alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Ragam Aduan Diterima Petugas Damkar

“Kring-Kring”, Tolong Ambilkan Cincin, Juga Giring Kambing

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – “Kring-kring” suara telepon berdering. Petugas dinas pemadam kebakaran (damkar) pun bergegas sigap mengira ada kabar kebakaran. Ternyata, si penelepon memberitahu adanya puluhan kambing di depan Stasiun Bojonegoro. Kambing yang mengembek-embek itu mengganggu pengendara jalan melintas.

 

Petugas pun tersenyum. Namun, karena aduan tim damkar pun menuju ke lokasi pengaduan si penelpon. Aduan pada Januari lalu itu, petugas damkar bergegas menggiring puluhan kambing yang lepas di depan stasiun turut Jalan Gajahmada.

 

Ternyata aduan sangat bervariasi. Dinas damkar kini tidak lagi identik memadamkan api. Selain menggiring kambing, ada lagi aduan warga untuk mengevakuasi kucing kecemplung sumur atau tersangkut di atas pohon. Ada juga aduan minta bantuan melepaskan cincin.

 

Ada-ada saja aduan dari warga. Aduan terbanyak didominasi penanganan ular dan tawon ndas. Namun, ada aduan unik lainnya juga masuk, seperti ambil kunci. “Pernah dimintai tolong ambilkan kunci masuk got. Ambilkan kunci di atas genteng rumah. Padahal, sebenarnya yang bersangkutan bisa panggil pembuat kunci dibuatkan kunci baru. Tapi karena sudah mengadu ke kami, tentu kami tangani,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Bojonegoro Ahmad Adi Winarto.

Baca Juga :  Pembelajaran Tatap Muka Madrasah Menunggu Izin Pemkab

 

Dia menjelaskan, petugas damkar tidak hanya bertugas memadamkan kebakaran. Ada beragam penyelamatan atau evakuasi nonkebakaran. Bahkan, jumlah kejadian nonkebakaran tiap tahunnya lebih banyak dibanding kejadian kebakaran.

 

Misalnya, data kebakaran pada 2020 sebanyak 112 kejadian. Sedangkan data nonkebakaran pada 2020 sebanyak 394 kejadian. Lalu data kebakaran pada 2021 ada 150 kasus, sedangkan data nonkebakaran selama 2021 sebanyak 799 kejadian. “Kejadian atau aduan nonkebakaran ada kenaikan dua kali lipat pada 2020 hingga 2021,” ujar Adi.

 

Bahkan, pada Januari dan Februari 2022 aduan nonkebakaran sudah ditangani petugas damkar sebanyak 188 kejadian. Sedangkan data kebakaran dari Januari hingga pertengahan Maret sebanyak 20 kejadian. Adi menyimpulkan, masyarakat sudah terinformasi terkait adanya petugas damkar punya tugas pemadaman dan penyelamatan.

 

Karena masyarakat tahu kalau layanan dari damkar itu tanpa dipungut biaya. Sehingga tak jarang aduan masuk makin unik. Juga ada delapan pos damkar se-Bojonegoro terdiri atas Pos Padangan, Sekar, Padangan, Ngraho, Ngambon, Kedungadem, Bojonegoro, dan Baureno. “Berarti nomor damkar ini sudah tersebar dengan baik, masyarakat pun cepat menghubungi kami,” bebernya.

Baca Juga :  Sepekan tanpa Kang Yoto, Dialog Publik Off

 

Petugas damkar beberapa kali mengevakuasi mobil terperosok, mobil terguling, dan penanganan pohon tumbang. Adi menambahkan, petugas damkar siap melayani 24 jam. Sebanyak 102 petugas tersebar di delapan pos tersebut.

 

Aduan tidak langsung ditangani ialah penanganan tawon ndas. Apabila aduannya masuk siang, karena khusus penanganan tawon ndas itu harus dilakukan ketika malam. Saat itu tawon ndas tidak aktif atau lemah. “Aduan tawon ndas ini masuk setiap hari. Pada Januari lalu 58 aduan, pada Februari lalu 27 aduan,” katanya.

Menurutnya, siapapun yang ingin menjadi petugas damkar harus punya jiwa sosial tinggi. Kerjanya tidak mengenal waktu. Tak jarang harus berhadapan masyarakat kurang puas dengan layanan damkar, jadi juga harus sabar. (bgs/rij)

 

FORMASI EVAKUASI: Deretan personel dimiliki dinas damkar. Mulai pemadam kebakaran, vertical rescue, penjinak hewan buas, penyelam, hingga fire guard. Mereka kerap dibutuhkan terutama aduan non-kebakaran. (BHAGAS DANI PURWOKO/R.BJN)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – “Kring-kring” suara telepon berdering. Petugas dinas pemadam kebakaran (damkar) pun bergegas sigap mengira ada kabar kebakaran. Ternyata, si penelepon memberitahu adanya puluhan kambing di depan Stasiun Bojonegoro. Kambing yang mengembek-embek itu mengganggu pengendara jalan melintas.

