alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Cakades di Bojonegoro Minimal Lulusan SMP

PELUANG menjadi calon kepala desa (cakades) cukup lebar. Bagi lulusan sekolah menengah pertama (SMP) sudah memenuhi persyaratan untuk mendaftar merebut kursi kepala desa.

 

Sesuai regulasinya, ada beberapa persyaratan cukup mudah, meliputi usia minimal 25 tahun, lulusan SMP, tidak menjalani hukuman penjara, tidak pernah menjadi kepala desa tiga periode, tidak sedang dicabut hak pilihnya, berbadan sehat, dan seterusnya.

 

Camat Margomulyo Dyah Enggarini mebenarkan, bahwa mengacu pada UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa telah diatur syarat minimal mencalonkan diri sebagai kades minimal tamatan SMP sederajat. Enggar, sapaan akrabnya, mengaku belum bisa memastikan berapa bakal cakades yang akan mendaftarkan diri dalam kontestasi tersebut.

Baca Juga :  Kejari Bojonegoro Usut Kredit Fiktif hingga BOS SMP 6

 

Di Kecamatan Margomulyo hanya ada satu desa yang akan ikut ajang Pilkades Serentak 2022 pada 26 Oktober mendatang. Yakni, Desa Kalangan. “Belum bisa pastikan berapa bakal cakades yang akan daftar. Kades yang sekarang baru menjabat satu periode,” tuturnya. Berdasar jadwal tahapan, hari ini (13/6) mulai pembentukan panitia Pilkades Serentak 2022 di 33 desa dari 21 kecamatan.

 

Adapun jadwal pendaftaran bakal cakades dimulai awal Agustus. “Apabila jumlah bakal cakades lebih dari lima orang, panitia pilkades wajib menggelar seleksi ujian tulis,” tambahnya. Kriteria penilaian seleksi ujian tulis itu telah diatur Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 24 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Perbup Nomor 29 Tahun 2016 tentang Perda Nomor 13 Tahun 2015 tentang Kepala Desa.

Baca Juga :  Gelar Unjuk Rasa, Tuntut PT Rekind Pekerjakan Warga Lokal

 

Perlu diketahui, materi ujian tulis standar lulusan SMP. Di antaranya pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia, berhitung, dan pengetahuan umum. (bgs/msu)

PELUANG menjadi calon kepala desa (cakades) cukup lebar. Bagi lulusan sekolah menengah pertama (SMP) sudah memenuhi persyaratan untuk mendaftar merebut kursi kepala desa.

 

Sesuai regulasinya, ada beberapa persyaratan cukup mudah, meliputi usia minimal 25 tahun, lulusan SMP, tidak menjalani hukuman penjara, tidak pernah menjadi kepala desa tiga periode, tidak sedang dicabut hak pilihnya, berbadan sehat, dan seterusnya.

 

Camat Margomulyo Dyah Enggarini mebenarkan, bahwa mengacu pada UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa telah diatur syarat minimal mencalonkan diri sebagai kades minimal tamatan SMP sederajat. Enggar, sapaan akrabnya, mengaku belum bisa memastikan berapa bakal cakades yang akan mendaftarkan diri dalam kontestasi tersebut.

Baca Juga :  Sepekan, Ringkus Empat Tersangka Narkoba

 

Di Kecamatan Margomulyo hanya ada satu desa yang akan ikut ajang Pilkades Serentak 2022 pada 26 Oktober mendatang. Yakni, Desa Kalangan. “Belum bisa pastikan berapa bakal cakades yang akan daftar. Kades yang sekarang baru menjabat satu periode,” tuturnya. Berdasar jadwal tahapan, hari ini (13/6) mulai pembentukan panitia Pilkades Serentak 2022 di 33 desa dari 21 kecamatan.

 

Adapun jadwal pendaftaran bakal cakades dimulai awal Agustus. “Apabila jumlah bakal cakades lebih dari lima orang, panitia pilkades wajib menggelar seleksi ujian tulis,” tambahnya. Kriteria penilaian seleksi ujian tulis itu telah diatur Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 24 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Perbup Nomor 29 Tahun 2016 tentang Perda Nomor 13 Tahun 2015 tentang Kepala Desa.

Baca Juga :  Dua Nasabah Bank Jatim Beruntung Undian Simpeda

 

Perlu diketahui, materi ujian tulis standar lulusan SMP. Di antaranya pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia, berhitung, dan pengetahuan umum. (bgs/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/