alexametrics
28.6 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Wujudkan Masyarakat Tuban Yang Adil, Sejahtera, dan Bermartabat

- Advertisement -

Siapa Kita? AMAN Siapa Calon Kita? Mbak Ana-De Anwar Mbak Ana-De Anwar, Menang… Menang… Menang… Loss Gak Rewel!

Itulah yel-yel dan cikal bakal kemenangan Mbak Ana-De Anwar sebagai bupati dan wabup Tuban, yang terus menggema di gedung KSPKP Jalan Wahidin Sudiro Husodo saat rapat konsolidasi dan pengukuhan tim pemenangan cabup-cawabup Mbak Ana-De Anwar dengan dihadiri sekitar 200 pengurus, kader partai pengusung PKB, dan partai pendukung Partai NasDem, Partai Hanura, Partai Gelora, dan Partai Perindo Tuban serta relawan Mbak Ana, dan relawan De Anwar.

Semangat untuk meraih kemenangan di Pilkada Tuban pada 9 Desember terus dibangkitkan oleh seluruh yang hadir. Termasuk para tokoh masyarakat dan tokoh jamiyah Nahdlatul Ulama (NU) Tuban yang hadir. Di antaranya KH. Fathul Huda, KH. Cholillurrahman, KH. Mustain Syukur, H. Fauzan Umar, KH. Abdul Mukhid Fauzan, Wiwid Agung Wibowo, Hj. Siti Syarofah, dan para tokoh lainnya.

Hal itu ditambah dengan orasi politik dalam penyampaian visi dan misi cabupcawabup Mbak Ana-De Anwar yang berpihak untuk kesejahteraan. Yakni dengan visi mewujudkan masyarakat yang adil, sejahtera, dan bermartabat.

‘’Mari kita semangat bersama-sama seluruh komponen dan gotong-rotong. Yakni dengan semangat Loss Gak Rewel sebagai semangat juang tanpa pamrih, tanpa kenal lelah untuk menggapai cita-cita untuk Tuban lebih baik dan menuju Tuban Tumoto,’’ tegas Khozanah Hidayati didampingi M. Anwar saat menyampaikan visi dan misi serta programnya.

- Advertisement -

Dalam pilkada tahun ini, lima misi disiapkan secara detail pembangunan Tuban dan ke sejahteraan masyarakat Tuban. Diantaranya mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan dengan memperhatikan daya dukung masyarakat dan kelestarian lingkungan; meningkatkan kualitas hidup manusia yang sehat jasmani dan rohani serta berakhlaqul karimah (salah satunya dengan memperkuat dan memfasilitasi pembinaan atlet untuk meningkatkan prestasi olahraga); memperkuat jatidiri masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai agama, kearifan budaya, dan sejarah dalam tatanan kehidupan yang aman, tentram dan toleran; meningkatkan kemandirian ekonomi dan optimalisasi potensi daerah dalam memasuki era industri 4.0 dan milenial; memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, partisipatif dan akuntabel berbasis E-Government.

Baca Juga :  BAZNAS Tuban Pengumpul ZIS Tertinggi se-Jawa Timur

M. Miyadi, ketua tim pemenangan Mbak Ana-De Anwar menyampaikan, susunan tim kampanye Mbak Ana-De Anwar ini berasal dari partai pengusung PKB dan pendukung Partai NasDem, Partai Hanura, dan Partai Gelora. Juga, dari relawan Mbak Ana dan relawan De-Anwar serta relawan tergabung dalam jamiyah Nahdlatul Ulama (NU) sebagai non struktural.

‘’Semuanya bergabung bersama-sama untuk memenangkan Mbak Ana-De Anwar sebagai bupati dan wakil bupati,’’ tegas Miyadi dengan penuh semangat. Disampaikan dia, tim pemenangan tak hanya di tingkat kabupaten, namun juga hingga kecamatan dan desa dengan jumlah lebih dari 2.215 orang.

Targetnya meraih kemenangan 60 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Tuban 2020. Oleh karena itu, pihaknya berharap dengan menyatunya jamiyah Nahdlatul Ulama dan kembalinya De Anwar yang merupakan warga jamiyah Nahdlatul Ulama, tentu menjadi pelecut untuk bersama-sama semangat memenangkan pasangan Mbak Ana-De Anwar pada 9 Desember 2020.

