alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Peletakan Batu Pertama Gedung Calon Pengganti Kantor PN Tuban

Radar Tuban – Bupati Tuban Fathul Huda meresmikan pembangunan gedung calon pengganti kantor Pengadilan Negeri (PN) Tuban yang menjadi leading sector Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kemarin (12/4). Peresmian pembangunan kantor baru PN di kompleks lahan milik Pemkab Tuban di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo itu ditandai dengan peletakan baru pertama.

Bupati Fathul Huda mengatakan, pembangunan kantor baru PN Tuban  sejalan dengan rencana pembangunan proyek strategis nasional (PSN) di Tuban, yakni megaproyek kilang minyak. Artinya, pengembangan kawasan perkantoran di Tuban harus menyesuaikan diri sebagai kota metropolis seiring berdirinya PSN di Bumi Wali.

Disampaikan bupati, selama ini kantor PN Tuban di Jalan Veteran dinilai kurang representatif. Karena faktor itulah pemkab menyetujui rencana pembangunan kantor baru PN Tuban. ‘’Ini sejalan dengan berkembangnya Kabupaten Tuban sebagai kota metropolis seiring dengan pembangunan PSN di Tuban,’’ terang bupati.

Ketua PN Tuban Fathul Mujib mengungkapkan, dibangunnya gedung calon pengganti kantor PN Tuban  merupakan jawaban atas harapannya selama ini. Dia mengatakan, selama ini kantor pengadilan penuh sesak dan dinilai sudah tidak representatif. Karena itu, dia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Tuban atas dibangunnya kantor baru PN Tuban tersebut.

Baca Juga :  Dinas PRKP Tuban Sukses Jalankan Program KOTAKU

Lebih lanjut Mujib menyampaikan, desain kantor baru pengadilan sesuai dengan standar peradilan modern. Yakni, tersedianya fasilitas pelayanan terpadu satu pintu, serta terpisahnya jalur terdakwa, panitera, maupun korban.

‘’Ini (pembangunan kantor baru PN, Red) adalah wujud dukungan yang diberikan pemkab terhadap keadilan dan penegakan hukum di Kabupaten Tuban,’’ tutur Mujib.

Senada disampaikan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Siswandriyono yang hadir dalam acara peletakan batu pertama tersebut. Disampaikan Siswandriyono, apa yang dilakukan Pemkab Tuban sebagai lembaga eksekutif dan DPRD Tuban sebagai lembaga legislatif ini sebagai wujud endukung tugas, pokok, dan fungsi yudikatif di Tuban.

‘’Penegakan hukum perlu sarana dan prasarana yang representatif. Infrastruktur yang memadai menjadi salah satu pendukung terlaksananya peradilan modern yang bertujuan untuk mencegah terjadinya persepsi korupsi dan gratifikasi,’’ terangnya. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) serta sejumlah pejabat terkait di lingkup Pemkab Tuban.

Dinas PUPR: Target Pengerjaan Delapan Bulan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tuban Agung Supriyadi mengatakan, total nilai kontrak pembangunan gedung calon pengganti kantor Pengadilan Negeri (PN) Tuban sebesar Rp 13,5 miliar. Proyek dengan nilai pagu awal sebelum penawaran sebesar Rp 16 miliar itu dimenangkan oleh PT Srikandi Dua Putri.

Baca Juga :  Sebelum Mudik, Regangkan Otot

Disampaikan Agung, gedung calon pengganti kantor PN Tuban di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo itu rencananya dibangun dua lantai. Namun, untuk tahap pertama, finishing-nya baru satu lantai. Meliputi ruang PTSP, Posbakum, Pojok e-Court, loket bank, ruang tamu terbuka, lima ruang sidang, ruang tahanan pria dan wanita, ruang jaksa, ruang jasa polisi, ruang panitera, ruang saksi, ruang tunggu, ruang laktasi, ruang mediasi, ruang kaukus atau pertemuan, media center, ruang bapas, ruang pengacara, ruang KP2A, ruang bermain anak, dan gedung arsip.

Sementara untuk lantai dua menunggu penganggaran berikutnya. ‘’Pekerjaan struktur lantai satu dan dua, namun untuk pengerjaan secara tuntas baru lantai satu,’’ terangnya.

Sesuai penandatanganan kontrak, pengerjaan proyek berlangsung selama delapan bulan dimulai 6 April 2021. Agung optimis, proses pengerjaan berjalan sesuai target. Sehingga, sebelum akhir tahun sudah tuntas. Dengan demikian, pada 2022 mendatang sudah bisa difungsikan sebagai kantor baru PN Tuban. ‘’Insya Allah sesuai target,’’ tuturnya.