 

Petugas pun tersenyum. Namun, karena aduan tim damkar pun menuju ke lokasi pengaduan si penelpon. Aduan pada Januari lalu itu, petugas damkar bergegas menggiring puluhan kambing yang lepas di depan stasiun turut Jalan Gajahmada.

 

Ternyata aduan sangat bervariasi. Dinas damkar kini tidak lagi identik memadamkan api. Selain menggiring kambing, ada lagi aduan warga untuk mengevakuasi kucing kecemplung sumur atau tersangkut di atas pohon. Ada juga aduan minta bantuan melepaskan cincin.

 

Ada-ada saja aduan dari warga. Aduan terbanyak didominasi penanganan ular dan tawon ndas. Namun, ada aduan unik lainnya juga masuk, seperti ambil kunci. “Pernah dimintai tolong ambilkan kunci masuk got. Ambilkan kunci di atas genteng rumah. Padahal, sebenarnya yang bersangkutan bisa panggil pembuat kunci dibuatkan kunci baru. Tapi karena sudah mengadu ke kami, tentu kami tangani,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Bojonegoro Ahmad Adi Winarto.

Baca Juga :  Dinperinaker Bojonegoro Pencairan THR 2022  Tak Boleh Telat

 

Dia menjelaskan, petugas damkar tidak hanya bertugas memadamkan kebakaran. Ada beragam penyelamatan atau evakuasi nonkebakaran. Bahkan, jumlah kejadian nonkebakaran tiap tahunnya lebih banyak dibanding kejadian kebakaran.

 

Misalnya, data kebakaran pada 2020 sebanyak 112 kejadian. Sedangkan data nonkebakaran pada 2020 sebanyak 394 kejadian. Lalu data kebakaran pada 2021 ada 150 kasus, sedangkan data nonkebakaran selama 2021 sebanyak 799 kejadian. “Kejadian atau aduan nonkebakaran ada kenaikan dua kali lipat pada 2020 hingga 2021,” ujar Adi.

 

Bahkan, pada Januari dan Februari 2022 aduan nonkebakaran sudah ditangani petugas damkar sebanyak 188 kejadian. Sedangkan data kebakaran dari Januari hingga pertengahan Maret sebanyak 20 kejadian. Adi menyimpulkan, masyarakat sudah terinformasi terkait adanya petugas damkar punya tugas pemadaman dan penyelamatan.

 

Karena masyarakat tahu kalau layanan dari damkar itu tanpa dipungut biaya. Sehingga tak jarang aduan masuk makin unik. Juga ada delapan pos damkar se-Bojonegoro terdiri atas Pos Padangan, Sekar, Padangan, Ngraho, Ngambon, Kedungadem, Bojonegoro, dan Baureno. “Berarti nomor damkar ini sudah tersebar dengan baik, masyarakat pun cepat menghubungi kami,” bebernya.

Baca Juga :  Pencairan BLT Dana Desa Masih Minim

 

Petugas damkar beberapa kali mengevakuasi mobil terperosok, mobil terguling, dan penanganan pohon tumbang. Adi menambahkan, petugas damkar siap melayani 24 jam. Sebanyak 102 petugas tersebar di delapan pos tersebut.

 

Aduan tidak langsung ditangani ialah penanganan tawon ndas. Apabila aduannya masuk siang, karena khusus penanganan tawon ndas itu harus dilakukan ketika malam. Saat itu tawon ndas tidak aktif atau lemah. “Aduan tawon ndas ini masuk setiap hari. Pada Januari lalu 58 aduan, pada Februari lalu 27 aduan,” katanya.

Menurutnya, siapapun yang ingin menjadi petugas damkar harus punya jiwa sosial tinggi. Kerjanya tidak mengenal waktu. Tak jarang harus berhadapan masyarakat kurang puas dengan layanan damkar, jadi juga harus sabar. (bgs/rij)

 

FORMASI EVAKUASI: Deretan personel dimiliki dinas damkar. Mulai pemadam kebakaran, vertical rescue, penjinak hewan buas, penyelam, hingga fire guard. Mereka kerap dibutuhkan terutama aduan non-kebakaran. (BHAGAS DANI PURWOKO/R.BJN)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/