alexametrics
26.2 C
Bojonegoro
Saturday, May 28, 2022

Libatkan Seluruh Elemen, Jalankan Strategi Terukur, Terarah, dan Siste

DARI sekian kabupaten/kota di Jawa Timur, Tuban termasuk salah satu kabupaten yang berhasil mengendalikan laju pesebaran Covid-19. Mengacu hasil asesmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada awal September 2021 lalu, Tuban termasuk salah satu kabupaten yang paling cepat masuk level 1 PPKM (pemberlakukan pem batasan kegiatan masyarakat).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban dr. Bambang Priyo Utomo mengatakan, keberhasilan Pemkab Tuban dalam mengendalikan laju pe sebaran Covid-19 itu tidak lepas dari peran Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. Dikatakan Bambang, sejak resmi dilantik menjadi Bupati Tuban pada 20 Juni 2021 lalu, berbagai upaya terukur, terarah, sistematis, dan sesuai panduan pemerintah terus dilakukan dengan arahan langsung dari bupati. ‘’Termasuk dalam menekan jumlah kematian pasien. Alhamdulillah, pelanpelan angka kematian berkurang drastis hingga nihil,’’ tuturnya.
Dari sisi target cakupan vaksinasi, terang Bambang, pelan-pelan juga mulai mencapai target. Hanya saja, jalannya target cakupan vaksinasi yang menjadi asesmen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memang sedikit tersendat. Namun, kendalanya bukan dari pemerintah daerah, melainkan stok vaksin dari pemerintah pusat yang selalu terlambat. Bahkan, beberapa kali sem pat kosong karena minimnya stok yang diterima Pemkab Tuban.
‘’Kalau masalah SDM tenaga medis, dari awal sudah siap sepenuhnya, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa,’’ terang pejabat alumnus fakultas kedokteran Universitas Brawijaya itu.
Dengan kesiapan SDM tenaga medis dari tingkat kabupaten hing ga desa itulah, setiap kali menerima kiriman vaksin, tidak membutuhkan waktu lama langsung habis. Pelan tapi terukur, kini di momen Hari Jadi ke-728, Kabupaten Tuban mulai naik level 2 PPKM berdasar hasil asesmen Kemendagri. ‘’Hari ini, jika dilihat dari indikator penilaian Kemendagri, Kabupaten Tuban sudah naik ke level 2. Sebab, cakupan vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 50 persen lebih, termasuk lansia juga sudah melebihi separo dari target, yakni kurang lebih 25 persen,’’ paparnya.
Meski kondisi Covid-19 di Tuban sudah sangat membaik. Namun, tegas Bambang, sebagaimana yang selalu disampaikan Mas Bupati— Aditya Halindra Faridzky, menaati protokol kesehatan tetap menjadi hal yang sangat penting. Menurutnya, meminimalisir laju pe sebaran virus SARS CoV-2 ini tidak bisa hanya mengandalkan pe merintah.
‘’Menghentikan laju pesebaran Covid-19 ini adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan 3T (testing, tracing, treatment). Supaya semua berjalan dengan baik, maka harus diimbangi dengan menaati protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas, menjauhi kerumunan),’’ tutur Bambang mengimbau kepada semua masyarakat Tuban.

Baca Juga :  Audiensi Penentuan Upah Minimum Kabupaten tanpa Solusi

Peran Kunci Bupati
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan, keberhasilan Pemkab Tuban dalam mengendalikan laju pesebaran Covid-19 ini tidak lepas dari peran serta seluruh pihak. Karenanya, Mas Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam penanganan covid 19 di Bumi Ronggolawe ini.
Dikatakan Mas Bupati, pe nanganan masalah dari hulu ke hilir dengan melibatkan seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan Kabupaten Tuban dalam mengendalikan angka kasus positif Covid- 19 hingga nihil kematian.
‘’Saya ucapkan terima kasih kepada Forkopimda, Forkopimka, Pemerintah Desa, Babinsa, Bhabinkamtimas, tenaga medis dan kesehatan, juga masyarakat yang telah ikut membantu dalam mengendalikan angka kasus positif hingga kematian akibat pandemi covid 19,’’ tutur Mas Bupati.
Ditegaskan Mas Bupati, kolaborasi antara semua pihak adalah kunci keberhasil dalam mengendalikan laju pesebaran Covid-19. Me nurutnya, tanpa kolaborasi dan koordinasi yang baik, keberhasilan ini akan sulit tercapai. Ter masuk dalam proses vaksinasi. ‘’Semua yang kita (pemkab, Red) lakukan tidak lepas dari peran besar semua pihak,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Sisa Tujuh Hari, Belum Ada Kandidat Diajukan Ketua Askab PSSI Bojonegoro

