32.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 1, 2023

Kecelakaan Lalu Lintas, Tewaskan Pelajar SMP Karena Terlindas Truk

- Advertisement -

Radar Tuban – Peristiwa yang menimpa seorang pelajar SMP swasta di Bancar berinisial MHN, 13, ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi orang tua untuk tidak memfasilitasi anaknya yang masih di bawah umur untuk naik sepeda motor.

Kemarin (15/9), dia tewas dilindas truk di kilometer (Km) 42-43 jalan Tuban Bulu, persisnya di jembatan Desa Boncong, Kecamatan Bancar.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistiyo menjelaskan, kecelakaan berawal saat MHN yang berboncengan dengan teman sekolahnya berinisial PP, 13, mengendarai motor Suzuki Satria nopol S 3137 LC.

Eko mengatakan, motor yang ditumpangi kedua pelajar tersebut melaju dari timur dengan kecepatan tinggi. Mendekati titik tumbuk, motor tersebut mendahului sebuah truk di depannya yang belum diketahui identitasnya. Saat mendahului, motor terlalu ke kanan dan berada di jalur lawan.

Dalam waktu hampir bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk AB 8619 ME yang dikemudikan Masykur, 48, warga Sarang, Rembang, Jateng. Karena tersenggol bodi kanan kendaraan berat tersebut, motor korban oleng dan terguling. Kedua pengemudinya pun terjatuh.

- Advertisement -

MHN masuk kolong truk dan terlindas ban kanan belakang. Dia yang tidak mengenakan helm tewas seketika. Sedangkan PP yang terbentur bodi kanan truk mengalami luka parah. Eko menegaskan, anak di bawah umur dilarang mengendarai sepeda motor. Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi buah hati mereka.

Radar Tuban – Peristiwa yang menimpa seorang pelajar SMP swasta di Bancar berinisial MHN, 13, ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi orang tua untuk tidak memfasilitasi anaknya yang masih di bawah umur untuk naik sepeda motor.

Kemarin (15/9), dia tewas dilindas truk di kilometer (Km) 42-43 jalan Tuban Bulu, persisnya di jembatan Desa Boncong, Kecamatan Bancar.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistiyo menjelaskan, kecelakaan berawal saat MHN yang berboncengan dengan teman sekolahnya berinisial PP, 13, mengendarai motor Suzuki Satria nopol S 3137 LC.

Eko mengatakan, motor yang ditumpangi kedua pelajar tersebut melaju dari timur dengan kecepatan tinggi. Mendekati titik tumbuk, motor tersebut mendahului sebuah truk di depannya yang belum diketahui identitasnya. Saat mendahului, motor terlalu ke kanan dan berada di jalur lawan.

Dalam waktu hampir bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk AB 8619 ME yang dikemudikan Masykur, 48, warga Sarang, Rembang, Jateng. Karena tersenggol bodi kanan kendaraan berat tersebut, motor korban oleng dan terguling. Kedua pengemudinya pun terjatuh.

- Advertisement -

MHN masuk kolong truk dan terlindas ban kanan belakang. Dia yang tidak mengenakan helm tewas seketika. Sedangkan PP yang terbentur bodi kanan truk mengalami luka parah. Eko menegaskan, anak di bawah umur dilarang mengendarai sepeda motor. Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi buah hati mereka.

Artikel Terkait

Most Read

Bupati Yes Beri Dukungan pada Riyanto 

Bakal Benahi Sepuluh Lapangan

Artikel Terbaru


/