alexametrics
30.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Rusak Parah Hanya Ditambal Sulam

TUBAN, Radar Tuban – Jalan nasional di kawasan kota mulai dari Jalan Gajah Mada -– Jalan Wahidin Sudirohusodo mendesak diperbaiki. Selama ini, perawatan jalan tersebut hanya bersifat sementara. Seperti kemarin (11/12) siang, alat berat diturunkan untuk mengeruk permukaan jalan yang bopeng. 

Menurut pantauan Jawa Pos Radar Tuban, pengerukan tersebut hanya meratakan aspal yang bentuknya tak beraturan. Mulai mleyot, membentuk kubangan, hingga gundukan. Kerusakan tersebut akibat tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas. 

Sudah tak terhitung berapa kali tambal sulam dilakukan. Namun,  kerusakan kembali terjadi beberapa bulan kemudian. 

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban Gunadi menyampaikan, perbaikan jalan nasional tersebut sepenuhnya wewenang Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII di bawah pejabat pembuat komitmen (PPK) Lamongan. Masyarakat termasuk institusinya hanya bisa melaporkan jika ada jalan nasional yang perlu penanganan. ‘’Laporan di lapangan, titik bergelombang itu dilakukan pengerukan agar rata,’’ tutur dia.

Baca Juga :  Meski Menang, Evaluasi Fisik dan Komunikasi

Selama ini, sudah tak terhitung berapa kali kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa akibat jalan yang bergelombang tersebut. Terlebih, pengendara roda dua. 

Mantan camat Grabagan itu mengakui banyak menerima aduan masyarakat terkait kondisi jalan nasional yang tak layak tersebut. Baik aduan langsung maupun melalui postingan media sosial (medsos). 

Dengan perbaikan temporer tersebut, kata Gunadi, setidaknya bisa mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas dalam waktu dekat. 

Untuk perbaikan permanen, lanjut dia, institusinya sudah mengirimkan surat usulan perbaikan dengan metode pengecoran mulai simpang Sambong hingga simpang Polres Tuban. Metode pengecoran diyakini tepat sasaran untuk menjaga jalan agar tidak mudah rusak. ‘’Mungkin perbaikan yang lebih besar lagi menunggu anggaran,’’ ujar dia.(yud/ds)

Baca Juga :  Semangat Menjaring Atlet Lari

TUBAN, Radar Tuban – Jalan nasional di kawasan kota mulai dari Jalan Gajah Mada -– Jalan Wahidin Sudirohusodo mendesak diperbaiki. Selama ini, perawatan jalan tersebut hanya bersifat sementara. Seperti kemarin (11/12) siang, alat berat diturunkan untuk mengeruk permukaan jalan yang bopeng. 

Menurut pantauan Jawa Pos Radar Tuban, pengerukan tersebut hanya meratakan aspal yang bentuknya tak beraturan. Mulai mleyot, membentuk kubangan, hingga gundukan. Kerusakan tersebut akibat tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas. 

Sudah tak terhitung berapa kali tambal sulam dilakukan. Namun,  kerusakan kembali terjadi beberapa bulan kemudian. 

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban Gunadi menyampaikan, perbaikan jalan nasional tersebut sepenuhnya wewenang Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII di bawah pejabat pembuat komitmen (PPK) Lamongan. Masyarakat termasuk institusinya hanya bisa melaporkan jika ada jalan nasional yang perlu penanganan. ‘’Laporan di lapangan, titik bergelombang itu dilakukan pengerukan agar rata,’’ tutur dia.

Baca Juga :  Meski Menang, Evaluasi Fisik dan Komunikasi

Selama ini, sudah tak terhitung berapa kali kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa akibat jalan yang bergelombang tersebut. Terlebih, pengendara roda dua. 

Mantan camat Grabagan itu mengakui banyak menerima aduan masyarakat terkait kondisi jalan nasional yang tak layak tersebut. Baik aduan langsung maupun melalui postingan media sosial (medsos). 

Dengan perbaikan temporer tersebut, kata Gunadi, setidaknya bisa mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas dalam waktu dekat. 

Untuk perbaikan permanen, lanjut dia, institusinya sudah mengirimkan surat usulan perbaikan dengan metode pengecoran mulai simpang Sambong hingga simpang Polres Tuban. Metode pengecoran diyakini tepat sasaran untuk menjaga jalan agar tidak mudah rusak. ‘’Mungkin perbaikan yang lebih besar lagi menunggu anggaran,’’ ujar dia.(yud/ds)

Baca Juga :  Rapor Siswa Diberikan Tahun Depan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/