alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Harumkan Bumi Wali, MAN 1 Tuban Sabet Dua Juara Kompetisi Robotik

Luar biasa. Dua tim robotik Madrasah Aliyah Negeri 1 Tuban berhasil menjuarai dua kejuaraan tingkat nasional dalam ajang Madrasah Robotic Competition (MRC) 2020 di Kampus Universitas Islam As-Syafiiyah Jakarta pada 8—10 Februari. Kompetisi tersebut di gelar oleh Kementrian Agama (Kemenag). 

Dalam ajang ini, tim Muscle yang beranggotakan M. Dikky Darmawan (XI MIPA-4) dan M. Arif Nugroho (XI MIPA-1) berhasil menyabet juara I tingkat nasional best design. Kategorinya Am­phibious Solar Vehicle (ASV). 

Tim Armori yang diawaki M. Syihabbulmillah (XII MIPA-3) dan Ahmad Yulda Wildanu (XII MIPA-5) berhasil memenangkan juara III tingkat nasional best point. Kategorinya, Sumo-IOT.

MRC merupakan ajang kompetisi robotika dan otomasi tingkat madrasah se-Indonesia. Pe­laksanaan MRC sudah memasuki tahun keenam sejak kali pertama diselenggarakan pada 2015 di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. 

Di tahun keenam ini diharapkan terjadi pe­ningkatan kualitas dan output yang dihasilkan, karena kompetisi robotik madrasah merupakan program baru yang menjadi salah satu program unggulan Direktorat KSKK Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama. Dalam kompetisi ini, peserta dituntut dapat berkreasi. Mulai mene­mukan ide, me­rakit atau merancang, meng­operasikan, hing­ga mene­mukan tek­­nologi baru di bi­dang robotika dan otomasi yang di­ran­cang agar me­miliki manfaat bagi kehidupan manusia. 

Baca Juga :  Daging Ayam Merangkak Naik

Lomba ini bermanfaat untuk mengembangkan daya nalar dan membangun cara berpikir siswa untuk lebih kreatif dan inovatif.

Kompetisi yang digelar di Kampus Islam As-Syafiiyah Jakarta tersebut melombakan tujuh kategori. Yakni, Internet Of Thinks, Amphibious Solar Vehicle (ASV), Maze Solving, Creative, Underwater, Sumo IOT, dan Line Follower Analog.

Kepala MAN 1 Tuban Dr. H. Muhammad Badar M.Ag.MM mengucapakan selamat dan sukses ke­pada peserta didiknya yang berhasil menjuarai kompetisi robotik tingkat nasional tersebut. Dikatakan dia, dirinya bersyukur bisa mengan­tarkan anak didiknya  berprestasi. ‘’Saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan men-support seluruh kegiatan madrasah hingga tercapainya prestasi dan keberhasilan seperti ini,’’ ujarnya kepada awak media. 

Dikatakan pendidik kelahiran Bojonegoro ini, persiapan mengikuti kompetisi tersebut berlangsung enam bulan lalu. Dalam persiapan tersebut, peserta dibekali pembimbing yang andal. Selama pembekalan, kata dia, peserta tidak hanya dibekali hal-hal teknis, namun juga dilatih kebersamaan dan kekompakannya untuk menyiapkan robot yang terbaik untuk mengikuti kompetisi. ‘’Memang mengikuti kompetisi ini tidaklah mudah, namun semua sudah kita persiapkan be­berapa bulan lalu dengan sangat baik hingga kita berhasil men­dapatkan hasil yang sangat baik,’’ jelasnya.

Baca Juga :  17 Agustus Tanpa Perayaan, Hanya Upacara Kemerdekaan

Alumnus S3 UIN Malang tersebut ini juga me­nyampaikan, tidak hanya prestasi tingkat nasional, ke depannya dia juga berusaha mem­bawa anak didiknya berprestasi ke tingkat internasional. 

Menurutnya, raihan ini merupakan bukti MAN 1 Tuban dapat mencetak siswa-siswa berprestasi dan mempunyai daya saing tinggi. ‘’Ini merupakan bukti lembaga pendidikan MAN 1 Tuban tidak kalah bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya,’’

Badar juga berharap terciptanya madrasah yang hebat dan bermartabat serta berprestasi tingkat nasional dan internasional. Untuk memenuhi harapan tersebut, dia berharap dukungan dari Kantor Ke­mentrian Agama Kabupaten Tuban, Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, ITS Surabaya, dukungan dari wali murid, dan para guru pendidik. ‘’Prestasi ini dapat menjadi penyemangat bagi siswa lainnya untuk lebih giat dan berusaha meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,’’ kata dia.

Pembina robotik MAN 1 Tuban Dina Kamila me­ngatakan, dirinya merasa bangga bisa membawa siswanya meraih pestasi  di tingkat nasional. Me­nurutnya, ini kali pertama dirinya membawa anak-anak mengikuti kompetisi robotik. Dia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal lebih mengenal medan kompetisi. Dina berharap ke depan MAN 1 Tuban konsisten untuk mengikuti lom­ba robotika. Tentunya, dengan target bertahan menjadi juara pertama pada beberapa kategori yang dilombakan.

