alexametrics
22.6 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

3.693 Siswa SMA Hari Ini Ikuti Tryout

TUBAN, Radar Tuban – Tryout computer based test (CBT) Jawa Pos Radar Tuban untuk jenjang SMA mulai Kamis (16/1) hari ini digelar serentak. Sebanyak 3.693 peserta dari 20 SMA negeri dan 2 SMA swasta dijadwalkan mengerjakan tryout bahasa Indonesia dan matematika pada hari pertama. Sementara mata pelajaran (mapel) bahasa Inggris dan satu mapel pilihan pada hari kedua, Jumat (17/1).
Koordinator Tim Informasi Teknologi Tryout Jawa Pos Radar Tuban Nanang mengatakan, seluruh persiapan teknis pelaksanaan tryout sudah klir. Dia menjelaskan, sinkronisasi empat mapel selesai dilaksanakan di seluruh sekolah. Nyaris tanpa kendala berarti. ‘’Selama mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan yang sudah dikirim panitia, dijamin tidak akan menyulitkan proktor selama proses sinkronisasi hingga pelaksanaan,’’ kata dia.
Nanang menjelaskan, soal tryout bahasa Indonesia sudah bisa diakses hari ini sejak pukul 07.00. Sementara mapel kedua bisa diakses satu jam berikutnya atau pukul 08.00. Begitu juga tryout hari kedua bisa diakses pada jam yang sama. ‘’Mengacu simulasi terakhir, seluruhnya berjalan lancar. Insya Allah semua sekolah bisa menyelenggarakan tanpa halangan dan kendala apa pun hingga selesai,’’ ujar dia.
Sementara itu, GM Jawa Pos Radar Tuban Tulus Widodo kemarin kembali sosialisasi kepada seluruh kepala SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Tuban. Sosialisasi yang digelar di aula Disdik Tuban itu menjelaskan hal teknis mulai tahap pendaftaran hingga pelaksanaan. Termasuk pelaksanaan tryout SMP yang disepakati 10 -– 14 Februari. ‘’Untuk pelaksanaan dua hari atau empat hari, diserahkan sesuai kesepakatan MKKS SMPN,’’ tutur dia.
Perlu diketahui, tryout dibuat semirip mungkin dengan ujian nasional. Materinya empat pelajaran. Yakni, bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan mapel pilihan. Durasi waktu ujian 60 menit dengan jumlah 25 soal untuk masing-masing mapel. Untuk bahasa Inggris tanpa soal listening. Satu hari diselenggarakan dua mapel. Akses soal pukul 07.00 -– 19.00.
Untuk jenjang SD disepakati 11-13 Februari. Sementara MKKS SMK merencanakan menggelar tryout pada Februari. Untuk kepastian waktunya masih dibahas lebih lanjut.
Sementara itu, kemarin Project Officer (PO) Tryout di Lembaga Pendidikan Kemenag Tuban Dwi Setiyawan berkoordinasi dengan Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tuban Dr H. M. Badar, M. Ag, MM yang juga ketua KMM MA. Dalam koordinasi tersebut, Badar didampingi panitia tryout sekolahnya dan seluruh proktor. Dia mengatakan, seluruh siswanya yang berjumlah 292 orang diikutkan dalam latihan pengerjan soal ujian nasional tersebut. Dengan dilibatkan seluruh anak didiknya dalam tryout yang menjadi agenda rutin Jawa Pos Radar Tuban, doktor manajemen pendidikan Islam UIN Malang itu berharap seluruh lembaga madrasah di bawah naungannya mengikuti.
Untuk menyosialisasikan tryout ke seluruh anggota KKM MA anggotanya, Jumat (17/1) pagi, dia mengagendakan mengundang seluruh kepala MA di sekolahnya. Dalam pertemuan tersebut,  tim Jawa Pos Radar Tuban dimintai menyampaikan hal teknis terkait tryout berbasis informasi teknologi (IT) tersebut. ”Tryout ini penting untuk membekali siswa dalam latihan pengerjan soal ujian nasional,” ujar dia.
Dwi Setiyawan mengatakan, dalam tryout tersebut diharapkan KKM mengoordinir seluruh madrasah anggotanya. Koordinasi tersebut tidak hanya terkait pelaksanaan, namun juga   pendaftaran.

