alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

KPU Tetapkan DPS Pilkada Tuban 946.351 Jiwa

Radar Tuban – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban resmi menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, kemarin (13/9).

Penetapan DPS untuk pemilihan bupati (Pilbup) Tuban itu diputuskan melalui Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemuktakhiran (DPHP) dan Penetapan DPS yang berlangsung di aula kantor KPUK setempat.

Ketua KPUK Tuban Fatkul Iksan mengungkapkan, DPS Pilkada Tuban pada tahun ini sebanyak 946.351 jiwa yang tersebar di 20 kecamatan. Rinciannya, jumlah pemilih lakilaki sebanyak 467.553 jiwa dan pe rempuan 478.798 jiwa.

DPS dari setiap kecamatan itu disampaikan oleh masing-masing panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan disaksikan langsung oleh badan pengawas pemilu (bawaslu). ‘’Alhamdulillah proses pemuktakhiran data pemilih hingga penetapan DPS berjalan lancar. Tidak ada tanggapan keberatan baik dari bawaslu maupun parpol sebagai peserta pemilu,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga :  Tuban Turun Status PPKM Level 2

Selanjutnya, terang Fatkul, DPS yang telah ditetapkan ini akan dilakukan uji publik dengan menempelkan data DPS di setiap balai desa dan kelurahan se-Kabupaten Tuban dari tanggal 19-28 September. Tujuannya, untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat.

Misalnya, masih ada nama yang belum masuk dalam DPS atau ada data yang semestinya tidak memenuhi syarat (TMS) tetapi masuk DPS. ‘’Nah, pada proses uji publik inilah di harapkan ada masukan dan tanggapan dari masyarakat, yang kemudian dilaporkan ke PPS (panitia pemungutan suara) terdekat yang disertai dengan bukti otentik,’’ tuturnya.

Dengan begitu, lanjut komisioner KPUK Tuban dua periode itu, sebelum masuk pada tahapan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) sudah ada tanggapan dan masukan dari masyarakat. Artinya, ketika nanti ditetapkan menjadi DPT sudah tidak ada lagi DPT yang tercecer.

Baca Juga :  Beredar Dokumen Periode Bupati Tuban Terpilih

‘’Untuk itu, bagi yang namanya belum masuk atau ada data yang TMS segera melapor ke PPS terdekat,’’ terang alumnus Universitas Bojonegoro (Unigoro) itu. Pada rapat pleno terbuka penetapan DPS itu juga dihadiri Ketua KPUK Provinsi Jawa Timur Choirul Anam, perwakilan anggota Bawaslu Kabupaten, dinas kependudukan dan pencatatan sipil (disdukcapil), serta perwakilan dari masing-masing parpol di Tuban.

Radar Tuban – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban resmi menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, kemarin (13/9).

Penetapan DPS untuk pemilihan bupati (Pilbup) Tuban itu diputuskan melalui Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemuktakhiran (DPHP) dan Penetapan DPS yang berlangsung di aula kantor KPUK setempat.

Ketua KPUK Tuban Fatkul Iksan mengungkapkan, DPS Pilkada Tuban pada tahun ini sebanyak 946.351 jiwa yang tersebar di 20 kecamatan. Rinciannya, jumlah pemilih lakilaki sebanyak 467.553 jiwa dan pe rempuan 478.798 jiwa.

DPS dari setiap kecamatan itu disampaikan oleh masing-masing panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan disaksikan langsung oleh badan pengawas pemilu (bawaslu). ‘’Alhamdulillah proses pemuktakhiran data pemilih hingga penetapan DPS berjalan lancar. Tidak ada tanggapan keberatan baik dari bawaslu maupun parpol sebagai peserta pemilu,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga :  Tiga Rumah Sakit Umum Daerah BLUD Hasilkan Rp 267 Miliar

Selanjutnya, terang Fatkul, DPS yang telah ditetapkan ini akan dilakukan uji publik dengan menempelkan data DPS di setiap balai desa dan kelurahan se-Kabupaten Tuban dari tanggal 19-28 September. Tujuannya, untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat.

Misalnya, masih ada nama yang belum masuk dalam DPS atau ada data yang semestinya tidak memenuhi syarat (TMS) tetapi masuk DPS. ‘’Nah, pada proses uji publik inilah di harapkan ada masukan dan tanggapan dari masyarakat, yang kemudian dilaporkan ke PPS (panitia pemungutan suara) terdekat yang disertai dengan bukti otentik,’’ tuturnya.

Dengan begitu, lanjut komisioner KPUK Tuban dua periode itu, sebelum masuk pada tahapan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) sudah ada tanggapan dan masukan dari masyarakat. Artinya, ketika nanti ditetapkan menjadi DPT sudah tidak ada lagi DPT yang tercecer.

Baca Juga :  Pendukung Kang Warih Kirim Balot Pertama

‘’Untuk itu, bagi yang namanya belum masuk atau ada data yang TMS segera melapor ke PPS terdekat,’’ terang alumnus Universitas Bojonegoro (Unigoro) itu. Pada rapat pleno terbuka penetapan DPS itu juga dihadiri Ketua KPUK Provinsi Jawa Timur Choirul Anam, perwakilan anggota Bawaslu Kabupaten, dinas kependudukan dan pencatatan sipil (disdukcapil), serta perwakilan dari masing-masing parpol di Tuban.

Artikel Terkait

Most Read

Dua Rumah Tertimpa Pohon

Harga Cabai Makin Pedas

KAJI MARDUD

Artikel Terbaru


/