Radar Tuban – Bupati Tuban Fathul Huda meresmikan pembangunan gedung calon pengganti kantor Pengadilan Negeri (PN) Tuban yang menjadi leading sector Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kemarin (12/4). Peresmian pembangunan kantor baru PN di kompleks lahan milik Pemkab Tuban di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo itu ditandai dengan peletakan baru pertama.

Bupati Fathul Huda mengatakan, pembangunan kantor baru PN Tuban  sejalan dengan rencana pembangunan proyek strategis nasional (PSN) di Tuban, yakni megaproyek kilang minyak. Artinya, pengembangan kawasan perkantoran di Tuban harus menyesuaikan diri sebagai kota metropolis seiring berdirinya PSN di Bumi Wali.

Disampaikan bupati, selama ini kantor PN Tuban di Jalan Veteran dinilai kurang representatif. Karena faktor itulah pemkab menyetujui rencana pembangunan kantor baru PN Tuban. ‘’Ini sejalan dengan berkembangnya Kabupaten Tuban sebagai kota metropolis seiring dengan pembangunan PSN di Tuban,’’ terang bupati.

Ketua PN Tuban Fathul Mujib mengungkapkan, dibangunnya gedung calon pengganti kantor PN Tuban  merupakan jawaban atas harapannya selama ini. Dia mengatakan, selama ini kantor pengadilan penuh sesak dan dinilai sudah tidak representatif. Karena itu, dia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Tuban atas dibangunnya kantor baru PN Tuban tersebut.

Baca Juga :  Keluh-Kesah Para Penjual Terompet, Sehari Hanya Laku Satu - Tiga Buah

Lebih lanjut Mujib menyampaikan, desain kantor baru pengadilan sesuai dengan standar peradilan modern. Yakni, tersedianya fasilitas pelayanan terpadu satu pintu, serta terpisahnya jalur terdakwa, panitera, maupun korban.

‘’Ini (pembangunan kantor baru PN, Red) adalah wujud dukungan yang diberikan pemkab terhadap keadilan dan penegakan hukum di Kabupaten Tuban,’’ tutur Mujib.

Senada disampaikan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Siswandriyono yang hadir dalam acara peletakan batu pertama tersebut. Disampaikan Siswandriyono, apa yang dilakukan Pemkab Tuban sebagai lembaga eksekutif dan DPRD Tuban sebagai lembaga legislatif ini sebagai wujud endukung tugas, pokok, dan fungsi yudikatif di Tuban.

‘’Penegakan hukum perlu sarana dan prasarana yang representatif. Infrastruktur yang memadai menjadi salah satu pendukung terlaksananya peradilan modern yang bertujuan untuk mencegah terjadinya persepsi korupsi dan gratifikasi,’’ terangnya. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) serta sejumlah pejabat terkait di lingkup Pemkab Tuban.

Dinas PUPR: Target Pengerjaan Delapan Bulan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tuban Agung Supriyadi mengatakan, total nilai kontrak pembangunan gedung calon pengganti kantor Pengadilan Negeri (PN) Tuban sebesar Rp 13,5 miliar. Proyek dengan nilai pagu awal sebelum penawaran sebesar Rp 16 miliar itu dimenangkan oleh PT Srikandi Dua Putri.

Baca Juga :  Sebelum Mudik, Regangkan Otot

Disampaikan Agung, gedung calon pengganti kantor PN Tuban di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo itu rencananya dibangun dua lantai. Namun, untuk tahap pertama, finishing-nya baru satu lantai. Meliputi ruang PTSP, Posbakum, Pojok e-Court, loket bank, ruang tamu terbuka, lima ruang sidang, ruang tahanan pria dan wanita, ruang jaksa, ruang jasa polisi, ruang panitera, ruang saksi, ruang tunggu, ruang laktasi, ruang mediasi, ruang kaukus atau pertemuan, media center, ruang bapas, ruang pengacara, ruang KP2A, ruang bermain anak, dan gedung arsip.

Sementara untuk lantai dua menunggu penganggaran berikutnya. ‘’Pekerjaan struktur lantai satu dan dua, namun untuk pengerjaan secara tuntas baru lantai satu,’’ terangnya.

Sesuai penandatanganan kontrak, pengerjaan proyek berlangsung selama delapan bulan dimulai 6 April 2021. Agung optimis, proses pengerjaan berjalan sesuai target. Sehingga, sebelum akhir tahun sudah tuntas. Dengan demikian, pada 2022 mendatang sudah bisa difungsikan sebagai kantor baru PN Tuban. ‘’Insya Allah sesuai target,’’ tuturnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/