alexametrics
25 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Pelototi Rekam Jejak Pejabat

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Tahapan lelang jabatan lima kepala organisasi perangkat daerah (OPD) memasuki babak baru. Tim seleksi (timsel) masih menyeleksi administrasi dan dokumen. Serta, meneliti rejam jejak 21 pejabat yang mendaftar.
‘’Termasuk melihat rekam jejak jabatan selama ini yang pernah dijabat,’’ kata Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Aan Syahbana kemarin.
Timsel akan melihat apakah saat menjabat pelamar memiliki catatan tertentu. Catatan-catatan itu tentunya bisa mengurangi dan menambah poin untuk bisa lolos. Namun, Aan tidak menjelaskan secara rinci catatan rekam jejak yang diteliti.
‘’Melihat jejak jabatan selama ini dan mungkin ada catatan tertentu,’’ jelasnya.
Saat ini, lanjut Aan, proses seleksi administrasi akan berlangsung hingga 19 November. Hasilnya baru akan diumumkan 22 November. Lelang jabatan lima kepala dinas diikuti 21 pejabat. Rerata pendaftar merupakan sekretaris dinas, kabid, camat, kabag, dan kepala sekolah (Kasek).
Kasek yang ikut lelang jabatan ada tiga pendaftar. Mereka Kasek SMP dan berupaya memprebutkan jabatan kepala dinas pendidikan (Kadisdik) yang saat ini kosong.
Lelang jabatan kima kepala OPD antara lain, kepala dinas pekerjaan umum (PU) sumber daya air (SDA) dengan empat pendaftar. Disdik ada tiga pendaftar. Dinas perpustakaan dan kearsipan ada tiga pendaftar. Dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga berencana (P3AKB) ada empat pendaftar. Dan BKPP ada empat pendaftar.
Ketua DPRD Imam Sholikin mengatakan, lelang jabatan adalah salah satu upaya mendapatkan pejabat berkompeten. Karena itu, pihaknya mendukung upaya pemkab melakukan pengisian jabatan dengan cara seleksi lelang ini.
‘’Ini bagus. Harapnya ya bisa mendapatkan pejabat yang berkompeten di bidangnya,’’ jelasnya.
Imam menjelaskan, lima OPD yang dilelang adalah instansi cukup strategis. Misalnya, disdik. Dinas membidangi masalah pendidikan itu memiliki berbagai tugas dan permasalahan kompleks. Mulai siswa, guru, bangunan, hingga beasiswa. ‘’Karena itu harus mendapatkan kepala dinas benar-benar mampu,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Bakorwil Desak Jalan Kerowak Desa Kebonagung Segera Diperbaiki

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Tahapan lelang jabatan lima kepala organisasi perangkat daerah (OPD) memasuki babak baru. Tim seleksi (timsel) masih menyeleksi administrasi dan dokumen. Serta, meneliti rejam jejak 21 pejabat yang mendaftar.
‘’Termasuk melihat rekam jejak jabatan selama ini yang pernah dijabat,’’ kata Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Aan Syahbana kemarin.
Timsel akan melihat apakah saat menjabat pelamar memiliki catatan tertentu. Catatan-catatan itu tentunya bisa mengurangi dan menambah poin untuk bisa lolos. Namun, Aan tidak menjelaskan secara rinci catatan rekam jejak yang diteliti.
‘’Melihat jejak jabatan selama ini dan mungkin ada catatan tertentu,’’ jelasnya.
Saat ini, lanjut Aan, proses seleksi administrasi akan berlangsung hingga 19 November. Hasilnya baru akan diumumkan 22 November. Lelang jabatan lima kepala dinas diikuti 21 pejabat. Rerata pendaftar merupakan sekretaris dinas, kabid, camat, kabag, dan kepala sekolah (Kasek).
Kasek yang ikut lelang jabatan ada tiga pendaftar. Mereka Kasek SMP dan berupaya memprebutkan jabatan kepala dinas pendidikan (Kadisdik) yang saat ini kosong.
Lelang jabatan kima kepala OPD antara lain, kepala dinas pekerjaan umum (PU) sumber daya air (SDA) dengan empat pendaftar. Disdik ada tiga pendaftar. Dinas perpustakaan dan kearsipan ada tiga pendaftar. Dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga berencana (P3AKB) ada empat pendaftar. Dan BKPP ada empat pendaftar.
Ketua DPRD Imam Sholikin mengatakan, lelang jabatan adalah salah satu upaya mendapatkan pejabat berkompeten. Karena itu, pihaknya mendukung upaya pemkab melakukan pengisian jabatan dengan cara seleksi lelang ini.
‘’Ini bagus. Harapnya ya bisa mendapatkan pejabat yang berkompeten di bidangnya,’’ jelasnya.
Imam menjelaskan, lima OPD yang dilelang adalah instansi cukup strategis. Misalnya, disdik. Dinas membidangi masalah pendidikan itu memiliki berbagai tugas dan permasalahan kompleks. Mulai siswa, guru, bangunan, hingga beasiswa. ‘’Karena itu harus mendapatkan kepala dinas benar-benar mampu,’’ jelasnya.

Baca Juga :  LULUSANNYA DIPERCAYA BANYAK INSTANSI DAN PERUSAHAAN BESAR

Artikel Terkait

Most Read

Lawan Persibo dari Runner-up Grup I

Desa Ngraho Deklarasi Bebas Sampah

TPA Keluarkan Bau Busuk

Artikel Terbaru


/