alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Dinkes Blora: Waspadai Anak Hepatitis Akut

BLORA, Radar Bojonegoro – Kasus hepatitis akut menjadi atensi daerah, walaupun belum ada kasus, masyarakat diimbau untuk waspada. Terutama bagi anak-anak, sebab lebih rentan terjangkit.  Untuk saat ini belum ada vaksin khusus penyakit tersebut, sebab tipe virus masih belum diketahui.

 

Kepala Bidang Pencegarah dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Dinkes Blora Joko Budi Heri Santoso menjelaskan, belum ada kasus hepatitis akut di daerah, namun untuk mengantisipasi penularan, telah mengintruksikan kepada setiap puskesmas untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

 

“Yang penting menjaga kebersihan, dan pola kesehatan,” ungkapnya.

 

Heri mengungkapkan, penyakit hepatitis akut lebih rentan menjangkit anak-anak di bawah 5 tahun. Sedangkan, untuk vaksinasi anak untuk penyakit hepatitis akut ini belum ada, sebab tipe virusnya belum diketahui. “Masih belum diketahui tipenya, sehingga belum bisa memberikan vaksin seperti covid,” terangnya.

Baca Juga :  Rumah Sakit Nihil Pasien

 

Menurutnya, hepatitis akut belum ada kaitannya dengan long covid yang sebelumnya terjadi. Sebab, gejala yang dapat dideteksi seperti kasus hepatitis biasa, yaitu mata berwarna kuning dan air kencing berwarna keruh.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora Edi Widayat menyampaikan, walaupun daerah belum ada kasus hepatitis akut, pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada.’’Hal penting yakni kewaspadaan terhadap kasus penyakit hepatitis akut,” katanya terpisah.

 

Edi menambahkan, hepatitis akut tidak diketahui penyebab dan asal muasalnya atau dalam bahasa kedokteran disebut sebagai etiologinya (Acute Hepatitis of Unknown Aetiology). ‘’Untuk di Blora belum ada, dan semoga tidak ada. Kami sudah meningkatkan kewaspadaan untuk antisipasi,’’ tuturnya. (luk/msu)

Baca Juga :  Kemarau Molor Pertengahan Juni

BLORA, Radar Bojonegoro – Kasus hepatitis akut menjadi atensi daerah, walaupun belum ada kasus, masyarakat diimbau untuk waspada. Terutama bagi anak-anak, sebab lebih rentan terjangkit.  Untuk saat ini belum ada vaksin khusus penyakit tersebut, sebab tipe virus masih belum diketahui.

 

Kepala Bidang Pencegarah dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Dinkes Blora Joko Budi Heri Santoso menjelaskan, belum ada kasus hepatitis akut di daerah, namun untuk mengantisipasi penularan, telah mengintruksikan kepada setiap puskesmas untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

 

“Yang penting menjaga kebersihan, dan pola kesehatan,” ungkapnya.

 

Heri mengungkapkan, penyakit hepatitis akut lebih rentan menjangkit anak-anak di bawah 5 tahun. Sedangkan, untuk vaksinasi anak untuk penyakit hepatitis akut ini belum ada, sebab tipe virusnya belum diketahui. “Masih belum diketahui tipenya, sehingga belum bisa memberikan vaksin seperti covid,” terangnya.

Baca Juga :  Siaga Penyebaran Infeksi PMK di Blora

 

Menurutnya, hepatitis akut belum ada kaitannya dengan long covid yang sebelumnya terjadi. Sebab, gejala yang dapat dideteksi seperti kasus hepatitis biasa, yaitu mata berwarna kuning dan air kencing berwarna keruh.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora Edi Widayat menyampaikan, walaupun daerah belum ada kasus hepatitis akut, pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada.’’Hal penting yakni kewaspadaan terhadap kasus penyakit hepatitis akut,” katanya terpisah.

 

Edi menambahkan, hepatitis akut tidak diketahui penyebab dan asal muasalnya atau dalam bahasa kedokteran disebut sebagai etiologinya (Acute Hepatitis of Unknown Aetiology). ‘’Untuk di Blora belum ada, dan semoga tidak ada. Kami sudah meningkatkan kewaspadaan untuk antisipasi,’’ tuturnya. (luk/msu)

Baca Juga :  Pengoperasian E-Tilang Tuban Ditunda Lagi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/