Ketua DPC PKB Tuban Noor Nahar Hussein berpesan kepada tim pemenangan untuk membentuk tim pemenangan hingga tingkatan keluarga. Sehingga semua nantinya akan menjadi relawan Mbak Ana-De Anwar dan harus solid serta kuat untuk meraih kemenangan sebagai bupati dan wakil bupati.

Baca Juga :  Ali, Pendonor Plasma Terbanyak Ketiga se-Indonesia

‘’Kita yakin apa yang kita upayakan Insya Allah diijabahi (Mbak Ana-De Anwar menjadi bupati wakil bupati Tuban),’’ doa dan harap wakil bupati Tuban ini. Lebih lanjut, pihaknya berpesan dengan adanya instruksi PWNU Jatim yang secara institusional tidak boleh membawa dalam kancah politik praktis, terlebih semuanya sudah mengetahui siapa figur Mbak Ana dan De Anwar serta para tokoh-tokoh partai pengusung dari PKB dan tokoh dari partai pendukung yakni Partai NasDem, Partai Hanura, dan Partai Gelora.

Semuanya yang merupakan tokoh jamiyah Nahdlatul Ulama telah kembali ke kandang besar. ‘’Saya minta semuanya tidak usah diinstruksikan pada posisi dan kondisi dan nanti situasi yang semuanya sudah tahu pada posisinya,’’ pesannya dengan menyampaikan kepada semuanya agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dalam kesempatan itu, KH. Fathul Huda berkesempatan mengenakan jas PKB kepada cawabup M. Anwar sebagai anggota kehormatan DPC PKB Tuban. Pada rapat konsolidasi dan pengukuhan tim pemenangan Mbak Ana-De Anwar, jumlah yang hadir dibatasi sesuai dengan izin yang diberikan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban.

Selain itu seluruhnya juga menerapkan protokol kesehatan dengan jaga jarak, bermasker, faceshield, serta sarung tangan. Bahkan keluar-masuk dicek suhu badan serta cuci tangan. Dan awal kegiatan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Yaa Lal Wathan.

Siapa Kita? AMAN Siapa Calon Kita? Mbak Ana-De Anwar Mbak Ana-De Anwar, Menang… Menang… Menang… Loss Gak Rewel!

Itulah yel-yel dan cikal bakal kemenangan Mbak Ana-De Anwar sebagai bupati dan wabup Tuban, yang terus menggema di gedung KSPKP Jalan Wahidin Sudiro Husodo saat rapat konsolidasi dan pengukuhan tim pemenangan cabup-cawabup Mbak Ana-De Anwar dengan dihadiri sekitar 200 pengurus, kader partai pengusung PKB, dan partai pendukung Partai NasDem, Partai Hanura, Partai Gelora, dan Partai Perindo Tuban serta relawan Mbak Ana, dan relawan De Anwar.

Semangat untuk meraih kemenangan di Pilkada Tuban pada 9 Desember terus dibangkitkan oleh seluruh yang hadir. Termasuk para tokoh masyarakat dan tokoh jamiyah Nahdlatul Ulama (NU) Tuban yang hadir. Di antaranya KH. Fathul Huda, KH. Cholillurrahman, KH. Mustain Syukur, H. Fauzan Umar, KH. Abdul Mukhid Fauzan, Wiwid Agung Wibowo, Hj. Siti Syarofah, dan para tokoh lainnya.

Hal itu ditambah dengan orasi politik dalam penyampaian visi dan misi cabupcawabup Mbak Ana-De Anwar yang berpihak untuk kesejahteraan. Yakni dengan visi mewujudkan masyarakat yang adil, sejahtera, dan bermartabat.

‘’Mari kita semangat bersama-sama seluruh komponen dan gotong-rotong. Yakni dengan semangat Loss Gak Rewel sebagai semangat juang tanpa pamrih, tanpa kenal lelah untuk menggapai cita-cita untuk Tuban lebih baik dan menuju Tuban Tumoto,’’ tegas Khozanah Hidayati didampingi M. Anwar saat menyampaikan visi dan misi serta programnya.

