alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Tatap Muka SD – SMP Tunggu Aturan Baru

Radar Tuban – Tuban kembali ke zona kuning dalam waktu berpengaruh terhadap kebijakan lembaga pendidikan di Bumi Wali. Jika status Tuban tak kunjung zona kuning, belajar dari rumah (BDR) untuk SD – SMP akan diperpanjang hingga waktu yang belum ditentukan. Kepala Disdik Tuban Nur Khamid mengatakan, belum ada aturan baru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait pembelajaran tatap muka.

Artinya, sekolah tatap muka SD – SMP akan tetap menunggu status Tuban hingga menjadi zona kuning. ‘’Selama belum ada aturan baru, BDR bisa diperpanjang sampai waktu tak terbatas,’’ kata dia kepada Jawa Pos Radar Tuban. Jika sewaktu-waktu aturan belajar tatap muka diubah oleh Kemendikbud, Nur Khamid mengaku sudah menyiapkan sejumlah opsi pembelajaran terbatas. Termasuk mengikuti kebijakan belajar tatap muka dengan sistem sif seperti dilakukan SMA dan SMK.

Baca Juga :  Wow, Lima Menit Karikaturkan Wajah 

‘’Kalau ada aturan dari pusat yang mengatur pembelajaran tatap muka di zona oranye, kami sudah siap menyesuaikan,’’ tegas dia. Sebaliknya, jika tak ada aturan baru yang memperbolehkan sekolah tatap muka di zona oranye, BDR akan terus diperpanjang. Termasuk menyelenggarakan ujian akhir semester (UAS) pada Desember mendatang secara daring.

‘’Semua kota mengikuti aturan SKB empat menteri. Belum ada SD – SMP yang berani tatap muka di zona oranye,’’ terang pendidik yang juga mantan sekretaris disdik setempat itu. Nur Khamid menyampaikan, anak-anak berisiko tinggi terpapar covid. Salah satu zona yang patut diwaspadai terjadinya penularan adalah lingkungan sekolah. Sebab, nyaris mustahil mengatur siswa di bawah umur untuk sepenuhnya taat terhadap protokol kesehatan. ‘’Dari pada berisiko, lebih baik menunggu sam pai semua aman,’’ kata dia.

Baca Juga :  578 Santunan Duka Belum Cair

Radar Tuban – Tuban kembali ke zona kuning dalam waktu berpengaruh terhadap kebijakan lembaga pendidikan di Bumi Wali. Jika status Tuban tak kunjung zona kuning, belajar dari rumah (BDR) untuk SD – SMP akan diperpanjang hingga waktu yang belum ditentukan. Kepala Disdik Tuban Nur Khamid mengatakan, belum ada aturan baru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait pembelajaran tatap muka.

Artinya, sekolah tatap muka SD – SMP akan tetap menunggu status Tuban hingga menjadi zona kuning. ‘’Selama belum ada aturan baru, BDR bisa diperpanjang sampai waktu tak terbatas,’’ kata dia kepada Jawa Pos Radar Tuban. Jika sewaktu-waktu aturan belajar tatap muka diubah oleh Kemendikbud, Nur Khamid mengaku sudah menyiapkan sejumlah opsi pembelajaran terbatas. Termasuk mengikuti kebijakan belajar tatap muka dengan sistem sif seperti dilakukan SMA dan SMK.

Baca Juga :  Wow, Lima Menit Karikaturkan Wajah 

‘’Kalau ada aturan dari pusat yang mengatur pembelajaran tatap muka di zona oranye, kami sudah siap menyesuaikan,’’ tegas dia. Sebaliknya, jika tak ada aturan baru yang memperbolehkan sekolah tatap muka di zona oranye, BDR akan terus diperpanjang. Termasuk menyelenggarakan ujian akhir semester (UAS) pada Desember mendatang secara daring.

‘’Semua kota mengikuti aturan SKB empat menteri. Belum ada SD – SMP yang berani tatap muka di zona oranye,’’ terang pendidik yang juga mantan sekretaris disdik setempat itu. Nur Khamid menyampaikan, anak-anak berisiko tinggi terpapar covid. Salah satu zona yang patut diwaspadai terjadinya penularan adalah lingkungan sekolah. Sebab, nyaris mustahil mengatur siswa di bawah umur untuk sepenuhnya taat terhadap protokol kesehatan. ‘’Dari pada berisiko, lebih baik menunggu sam pai semua aman,’’ kata dia.

Baca Juga :  Kontraktor Jembatan Trucuk Terancam Blacklist

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/