alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Pekan Yang Sangat Melegakan, Tuban Berpotensi Kembali ke Zona Kuning

Radar Tuban — Perkembangan kasus Covid-19 di Tuban selama sepekan terakhir ini cukup melegakan. Pertambahan kasus positif baru mengalami penurunan yang drastis. Di sisi lain, angka kesembuhan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Yakni, 99 kasus positif baru berbanding 206 kasus sembuh dan 17 kasus kematian selama sepekan.

Tren positif penurunan angka kasus aktif baru masih terjaga hingga akhir pekan ke marin (14/2). Berdasar update perkembangan Covid-19 yang dilaporkan satuan tugas (satgas) tadi malam, pertambahan kasus baru ditutup dengan 6 kasus berbanding angka kesembuhan sebanyak 24 kasus dan angka kematian 2 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo memprediksi, penurunan angka kasus baru dalam sepekan terakhir ini merupakan imbas positif dari penerapan kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada pekan sebelumnya. “Kemungkinan dampak positif dari PPKM,” terang Bambang.

Baca Juga :  DESA SUGIHAN, KECAMATAN JATIROGO MENUJU KAMPUNG TANGGUH SEMERU COVID-1

Disinggung soal peluang Kabupaten Tuban kembali ke zona kuning atau bahkan hijau, mantan kepala Puskesmas Tambakboyo ini menyampaikan, peluang itu sangat mungkin dalam beberapa hari ke depan.

Namun, kata dia, masih dalam peluang zona kuning. “Kalau hijau kayaknya masih jauh,” terangnya. Lebih lanjut Bambang menyampaikan, hasil evaluasi setiap pekannya baru akan dilaksanakan pada hari ini, Senin (15/2). Karenanya, apakah Tuban akan kembali ke zona kuning atau tetap bertahan di zona oranye baru akan diketahui dalam dua hari ke depan. “Semoga saja hasilnya (evaluasi, Red) bagus,” terang dokter jebolan Universitas Brawijaya Malang itu.

Masih dikatakan Bambang, selain tren positif penurunan kasus baru, jumlah pasien dengan gejala yang dinyatakan sembuh selama sepekan terakhir ini juga cukup melegakan. Khususnya yang menjalani perawatan di RSUD Koesma Tuban, benar-benar melegakan setelah hampir satu bulan dibuat cemas dengan penambahan pasien yang membuat bed rumah sakit over load.

Baca Juga :  Buruh di Bojonegoro Minta THR Cair H-15

Meski begitu, total kasus aktif yang masih menjalani pera watan dan isolasi terbilang masih tinggi, yakni sebanyak 215 kasus. “Semoga pekan yang akan datang trennya masih positif,” harapannya. Adapun total kumulatif jumlah pasien positif di Bumi Wali sampai sekarang sudah mencapai 3.039 kasus dengan angka kesembuhan sebanyak 2.503 kasus dan meninggal sebanyak 312 kasus.

Radar Tuban — Perkembangan kasus Covid-19 di Tuban selama sepekan terakhir ini cukup melegakan. Pertambahan kasus positif baru mengalami penurunan yang drastis. Di sisi lain, angka kesembuhan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Yakni, 99 kasus positif baru berbanding 206 kasus sembuh dan 17 kasus kematian selama sepekan.

Tren positif penurunan angka kasus aktif baru masih terjaga hingga akhir pekan ke marin (14/2). Berdasar update perkembangan Covid-19 yang dilaporkan satuan tugas (satgas) tadi malam, pertambahan kasus baru ditutup dengan 6 kasus berbanding angka kesembuhan sebanyak 24 kasus dan angka kematian 2 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo memprediksi, penurunan angka kasus baru dalam sepekan terakhir ini merupakan imbas positif dari penerapan kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada pekan sebelumnya. “Kemungkinan dampak positif dari PPKM,” terang Bambang.

Baca Juga :  Masih Persiapan, CJH Bojonegoro Vaksinasi Ulang

Disinggung soal peluang Kabupaten Tuban kembali ke zona kuning atau bahkan hijau, mantan kepala Puskesmas Tambakboyo ini menyampaikan, peluang itu sangat mungkin dalam beberapa hari ke depan.

Namun, kata dia, masih dalam peluang zona kuning. “Kalau hijau kayaknya masih jauh,” terangnya. Lebih lanjut Bambang menyampaikan, hasil evaluasi setiap pekannya baru akan dilaksanakan pada hari ini, Senin (15/2). Karenanya, apakah Tuban akan kembali ke zona kuning atau tetap bertahan di zona oranye baru akan diketahui dalam dua hari ke depan. “Semoga saja hasilnya (evaluasi, Red) bagus,” terang dokter jebolan Universitas Brawijaya Malang itu.

Masih dikatakan Bambang, selain tren positif penurunan kasus baru, jumlah pasien dengan gejala yang dinyatakan sembuh selama sepekan terakhir ini juga cukup melegakan. Khususnya yang menjalani perawatan di RSUD Koesma Tuban, benar-benar melegakan setelah hampir satu bulan dibuat cemas dengan penambahan pasien yang membuat bed rumah sakit over load.

Baca Juga :  Target Sebulan, Vaksinasi Anak di Lamongan

Meski begitu, total kasus aktif yang masih menjalani pera watan dan isolasi terbilang masih tinggi, yakni sebanyak 215 kasus. “Semoga pekan yang akan datang trennya masih positif,” harapannya. Adapun total kumulatif jumlah pasien positif di Bumi Wali sampai sekarang sudah mencapai 3.039 kasus dengan angka kesembuhan sebanyak 2.503 kasus dan meninggal sebanyak 312 kasus.

Artikel Terkait

Most Read

Bentuk Forum Diskusi Kebijakan

Polisi Kesulitan Cari Petunjuk

Sehat Jiwa Dengan Lesung Si Panji 

Artikel Terbaru


/