alexametrics
26.6 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Ruang Terbuka Hijau Perkotaan, Melepas Penat Akhir Pekan

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Bocah-bocah cilik itu begitu riang. Bermain jembatan di arena Taman Lokomotif, Kamis sore (9/12). Tawa lepas dengan suasana teduh menjelang senja. Saban sore, sejumlah destinasi ruang terbuka hijau (RTH) jadi jujukan warga.
Luas RTH wilayah perkotaan yakni 16 juta meter persegi. Tersebar di beberapa titik. Diperkirakan bertambah seiring usulan rencana detail tata ruang (RTDTR) ruang terbuka hijau. Tentu, taman berfungsi untuk sirkulasi oksigen dan tempat bersantai libur akhir pekan.
Kabid Perkebunan dan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Ana Muhayanah menuturkan, secara keseluruhan RTH saat ini sebanyak 16.138.130 meter persegi. Tentu, bertambahnya Kecamatan Dander dan Kapas, sebagai wilayah perkotaan akan menambah luasan RTH. “Luasan akan terus diupayakan bertambah,” terangnya.
Sebelumnya, merujuk data usulan RDTR terkait RTH di antaranya terdapat rimba kota 21,19 hektare, taman kecamatan 20,89 hektare, dan taman kota 10,40 hektare.
Muhayanah menegaskan, RTH merupakan sarana diperuntukkan untuk seluruh warga. Sudah diatur memenuhi tata kota yang baik. Penyedian RTH merupakan bentuk komitmen pemerintah menyelaraskan antara pembangunan dan keseimbangan alam. “Rencananya Jalan Thamrin itu akan dibangun RTH tahun depan,” jelasnya.
Keseimbangan perawatan taman lainnya, menurut dia, juga patut dijaga oleh petugas. RTH dimanfaatkan melepas penat usai bekerja dan akhir pekan. Beberapa RTH sudah disediakan fasilitas bermain anak. “Orang tua dapat mengajak anak-anaknya bermain sambil liburan akhir pekan,” tuturnya.

Baca Juga :  Jembatan Bojonegoro - Blora Membuka Koneksi Ekonomi Antarkabupaten

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Bocah-bocah cilik itu begitu riang. Bermain jembatan di arena Taman Lokomotif, Kamis sore (9/12). Tawa lepas dengan suasana teduh menjelang senja. Saban sore, sejumlah destinasi ruang terbuka hijau (RTH) jadi jujukan warga.
Luas RTH wilayah perkotaan yakni 16 juta meter persegi. Tersebar di beberapa titik. Diperkirakan bertambah seiring usulan rencana detail tata ruang (RTDTR) ruang terbuka hijau. Tentu, taman berfungsi untuk sirkulasi oksigen dan tempat bersantai libur akhir pekan.
Kabid Perkebunan dan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Ana Muhayanah menuturkan, secara keseluruhan RTH saat ini sebanyak 16.138.130 meter persegi. Tentu, bertambahnya Kecamatan Dander dan Kapas, sebagai wilayah perkotaan akan menambah luasan RTH. “Luasan akan terus diupayakan bertambah,” terangnya.
Sebelumnya, merujuk data usulan RDTR terkait RTH di antaranya terdapat rimba kota 21,19 hektare, taman kecamatan 20,89 hektare, dan taman kota 10,40 hektare.
Muhayanah menegaskan, RTH merupakan sarana diperuntukkan untuk seluruh warga. Sudah diatur memenuhi tata kota yang baik. Penyedian RTH merupakan bentuk komitmen pemerintah menyelaraskan antara pembangunan dan keseimbangan alam. “Rencananya Jalan Thamrin itu akan dibangun RTH tahun depan,” jelasnya.
Keseimbangan perawatan taman lainnya, menurut dia, juga patut dijaga oleh petugas. RTH dimanfaatkan melepas penat usai bekerja dan akhir pekan. Beberapa RTH sudah disediakan fasilitas bermain anak. “Orang tua dapat mengajak anak-anaknya bermain sambil liburan akhir pekan,” tuturnya.

Baca Juga :  Komitmen Dinas Pendidikan Tuban Mewujudkan Kabupaten Layak Anak

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/