Baca Juga :  Disdik Pastikan Semua Siswa Mendaftar

TUBAN, Radar Tuban – Tryout computer based test (CBT) Jawa Pos Radar Tuban untuk jenjang SMA mulai Kamis (16/1) hari ini digelar serentak. Sebanyak 3.693 peserta dari 20 SMA negeri dan 2 SMA swasta dijadwalkan mengerjakan tryout bahasa Indonesia dan matematika pada hari pertama. Sementara mata pelajaran (mapel) bahasa Inggris dan satu mapel pilihan pada hari kedua, Jumat (17/1).
Koordinator Tim Informasi Teknologi Tryout Jawa Pos Radar Tuban Nanang mengatakan, seluruh persiapan teknis pelaksanaan tryout sudah klir. Dia menjelaskan, sinkronisasi empat mapel selesai dilaksanakan di seluruh sekolah. Nyaris tanpa kendala berarti. ‘’Selama mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan yang sudah dikirim panitia, dijamin tidak akan menyulitkan proktor selama proses sinkronisasi hingga pelaksanaan,’’ kata dia.
Nanang menjelaskan, soal tryout bahasa Indonesia sudah bisa diakses hari ini sejak pukul 07.00. Sementara mapel kedua bisa diakses satu jam berikutnya atau pukul 08.00. Begitu juga tryout hari kedua bisa diakses pada jam yang sama. ‘’Mengacu simulasi terakhir, seluruhnya berjalan lancar. Insya Allah semua sekolah bisa menyelenggarakan tanpa halangan dan kendala apa pun hingga selesai,’’ ujar dia.
Sementara itu, GM Jawa Pos Radar Tuban Tulus Widodo kemarin kembali sosialisasi kepada seluruh kepala SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Tuban. Sosialisasi yang digelar di aula Disdik Tuban itu menjelaskan hal teknis mulai tahap pendaftaran hingga pelaksanaan. Termasuk pelaksanaan tryout SMP yang disepakati 10 -– 14 Februari. ‘’Untuk pelaksanaan dua hari atau empat hari, diserahkan sesuai kesepakatan MKKS SMPN,’’ tutur dia.
Perlu diketahui, tryout dibuat semirip mungkin dengan ujian nasional. Materinya empat pelajaran. Yakni, bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan mapel pilihan. Durasi waktu ujian 60 menit dengan jumlah 25 soal untuk masing-masing mapel. Untuk bahasa Inggris tanpa soal listening. Satu hari diselenggarakan dua mapel. Akses soal pukul 07.00 -– 19.00.
Untuk jenjang SD disepakati 11-13 Februari. Sementara MKKS SMK merencanakan menggelar tryout pada Februari. Untuk kepastian waktunya masih dibahas lebih lanjut.
Sementara itu, kemarin Project Officer (PO) Tryout di Lembaga Pendidikan Kemenag Tuban Dwi Setiyawan berkoordinasi dengan Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tuban Dr H. M. Badar, M. Ag, MM yang juga ketua KMM MA. Dalam koordinasi tersebut, Badar didampingi panitia tryout sekolahnya dan seluruh proktor. Dia mengatakan, seluruh siswanya yang berjumlah 292 orang diikutkan dalam latihan pengerjan soal ujian nasional tersebut. Dengan dilibatkan seluruh anak didiknya dalam tryout yang menjadi agenda rutin Jawa Pos Radar Tuban, doktor manajemen pendidikan Islam UIN Malang itu berharap seluruh lembaga madrasah di bawah naungannya mengikuti.
Untuk menyosialisasikan tryout ke seluruh anggota KKM MA anggotanya, Jumat (17/1) pagi, dia mengagendakan mengundang seluruh kepala MA di sekolahnya. Dalam pertemuan tersebut,  tim Jawa Pos Radar Tuban dimintai menyampaikan hal teknis terkait tryout berbasis informasi teknologi (IT) tersebut. ”Tryout ini penting untuk membekali siswa dalam latihan pengerjan soal ujian nasional,” ujar dia.
Dwi Setiyawan mengatakan, dalam tryout tersebut diharapkan KKM mengoordinir seluruh madrasah anggotanya. Koordinasi tersebut tidak hanya terkait pelaksanaan, namun juga   pendaftaran.

Baca Juga :  Disdik dan Kemenag Matangkan PTM 100 Persen

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/