alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Gegara Usia di Atas 65 Tahun

516 CJH Bojonegoro Belum Bisa Berangkat Haji

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro ­– Calon jemaah haji (CJH) yang diizinkan Pemerintah Arab Saudi, ternyata berusia di bawah 65 tahun. Karena itu, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro mulai memetakan CJH berdasar kuota haji 2020 sebanyak 1.456 jiwa.

 

“Diperkirakan sekitar 516 CJH berusia di atas 65 tahun. Jadi mereka belum belum bisa berangkat haji tahun ini,” tutur Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Bojonegoro Yasmani.

 

Persyaratan lainnya, setiap CJH menerima vaksinasi lengkap Covid-19 disetujui Kementerian Kesehatan Arab Saudi. CJH juga wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Baca Juga :  Empat Pasien Covid-19 Sembuh

 

“Agar masyarakat belum bisa berangkat tahun ini memahami aturan ditetapkan Pemerintah Arab Saudi. Tujuannya tentu demi kebaikan bersama,” jelasnya.

 

Adapun keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama haji 1443 Hijriah diperkirakan pada 3 Juni mendatang. Proses administrasi dan vaksinasi CJH Bojonegoro sebanyak 1.456 orang sudah rampung. “Sekarang tinggal menunggu kepastian kuota haji Bojonegoro,” imbuhnya.

 

Sementara itu, jadwal manasik haji dijadwalkan saat Syawal atau sekitar Mei mendatang. CJH tahun ini tidak perlu lagi melakukan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Sebab sudah melunasi pada 2020 lalu sebesar Rp 35,2 juta.

 

Meski ada kenaikan sekitar 11 persen menjadi Rp 39,8 juta, sisa uang itu diambilkan dari nilai manfaat yang dikelola badan pengelola keuangan haji (BPKH). (bgs/rij)

Baca Juga :  Siapkan Jalur Alternatif Desa Gajah

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro ­– Calon jemaah haji (CJH) yang diizinkan Pemerintah Arab Saudi, ternyata berusia di bawah 65 tahun. Karena itu, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro mulai memetakan CJH berdasar kuota haji 2020 sebanyak 1.456 jiwa.

 

“Diperkirakan sekitar 516 CJH berusia di atas 65 tahun. Jadi mereka belum belum bisa berangkat haji tahun ini,” tutur Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Bojonegoro Yasmani.

 

Persyaratan lainnya, setiap CJH menerima vaksinasi lengkap Covid-19 disetujui Kementerian Kesehatan Arab Saudi. CJH juga wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Baca Juga :  Party Planner, Ceruk Bisnis Unik di Bojonegoro

 

“Agar masyarakat belum bisa berangkat tahun ini memahami aturan ditetapkan Pemerintah Arab Saudi. Tujuannya tentu demi kebaikan bersama,” jelasnya.

 

Adapun keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama haji 1443 Hijriah diperkirakan pada 3 Juni mendatang. Proses administrasi dan vaksinasi CJH Bojonegoro sebanyak 1.456 orang sudah rampung. “Sekarang tinggal menunggu kepastian kuota haji Bojonegoro,” imbuhnya.

 

Sementara itu, jadwal manasik haji dijadwalkan saat Syawal atau sekitar Mei mendatang. CJH tahun ini tidak perlu lagi melakukan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Sebab sudah melunasi pada 2020 lalu sebesar Rp 35,2 juta.

 

Meski ada kenaikan sekitar 11 persen menjadi Rp 39,8 juta, sisa uang itu diambilkan dari nilai manfaat yang dikelola badan pengelola keuangan haji (BPKH). (bgs/rij)

Baca Juga :  Ketua DPP HKTI: Pilih Bupati yang Peduli terhadap HKTI dan Petani

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/