

 

‘’Target sudah terlampaui sejak November lalu,’’ ujarnya.

- Advertisement -

Namun, masih ada tiga belum mencapai target setoran. Yakni, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jatim atau Bank Jatim dari target Rp 17,5 miliar, realisasinya Rp 15,6 miliar. BPR Bank Daerah dari target Rp 12 miliar baru realisasi Rp 10,1 miliar. Terakhir Bank UMKM Jatim dari target Rp 525 juta baru realisasi Rp 442 juta.

 

Pemkab Bojonegoro memiliki saham di dua bank milik Pemprov Jatim. Yakni, Bank UMKM Jatim dan Bank Jatim. Saham Pemkab di Bank Jatim sebesar Rp 75 miliar. Penyertaan modalnya diserahkan sejak 2013. Sejak itu pemkab setiap tahun menerima dividen dari bank milik Pemprov Jatim itu. ‘’Tahun ini targetnya Rp 17,5 miliar dari Bank Jatim,’’ jelasnya.

 

Saham Pemkab Bojonegoro di Bank Jatim terbesar kedua setelah Surabaya. Sehinga, besaran dividen diperoleh juga cukup banyak. Ibnu meminta BUMD belum lengkap setorannya segera melengkapi. Sebab, batas waktu penyetoran dividen tinggal dua minggu. (zim/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/