DARI sekian kabupaten/kota di Jawa Timur, Tuban termasuk salah satu kabupaten yang berhasil mengendalikan laju pesebaran Covid-19. Mengacu hasil asesmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada awal September 2021 lalu, Tuban termasuk salah satu kabupaten yang paling cepat masuk level 1 PPKM (pemberlakukan pem batasan kegiatan masyarakat).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban dr. Bambang Priyo Utomo mengatakan, keberhasilan Pemkab Tuban dalam mengendalikan laju pe sebaran Covid-19 itu tidak lepas dari peran Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. Dikatakan Bambang, sejak resmi dilantik menjadi Bupati Tuban pada 20 Juni 2021 lalu, berbagai upaya terukur, terarah, sistematis, dan sesuai panduan pemerintah terus dilakukan dengan arahan langsung dari bupati. ‘’Termasuk dalam menekan jumlah kematian pasien. Alhamdulillah, pelanpelan angka kematian berkurang drastis hingga nihil,’’ tuturnya.
Dari sisi target cakupan vaksinasi, terang Bambang, pelan-pelan juga mulai mencapai target. Hanya saja, jalannya target cakupan vaksinasi yang menjadi asesmen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memang sedikit tersendat. Namun, kendalanya bukan dari pemerintah daerah, melainkan stok vaksin dari pemerintah pusat yang selalu terlambat. Bahkan, beberapa kali sem pat kosong karena minimnya stok yang diterima Pemkab Tuban.
‘’Kalau masalah SDM tenaga medis, dari awal sudah siap sepenuhnya, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa,’’ terang pejabat alumnus fakultas kedokteran Universitas Brawijaya itu.
Dengan kesiapan SDM tenaga medis dari tingkat kabupaten hing ga desa itulah, setiap kali menerima kiriman vaksin, tidak membutuhkan waktu lama langsung habis. Pelan tapi terukur, kini di momen Hari Jadi ke-728, Kabupaten Tuban mulai naik level 2 PPKM berdasar hasil asesmen Kemendagri. ‘’Hari ini, jika dilihat dari indikator penilaian Kemendagri, Kabupaten Tuban sudah naik ke level 2. Sebab, cakupan vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 50 persen lebih, termasuk lansia juga sudah melebihi separo dari target, yakni kurang lebih 25 persen,’’ paparnya.
Meski kondisi Covid-19 di Tuban sudah sangat membaik. Namun, tegas Bambang, sebagaimana yang selalu disampaikan Mas Bupati— Aditya Halindra Faridzky, menaati protokol kesehatan tetap menjadi hal yang sangat penting. Menurutnya, meminimalisir laju pe sebaran virus SARS CoV-2 ini tidak bisa hanya mengandalkan pe merintah.
‘’Menghentikan laju pesebaran Covid-19 ini adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan 3T (testing, tracing, treatment). Supaya semua berjalan dengan baik, maka harus diimbangi dengan menaati protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas, menjauhi kerumunan),’’ tutur Bambang mengimbau kepada semua masyarakat Tuban.

Baca Juga :  Gedung Baru Pengadilan Negeri Tuban Segera Dibangun

Peran Kunci Bupati
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan, keberhasilan Pemkab Tuban dalam mengendalikan laju pesebaran Covid-19 ini tidak lepas dari peran serta seluruh pihak. Karenanya, Mas Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam penanganan covid 19 di Bumi Ronggolawe ini.
Dikatakan Mas Bupati, pe nanganan masalah dari hulu ke hilir dengan melibatkan seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan Kabupaten Tuban dalam mengendalikan angka kasus positif Covid- 19 hingga nihil kematian.
‘’Saya ucapkan terima kasih kepada Forkopimda, Forkopimka, Pemerintah Desa, Babinsa, Bhabinkamtimas, tenaga medis dan kesehatan, juga masyarakat yang telah ikut membantu dalam mengendalikan angka kasus positif hingga kematian akibat pandemi covid 19,’’ tutur Mas Bupati.
Ditegaskan Mas Bupati, kolaborasi antara semua pihak adalah kunci keberhasil dalam mengendalikan laju pesebaran Covid-19. Me nurutnya, tanpa kolaborasi dan koordinasi yang baik, keberhasilan ini akan sulit tercapai. Ter masuk dalam proses vaksinasi. ‘’Semua yang kita (pemkab, Red) lakukan tidak lepas dari peran besar semua pihak,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Tumbuh Suburnya Wayang Kulit di Pengujung Tahun

Artikel Terkait

Most Read

Pasar Ngampel Dapat Izin?

Gadis Hits Ini Suka Eksplor Bojonegoro

Artikel Terbaru


/