28.6 C
Bojonegoro
Monday, February 6, 2023

Terdata 274 Honorer di Madrasah Negeri

Kemenag Bojonegoro Menanti Kuota PPPK dari Provinsi

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Tenaga honorer terdiri guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di madrasah harus sabar menunggu kepastian kuota pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dari provinsi. Meski sudah dilakukan pendataan dan verifikasi, namun belum ada informasi terkait kuota untuk Bojonegoro.

 

Sementara ini sudah terdata dan terverifikasi 274 GTT dan PTT di madrasah negeri. Namun, pendataan belum usai, para honorer harus mengunggah berkas melalui website dengan akun disiapkan.

 

Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Bojonegoro Sholihul Hadi mengatakan, jumlah GTT dan PTT sudah terverifikasi 274 orang. Namun, jumlah tersebut hanya di bidang pendidikan Islam (pendis).

- Advertisement -

 

Sedangkan, dari bidang bimbingan masyarakat (bimas) belum diketahui. Bidang PTT dari bimas terdiri tenaga honorer di kantor urusan agama (KUA) dan penyuluh.

 

Sholi menjelaskan, untuk lingkup Bojonegoro jumlah GTT dan PTT 274 orang memang sedikit, namun jumlah tersebut akan diakumulasikan dengan tenaga honorer di kota dan kabupaten lain. Dan yang menentukan kuota PPPK setiap kota dan kabupaten menjadi wewenang Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim.

 

Ketika honorer belum bisa menjadi PPPK tahun ini, menurut Sholi, masih ada proses berikutnya. Diperkirakan tahun depan masih ada kesempatan adanya pengangkatan PPPK. Terpenting GTT dan PTT sudah terdata dan masuk pusat data Kanwil Kemenag Jatim. Sehingga memiliki peluang mengikuti seleksi PPPK.

 

Terlebih banyak tenaga honorer sudah mengabdi di madrasah puluhan tahun. “Kuota PPPK tahun ini berapa pun, tetap masih ada kesempatan,” bebernya. (irv/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Tenaga honorer terdiri guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di madrasah harus sabar menunggu kepastian kuota pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dari provinsi. Meski sudah dilakukan pendataan dan verifikasi, namun belum ada informasi terkait kuota untuk Bojonegoro.

 

Sementara ini sudah terdata dan terverifikasi 274 GTT dan PTT di madrasah negeri. Namun, pendataan belum usai, para honorer harus mengunggah berkas melalui website dengan akun disiapkan.

 

Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Bojonegoro Sholihul Hadi mengatakan, jumlah GTT dan PTT sudah terverifikasi 274 orang. Namun, jumlah tersebut hanya di bidang pendidikan Islam (pendis).

- Advertisement -

 

Sedangkan, dari bidang bimbingan masyarakat (bimas) belum diketahui. Bidang PTT dari bimas terdiri tenaga honorer di kantor urusan agama (KUA) dan penyuluh.

 

Sholi menjelaskan, untuk lingkup Bojonegoro jumlah GTT dan PTT 274 orang memang sedikit, namun jumlah tersebut akan diakumulasikan dengan tenaga honorer di kota dan kabupaten lain. Dan yang menentukan kuota PPPK setiap kota dan kabupaten menjadi wewenang Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim.

 

Ketika honorer belum bisa menjadi PPPK tahun ini, menurut Sholi, masih ada proses berikutnya. Diperkirakan tahun depan masih ada kesempatan adanya pengangkatan PPPK. Terpenting GTT dan PTT sudah terdata dan masuk pusat data Kanwil Kemenag Jatim. Sehingga memiliki peluang mengikuti seleksi PPPK.

 

Terlebih banyak tenaga honorer sudah mengabdi di madrasah puluhan tahun. “Kuota PPPK tahun ini berapa pun, tetap masih ada kesempatan,” bebernya. (irv/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Bentuk Istana dari Lego

Dua Kali Bobol Konter

Potensi Ekspansi Pabrik, Jadi Perhatian

Pertanyakan Nasib Seluruh Karyawan


/