alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Silpa Bakal Kembali Tembus Rp 2 Triliun

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Besaran sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) tahun ini masih belum diketahui. Namun, diperkirakan bakal kembali menembus angka Rp 2 triliun. Dua tahun terakhir silpa selalu menembus angka Rp 2 triliun.
Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, sejak 2019, silpa Bojonegoro terus mencapai Rp 2 triliun. Tentu itu menjadi catatan tersendiri oleh pemerintah pusat. Besaran silpa itu sama dengan APBD sejumlah daerah selama setahun. ‘’Memang besar silpa selama ini,’’ jelasnya.
Menurut Lasuri, tahun ini besaran silpa masih belum diketahui. Penyerapan anggaran masih akan terus berjalan. Namun, di APBD 2022 sudah dipasang defisit sebesar Rp 1,7 triliun. Defisit itu akan ditutup dengan silpa tahun ini. ‘’Jadi, silpa tahun ini sudah ditetapkan Rp 1,7 triliun. Tapi kemungkinan bisa lebih banyak,’’ jelasnya.
Besarnya silpa selama dua tahun terakhir membuat APBD juga tampak besar. Tahun ini pendapatan hanya sebesar Rp 4,7 triliun. Namun, total keseluruhan adalah Rp 6,2 triliun. Kekurangan itu ditutup dengan silpa. ‘’Kekuatan asli APBD Bojonegoro sekitar Rp 4 triliun itu,’’ jelasnya.
Menurut Lasuri, jika silpa tidak sebesar Rp 2 triliun, tentu APBD Bojonegoro akan turun jauh. Yakni, sesuai pendapatan di tahun itu. Misalnya, tahun ini dengan pendapatan sekitar Rp 4,7 triliun.
Anggota Badan Anggaran DPRD Ahmad Supriyanto juga memperkirakan silpa tahun ini bakal menembus Rp 2 triliun. Itu karena hingga kini serapan anggaran masih belum tinggi. ‘’Saya rasa juga masih akan menembus Rp 2 triliun,’’ jelasnya.
APBD sebesar Rp 6,2 triliun sebagian besar untuk belanja insfrastruktur. Saat ini masih banyak infrastruktur belum selesai. Sehingga, serapan anggarannya masih minim.

Baca Juga :  479 PPPK Dikontrak Bulan Ini

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Besaran sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) tahun ini masih belum diketahui. Namun, diperkirakan bakal kembali menembus angka Rp 2 triliun. Dua tahun terakhir silpa selalu menembus angka Rp 2 triliun.
Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, sejak 2019, silpa Bojonegoro terus mencapai Rp 2 triliun. Tentu itu menjadi catatan tersendiri oleh pemerintah pusat. Besaran silpa itu sama dengan APBD sejumlah daerah selama setahun. ‘’Memang besar silpa selama ini,’’ jelasnya.
Menurut Lasuri, tahun ini besaran silpa masih belum diketahui. Penyerapan anggaran masih akan terus berjalan. Namun, di APBD 2022 sudah dipasang defisit sebesar Rp 1,7 triliun. Defisit itu akan ditutup dengan silpa tahun ini. ‘’Jadi, silpa tahun ini sudah ditetapkan Rp 1,7 triliun. Tapi kemungkinan bisa lebih banyak,’’ jelasnya.
Besarnya silpa selama dua tahun terakhir membuat APBD juga tampak besar. Tahun ini pendapatan hanya sebesar Rp 4,7 triliun. Namun, total keseluruhan adalah Rp 6,2 triliun. Kekurangan itu ditutup dengan silpa. ‘’Kekuatan asli APBD Bojonegoro sekitar Rp 4 triliun itu,’’ jelasnya.
Menurut Lasuri, jika silpa tidak sebesar Rp 2 triliun, tentu APBD Bojonegoro akan turun jauh. Yakni, sesuai pendapatan di tahun itu. Misalnya, tahun ini dengan pendapatan sekitar Rp 4,7 triliun.
Anggota Badan Anggaran DPRD Ahmad Supriyanto juga memperkirakan silpa tahun ini bakal menembus Rp 2 triliun. Itu karena hingga kini serapan anggaran masih belum tinggi. ‘’Saya rasa juga masih akan menembus Rp 2 triliun,’’ jelasnya.
APBD sebesar Rp 6,2 triliun sebagian besar untuk belanja insfrastruktur. Saat ini masih banyak infrastruktur belum selesai. Sehingga, serapan anggarannya masih minim.

Baca Juga :  Straight, Band Hardcore Diisi Personel Beragam Aliran Musik

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/