- Advertisement -

Dalam pilkada tahun ini, lima misi disiapkan secara detail pembangunan Tuban dan ke sejahteraan masyarakat Tuban. Diantaranya mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan dengan memperhatikan daya dukung masyarakat dan kelestarian lingkungan; meningkatkan kualitas hidup manusia yang sehat jasmani dan rohani serta berakhlaqul karimah (salah satunya dengan memperkuat dan memfasilitasi pembinaan atlet untuk meningkatkan prestasi olahraga); memperkuat jatidiri masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai agama, kearifan budaya, dan sejarah dalam tatanan kehidupan yang aman, tentram dan toleran; meningkatkan kemandirian ekonomi dan optimalisasi potensi daerah dalam memasuki era industri 4.0 dan milenial; memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, partisipatif dan akuntabel berbasis E-Government.

Baca Juga :  Bupati-Wabup Tak Hadir, Raperda Batal Disetujui

M. Miyadi, ketua tim pemenangan Mbak Ana-De Anwar menyampaikan, susunan tim kampanye Mbak Ana-De Anwar ini berasal dari partai pengusung PKB dan pendukung Partai NasDem, Partai Hanura, dan Partai Gelora. Juga, dari relawan Mbak Ana dan relawan De-Anwar serta relawan tergabung dalam jamiyah Nahdlatul Ulama (NU) sebagai non struktural.

‘’Semuanya bergabung bersama-sama untuk memenangkan Mbak Ana-De Anwar sebagai bupati dan wakil bupati,’’ tegas Miyadi dengan penuh semangat. Disampaikan dia, tim pemenangan tak hanya di tingkat kabupaten, namun juga hingga kecamatan dan desa dengan jumlah lebih dari 2.215 orang.

Targetnya meraih kemenangan 60 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Tuban 2020. Oleh karena itu, pihaknya berharap dengan menyatunya jamiyah Nahdlatul Ulama dan kembalinya De Anwar yang merupakan warga jamiyah Nahdlatul Ulama, tentu menjadi pelecut untuk bersama-sama semangat memenangkan pasangan Mbak Ana-De Anwar pada 9 Desember 2020.

Ketua DPC PKB Tuban Noor Nahar Hussein berpesan kepada tim pemenangan untuk membentuk tim pemenangan hingga tingkatan keluarga. Sehingga semua nantinya akan menjadi relawan Mbak Ana-De Anwar dan harus solid serta kuat untuk meraih kemenangan sebagai bupati dan wakil bupati.

Baca Juga :  Cabor Sepak Bola Putra Bojonegoro Angkat Koper

‘’Kita yakin apa yang kita upayakan Insya Allah diijabahi (Mbak Ana-De Anwar menjadi bupati wakil bupati Tuban),’’ doa dan harap wakil bupati Tuban ini. Lebih lanjut, pihaknya berpesan dengan adanya instruksi PWNU Jatim yang secara institusional tidak boleh membawa dalam kancah politik praktis, terlebih semuanya sudah mengetahui siapa figur Mbak Ana dan De Anwar serta para tokoh-tokoh partai pengusung dari PKB dan tokoh dari partai pendukung yakni Partai NasDem, Partai Hanura, dan Partai Gelora.

Semuanya yang merupakan tokoh jamiyah Nahdlatul Ulama telah kembali ke kandang besar. ‘’Saya minta semuanya tidak usah diinstruksikan pada posisi dan kondisi dan nanti situasi yang semuanya sudah tahu pada posisinya,’’ pesannya dengan menyampaikan kepada semuanya agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dalam kesempatan itu, KH. Fathul Huda berkesempatan mengenakan jas PKB kepada cawabup M. Anwar sebagai anggota kehormatan DPC PKB Tuban. Pada rapat konsolidasi dan pengukuhan tim pemenangan Mbak Ana-De Anwar, jumlah yang hadir dibatasi sesuai dengan izin yang diberikan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban.

Selain itu seluruhnya juga menerapkan protokol kesehatan dengan jaga jarak, bermasker, faceshield, serta sarung tangan. Bahkan keluar-masuk dicek suhu badan serta cuci tangan. Dan awal kegiatan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Yaa Lal Wathan.

Artikel Terkait

Most Read

Harga Ayam Anjlok

Raibnya Sokran

Tahun Ini Proyek RSUD Harus Tuntas

Artikel Terbaru


/