alexametrics
25.3 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

CJH Bojonegoro Berangkat Kloter Pertama

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kuota calon jemaah haji (CJH) Bojonegoro telah ditetapkan sebanyak 730 orang. Rencananya minggu depan sudah dijadwalkan manasik haji di tingkat kabupaten maupun masing-masing kecamatan. CJH Bojonegoro termasuk kelompok terbang (kloter) pertama yang akan berangkat haji, yakni pada 4 Juni mendatang.

 

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Yasmani menerangkan, bahwa jumlah kuota telah ditetapkan sebanyak 730 CJH. Namun, data by name by address-nya masih belum bisa dipastikan. Sebab, ada kemungkinan CJH mengundurkan diri.

 

Adapun batas waktu pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) bagi CJH cadangan menggantikan CJH yang mundur itu pada 20 Mei mendatang. “Jadi data by name by address dengan total kuota 730 CJH itu baru fix usai 20 Mei. Sehingga kami bisa menginformasikan jumlah CJH yang mengundurkan diri,” bebernya.

Baca Juga :  Setiajit: Butuh Kekuatan Besar Seluruh Elemen untuk Membangun Tuban

 

Perihal manasik haji, Yasmani memperkirakan pada 27 Mei sudah rampung. Manasik digelar empat kali di kecamatan dan dua kali di kabupaten. Saat ini, pihaknya masih menunggu anggaran dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menggelar manasik haji tersebut. “Perkiraan anggarannya baru turun besok Selasa (17/5) atau Rabu (18/5),” imbuhnya.

 

Sementara itu, CJH Bojonegoro bersama CJH Tuban dan Lamongan masuk kloter pertama. “Insyaallah kloter pertama. CJH sudah berangkat ke asrama haji pada 3 Juni, lalu terbang ke tanah suci pada 4 Juni,” jelasnya. Tiap kloter berjumlah 450 orang. (bgs/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kuota calon jemaah haji (CJH) Bojonegoro telah ditetapkan sebanyak 730 orang. Rencananya minggu depan sudah dijadwalkan manasik haji di tingkat kabupaten maupun masing-masing kecamatan. CJH Bojonegoro termasuk kelompok terbang (kloter) pertama yang akan berangkat haji, yakni pada 4 Juni mendatang.

 

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Yasmani menerangkan, bahwa jumlah kuota telah ditetapkan sebanyak 730 CJH. Namun, data by name by address-nya masih belum bisa dipastikan. Sebab, ada kemungkinan CJH mengundurkan diri.

 

Adapun batas waktu pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) bagi CJH cadangan menggantikan CJH yang mundur itu pada 20 Mei mendatang. “Jadi data by name by address dengan total kuota 730 CJH itu baru fix usai 20 Mei. Sehingga kami bisa menginformasikan jumlah CJH yang mengundurkan diri,” bebernya.

Baca Juga :  DLH Belum Hitung Pohon yang Ditebang Imbas Proyek Trotoar

 

Perihal manasik haji, Yasmani memperkirakan pada 27 Mei sudah rampung. Manasik digelar empat kali di kecamatan dan dua kali di kabupaten. Saat ini, pihaknya masih menunggu anggaran dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menggelar manasik haji tersebut. “Perkiraan anggarannya baru turun besok Selasa (17/5) atau Rabu (18/5),” imbuhnya.

 

Sementara itu, CJH Bojonegoro bersama CJH Tuban dan Lamongan masuk kloter pertama. “Insyaallah kloter pertama. CJH sudah berangkat ke asrama haji pada 3 Juni, lalu terbang ke tanah suci pada 4 Juni,” jelasnya. Tiap kloter berjumlah 450 orang. (bgs/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/