Luar biasa. Dua tim robotik Madrasah Aliyah Negeri 1 Tuban berhasil menjuarai dua kejuaraan tingkat nasional dalam ajang Madrasah Robotic Competition (MRC) 2020 di Kampus Universitas Islam As-Syafiiyah Jakarta pada 8—10 Februari. Kompetisi tersebut di gelar oleh Kementrian Agama (Kemenag). 

Dalam ajang ini, tim Muscle yang beranggotakan M. Dikky Darmawan (XI MIPA-4) dan M. Arif Nugroho (XI MIPA-1) berhasil menyabet juara I tingkat nasional best design. Kategorinya Am­phibious Solar Vehicle (ASV). 

Tim Armori yang diawaki M. Syihabbulmillah (XII MIPA-3) dan Ahmad Yulda Wildanu (XII MIPA-5) berhasil memenangkan juara III tingkat nasional best point. Kategorinya, Sumo-IOT.

MRC merupakan ajang kompetisi robotika dan otomasi tingkat madrasah se-Indonesia. Pe­laksanaan MRC sudah memasuki tahun keenam sejak kali pertama diselenggarakan pada 2015 di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. 

Di tahun keenam ini diharapkan terjadi pe­ningkatan kualitas dan output yang dihasilkan, karena kompetisi robotik madrasah merupakan program baru yang menjadi salah satu program unggulan Direktorat KSKK Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama. Dalam kompetisi ini, peserta dituntut dapat berkreasi. Mulai mene­mukan ide, me­rakit atau merancang, meng­operasikan, hing­ga mene­mukan tek­­nologi baru di bi­dang robotika dan otomasi yang di­ran­cang agar me­miliki manfaat bagi kehidupan manusia. 

Baca Juga :  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXIX Tingkat Kabupaten Tuban 2020

Lomba ini bermanfaat untuk mengembangkan daya nalar dan membangun cara berpikir siswa untuk lebih kreatif dan inovatif.

Kompetisi yang digelar di Kampus Islam As-Syafiiyah Jakarta tersebut melombakan tujuh kategori. Yakni, Internet Of Thinks, Amphibious Solar Vehicle (ASV), Maze Solving, Creative, Underwater, Sumo IOT, dan Line Follower Analog.

Kepala MAN 1 Tuban Dr. H. Muhammad Badar M.Ag.MM mengucapakan selamat dan sukses ke­pada peserta didiknya yang berhasil menjuarai kompetisi robotik tingkat nasional tersebut. Dikatakan dia, dirinya bersyukur bisa mengan­tarkan anak didiknya  berprestasi. ‘’Saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan men-support seluruh kegiatan madrasah hingga tercapainya prestasi dan keberhasilan seperti ini,’’ ujarnya kepada awak media. 

Dikatakan pendidik kelahiran Bojonegoro ini, persiapan mengikuti kompetisi tersebut berlangsung enam bulan lalu. Dalam persiapan tersebut, peserta dibekali pembimbing yang andal. Selama pembekalan, kata dia, peserta tidak hanya dibekali hal-hal teknis, namun juga dilatih kebersamaan dan kekompakannya untuk menyiapkan robot yang terbaik untuk mengikuti kompetisi. ‘’Memang mengikuti kompetisi ini tidaklah mudah, namun semua sudah kita persiapkan be­berapa bulan lalu dengan sangat baik hingga kita berhasil men­dapatkan hasil yang sangat baik,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Daerah Rendah Terendam Banjir Lebih Lama

Alumnus S3 UIN Malang tersebut ini juga me­nyampaikan, tidak hanya prestasi tingkat nasional, ke depannya dia juga berusaha mem­bawa anak didiknya berprestasi ke tingkat internasional. 

Menurutnya, raihan ini merupakan bukti MAN 1 Tuban dapat mencetak siswa-siswa berprestasi dan mempunyai daya saing tinggi. ‘’Ini merupakan bukti lembaga pendidikan MAN 1 Tuban tidak kalah bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya,’’

Badar juga berharap terciptanya madrasah yang hebat dan bermartabat serta berprestasi tingkat nasional dan internasional. Untuk memenuhi harapan tersebut, dia berharap dukungan dari Kantor Ke­mentrian Agama Kabupaten Tuban, Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, ITS Surabaya, dukungan dari wali murid, dan para guru pendidik. ‘’Prestasi ini dapat menjadi penyemangat bagi siswa lainnya untuk lebih giat dan berusaha meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,’’ kata dia.

Pembina robotik MAN 1 Tuban Dina Kamila me­ngatakan, dirinya merasa bangga bisa membawa siswanya meraih pestasi  di tingkat nasional. Me­nurutnya, ini kali pertama dirinya membawa anak-anak mengikuti kompetisi robotik. Dia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal lebih mengenal medan kompetisi. Dina berharap ke depan MAN 1 Tuban konsisten untuk mengikuti lom­ba robotika. Tentunya, dengan target bertahan menjadi juara pertama pada beberapa kategori yang dilombakan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/