alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Diikuti 11.542 Siswa, 544 SD Menumpang

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sebanyak 11.542 siswa sekolah dasar (SD) menjalani asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) kemarin (15/11). Mereka siswa kelas lima. ANBK akan berlangsung hingga minggu depan. Jumlah SD menumpang sebanyak 544 sekolah. Sedangkan menggelar secara mandiri 143 SD.
Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Fathur Rohim mengatakan, tidak semua SD mampu menggelar ANBK secara mandiri. Terutama sekolah yang belum memiliki laboraturium komputer. Hal itu membuat sekolah itu harus menumpang di sekolah lain. ‘’Bisa menumpang di SD lain atau di SMP,’’ katanya kemarin.
ANBK jenjang SD hanya diikuti oleh siswa kelas lima. Tidak semua siswa karena ANBK ini masih dalam tahap uji coba. ‘’Itu pun tidak semua siswa kelas 5 bisa ikut ANBK,’’ jelas Fatkhur.
Mereka yang bisa ikut ANBK hanya sebanyak 30 siswa per sekolah. Jumlah itu harus disediakan siswa cadangan sebanyak 5 orang. Sehingga, jika ada siswa tidak hadir bisa digantikan siswa cadangan. ‘’Sekolah yang memiliki kelas lima lebih 30 siswa tidak bisa ikut semua. Hanya 30 siswa itu yang bisa ikut,’’ jelas mantan kepala SMPN Model Terpadu itu.
Ada empat poin dinilai dalam ANBK. Yakni, kemampuan literasi, numerasi, survei karakter siswa, dan survei lingkungan belajar siswa. ANBK dibagi dalam empat gelombang. Gelombang pertama dan kedua berlangsung mulai 15-18 November. Gelombang tiga dan empat berlangsung 22-25 November.

Baca Juga :  Duo Tim Tuban Siap Tempur

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sebanyak 11.542 siswa sekolah dasar (SD) menjalani asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) kemarin (15/11). Mereka siswa kelas lima. ANBK akan berlangsung hingga minggu depan. Jumlah SD menumpang sebanyak 544 sekolah. Sedangkan menggelar secara mandiri 143 SD.
Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Fathur Rohim mengatakan, tidak semua SD mampu menggelar ANBK secara mandiri. Terutama sekolah yang belum memiliki laboraturium komputer. Hal itu membuat sekolah itu harus menumpang di sekolah lain. ‘’Bisa menumpang di SD lain atau di SMP,’’ katanya kemarin.
ANBK jenjang SD hanya diikuti oleh siswa kelas lima. Tidak semua siswa karena ANBK ini masih dalam tahap uji coba. ‘’Itu pun tidak semua siswa kelas 5 bisa ikut ANBK,’’ jelas Fatkhur.
Mereka yang bisa ikut ANBK hanya sebanyak 30 siswa per sekolah. Jumlah itu harus disediakan siswa cadangan sebanyak 5 orang. Sehingga, jika ada siswa tidak hadir bisa digantikan siswa cadangan. ‘’Sekolah yang memiliki kelas lima lebih 30 siswa tidak bisa ikut semua. Hanya 30 siswa itu yang bisa ikut,’’ jelas mantan kepala SMPN Model Terpadu itu.
Ada empat poin dinilai dalam ANBK. Yakni, kemampuan literasi, numerasi, survei karakter siswa, dan survei lingkungan belajar siswa. ANBK dibagi dalam empat gelombang. Gelombang pertama dan kedua berlangsung mulai 15-18 November. Gelombang tiga dan empat berlangsung 22-25 November.

Baca Juga :  Data Embung, Waduk, dan Jaringan Irigasi Tumpang Tindih

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/