alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Tak Capai Passing Grade, Peserta PPPK Bisa Remidi

Radar Tuban – Peserta tes seleksi kompetensi PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) guru angkatan 2021 tidak perlu risau apabila tidak mencapai passing grade atau ambang batas nilai. Pasalnya, masih ada remidi atau perbaikan bagi peserta yang tidak lulus.

Inilah keistimewaan calon aparatur sipil negara (ASN) PPPK dari jalur pendidik. Sebagaimana disampaikan Mendikbudristek Nadiem Makarim, selama setahun ini akan digelar tiga gelombang tes. Nah, bagi yang tidak lulus tes pada gelombang pertama, bisa ikut tes gelombang kedua. 

Apabila tes gelombang dua masih tidak mencapai nilai ambang batas, masih bisa ikut tes gelombang tiga. ‘’Soal informasi itu (peserta yang tidak lulus bisa ikut gelombang dua dan tiga, Red), kami juga menerima informasi itu.

Baca Juga :  Satu Siswa SMAdi Bojonegoro Tidak Lulus

Tapi, itu bukan kewenangan kami,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban Nur Khamid menjawab pertanyaan Jawa Pos Radar Tuban. Soal longgarnya kesempatan honorer atau guru tidak tetap (GTT) untuk menjadi ASN, Khamid mengaku sangat bersyukur.

Dengan demikian, mereka yang selama ini menjadi GTT atau honorer bisa naik statusnya menjadi ASN. Harapannya, dengan menjadi ASN, mereka semakin profesional. Dia mengakui belum semua mendapat kesempatan menjadi ASN.

Pada seleksi PPPK guru kali ini, misalnya, masih banyak yang belum terakomodir dan lolos seleksi administrasi. ‘’Semoga nanti ada kuota lagi (untuk guru honorer atau GTT, Red),’’ harapnya. Seleksi PPPK guru memang mendapat keistimewaan luar biasa.

Baca Juga :  Halalbihalal Keluarga Besar DPRD dan Sekretariat DPRD

Sebelumnya, peserta PPPK guru yang memiliki sertifikat pendidik (serdik) juga berpeluang lolos menjadi ASN. Bahkan, guru yang memiliki serdik bisa langsung lulus. Sebab, pendidik yang memiliki serdik mendapat bonus poin maksimal, yakni 500 poin.

Sementara passing grade tidak lebih dari 4.000. Artinya, peserta PPPK guru yang memiliki serdik bisa langsung lulus. Selain memiliki serdik, peserta PPPK guru yang usianya di atas 35 tahun dan berstatus honorer kategori dua (K-2) juga mendapat tambahan avirmasi poin.

Guru di atas 35 tahun saja mendapat tambahan poin sebanyak 75. Sedangkan honorer K-2 mendapat tambahan poin 50.

Radar Tuban – Peserta tes seleksi kompetensi PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) guru angkatan 2021 tidak perlu risau apabila tidak mencapai passing grade atau ambang batas nilai. Pasalnya, masih ada remidi atau perbaikan bagi peserta yang tidak lulus.

Inilah keistimewaan calon aparatur sipil negara (ASN) PPPK dari jalur pendidik. Sebagaimana disampaikan Mendikbudristek Nadiem Makarim, selama setahun ini akan digelar tiga gelombang tes. Nah, bagi yang tidak lulus tes pada gelombang pertama, bisa ikut tes gelombang kedua. 

Apabila tes gelombang dua masih tidak mencapai nilai ambang batas, masih bisa ikut tes gelombang tiga. ‘’Soal informasi itu (peserta yang tidak lulus bisa ikut gelombang dua dan tiga, Red), kami juga menerima informasi itu.

Baca Juga :  Wakapolda Apresiasi Inovasi dan Kerja Keras Personel Polres Tuban

Tapi, itu bukan kewenangan kami,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban Nur Khamid menjawab pertanyaan Jawa Pos Radar Tuban. Soal longgarnya kesempatan honorer atau guru tidak tetap (GTT) untuk menjadi ASN, Khamid mengaku sangat bersyukur.

Dengan demikian, mereka yang selama ini menjadi GTT atau honorer bisa naik statusnya menjadi ASN. Harapannya, dengan menjadi ASN, mereka semakin profesional. Dia mengakui belum semua mendapat kesempatan menjadi ASN.

Pada seleksi PPPK guru kali ini, misalnya, masih banyak yang belum terakomodir dan lolos seleksi administrasi. ‘’Semoga nanti ada kuota lagi (untuk guru honorer atau GTT, Red),’’ harapnya. Seleksi PPPK guru memang mendapat keistimewaan luar biasa.

Baca Juga :  DPRD Beri Atensi Pada Guru yang Menolak Vaksin

Sebelumnya, peserta PPPK guru yang memiliki sertifikat pendidik (serdik) juga berpeluang lolos menjadi ASN. Bahkan, guru yang memiliki serdik bisa langsung lulus. Sebab, pendidik yang memiliki serdik mendapat bonus poin maksimal, yakni 500 poin.

Sementara passing grade tidak lebih dari 4.000. Artinya, peserta PPPK guru yang memiliki serdik bisa langsung lulus. Selain memiliki serdik, peserta PPPK guru yang usianya di atas 35 tahun dan berstatus honorer kategori dua (K-2) juga mendapat tambahan avirmasi poin.

Guru di atas 35 tahun saja mendapat tambahan poin sebanyak 75. Sedangkan honorer K-2 mendapat tambahan poin 50.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/