alexametrics
24.2 C
Bojonegoro
Sunday, May 29, 2022

Dua Jembatan Terusan Bojonegoro Tuban dan Bojonegoro Blora, Dianggarkan P-APBD

Tetap Pasang Lampu Penerangan Tahun Ini

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Lampu penerangan Jembatan Terusan Bojonegoro Blora (TBB) dan Terusan Bojonegoro Tuban (TBT) bakal dipasang tahun ini. Namun, jenis lampu bakal dipasang tidak semewah terpasang di Jembatan Sosrodilogo. Fasilitas lampu di jembatan itu bakal menumbuhkan ekonomi warga sekitar.

 

Kabid Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Sarana dan Prasana (Sarpras) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Sarifuddin mengatakan, pemasangan lampu di dua jembatan itu akan dilakukan di Perubahan (P)APBD mendatang.

 

Itu karena pemasangan lampu itu sebelumnya belum teranggarkan. Sehingga, pihaknya harus menyiapkan anggaran di P-APBD.

 

‘’Kemungkinan di perubahan. Jika tidak demikian, harus dilakukan pergeseran anggaran,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Mencetak Generasi Sadar Iptek, Berprestasi, Kompetitif, dan Berakhlak

 

Pergeseran adalah menggeser anggaran salah program. Anggarannya dialihkan untuk lampu itu. Udin, sapaanya melanjutkan, lampu dipasang tidak semewah di Jembatan Sosrodilogo Trucuk. Anggarannya tidak besar. Lampu akan dipasang cukup sederhana. ‘’Tapi tetap ada gebyarnya. Sehingga, bisa menjadi daya tarik warga,’’ jelasnya.

 

Lampu kelap-kelip di Jembatan Sosrodilogo Trucuk dipasang sejak 2019 lalu. Anggaranya sekitar Rp 5 miliar. Lampu itu membuat jembatan semakin menarik ketika malam. Kini, jembatan itu menjadi salah satu tempat hiburan warga Bojonegoro. ‘’Ekonomi di sekitar jembatan tumbuh,’’ jelasnya.

 

Sayangnya lampu jembatan itu kini tidak dinyalakan terus. Itu terjadi sejak pertengahan 2021 akibat penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Lampu itu kini hanya dinyalakan ketika Sabtu dan Minggu. Selain itu hanya dinyalakan kampu penerang.

Baca Juga :  Sasar Vaksin Pengunjung Warkop

 

Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar mengatakan, jembatan-jembatan dibangun pemkab itu membuat akses transportasi menjadi mudah. Hal itu tentu akan membuat perekonomian antar kabupaten terus meningkat.  Berbagai warung bermunculan. Hal itu tentu bernilai positif bagi perekonomian warga. ‘’Jika jembatan diberikan fasilitas lampu, tentu akan lebih menarik,’’ jelasnya. (zim/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Lampu penerangan Jembatan Terusan Bojonegoro Blora (TBB) dan Terusan Bojonegoro Tuban (TBT) bakal dipasang tahun ini. Namun, jenis lampu bakal dipasang tidak semewah terpasang di Jembatan Sosrodilogo. Fasilitas lampu di jembatan itu bakal menumbuhkan ekonomi warga sekitar.

 

Kabid Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Sarana dan Prasana (Sarpras) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Sarifuddin mengatakan, pemasangan lampu di dua jembatan itu akan dilakukan di Perubahan (P)APBD mendatang.

 

Itu karena pemasangan lampu itu sebelumnya belum teranggarkan. Sehingga, pihaknya harus menyiapkan anggaran di P-APBD.

 

‘’Kemungkinan di perubahan. Jika tidak demikian, harus dilakukan pergeseran anggaran,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Sasar Vaksin Pengunjung Warkop

 

Pergeseran adalah menggeser anggaran salah program. Anggarannya dialihkan untuk lampu itu. Udin, sapaanya melanjutkan, lampu dipasang tidak semewah di Jembatan Sosrodilogo Trucuk. Anggarannya tidak besar. Lampu akan dipasang cukup sederhana. ‘’Tapi tetap ada gebyarnya. Sehingga, bisa menjadi daya tarik warga,’’ jelasnya.

 

Lampu kelap-kelip di Jembatan Sosrodilogo Trucuk dipasang sejak 2019 lalu. Anggaranya sekitar Rp 5 miliar. Lampu itu membuat jembatan semakin menarik ketika malam. Kini, jembatan itu menjadi salah satu tempat hiburan warga Bojonegoro. ‘’Ekonomi di sekitar jembatan tumbuh,’’ jelasnya.

 

Sayangnya lampu jembatan itu kini tidak dinyalakan terus. Itu terjadi sejak pertengahan 2021 akibat penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Lampu itu kini hanya dinyalakan ketika Sabtu dan Minggu. Selain itu hanya dinyalakan kampu penerang.

Baca Juga :  Siapkan Sanksi Bagi ASN yang Berlibur ke Luar Kota

 

Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar mengatakan, jembatan-jembatan dibangun pemkab itu membuat akses transportasi menjadi mudah. Hal itu tentu akan membuat perekonomian antar kabupaten terus meningkat.  Berbagai warung bermunculan. Hal itu tentu bernilai positif bagi perekonomian warga. ‘’Jika jembatan diberikan fasilitas lampu, tentu akan lebih menarik,’’ jelasnya. (zim/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/