alexametrics
32.3 C
Bojonegoro
Wednesday, October 5, 2022

Disdik Bojonegoro Susun Juknis, Anggaran Belum Cair

Hibah 86 Madrasah, Menyasar Lembaga Swasta

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sebanyak 87 madrasah tahun ini berpeluang mendapatkan bantuan hibah rehabilitasi sarana dan prasarana (sarpras). Anggaran hibah dari Pemkab Bojonegoro. Rerata madrasah ibtidaiyah (MI) dan madrasah tsanawiyah (MTs) swasta.

 

Setiap madrasah mendapat Rp 150 juta hingga Rp 200 juta. Total anggaran Rp 14 miliar. Saat ini hibah belum disalurkan. Masih dalam tahap pembuatan petunjuk teknis (juknis).

 

Kasi Sarpras Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Zaenal Arifin mengatakan, hampir semua madrasah yang mendapat dana hibah perbaikan sarpras berstatus swasta. Di kecamatan kota terdapat dua lembaga. “MI Hidayatul Athfal Kalirejo dan SMP Plus Ar Rahmat,” ungkapnya kemarin (10/8).

- Advertisement -

 

Baca Juga :  Inovasi Pertanian untuk KUD Sedya Mulya

Zaenal menjelaskan, dana hibah digunakan penambahan ruang kelas baru, pembangunan toilet, pagar, pavingisasi halaman, hingga rehabilitasi laboratorium. Hingga kini hibah rehabilitasi sarpras belum dicairkan. Tim disdik masih proses penyusunan juknis. “Kami target selesai secepatnya,” janjinya.

 

Sekretaris Disdik Suyanto mengatakan, rerata madrasah swasta mendapat hibah untuk membantu pembangunan di lembaga tersebut. Tahun ini terdapat banyak madrasah mendapat hibah rehabilitasi. Namun, tidak ada madrasah negeri di wilayah kota yang menerima, sebab sudah memiliki anggaran sendiri untuk perbaikan sarpras.

 

Menurut Suyanto, sampai saat ini dana hibah belum disalurkan ke lembaga. Proses baru pada review juknis. Mulai juknis tahap pencarian, penggunaan, hingga pelaporan. (irv/rij)

Baca Juga :  Izin Tambang Gunung Kapur Ditangani Pemprov, Pemkab Masih Minim Data

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sebanyak 87 madrasah tahun ini berpeluang mendapatkan bantuan hibah rehabilitasi sarana dan prasarana (sarpras). Anggaran hibah dari Pemkab Bojonegoro. Rerata madrasah ibtidaiyah (MI) dan madrasah tsanawiyah (MTs) swasta.

 

Setiap madrasah mendapat Rp 150 juta hingga Rp 200 juta. Total anggaran Rp 14 miliar. Saat ini hibah belum disalurkan. Masih dalam tahap pembuatan petunjuk teknis (juknis).

 

Kasi Sarpras Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Zaenal Arifin mengatakan, hampir semua madrasah yang mendapat dana hibah perbaikan sarpras berstatus swasta. Di kecamatan kota terdapat dua lembaga. “MI Hidayatul Athfal Kalirejo dan SMP Plus Ar Rahmat,” ungkapnya kemarin (10/8).

- Advertisement -

 

Baca Juga :  Persiapkan Saksi-Saksi Kunci

Zaenal menjelaskan, dana hibah digunakan penambahan ruang kelas baru, pembangunan toilet, pagar, pavingisasi halaman, hingga rehabilitasi laboratorium. Hingga kini hibah rehabilitasi sarpras belum dicairkan. Tim disdik masih proses penyusunan juknis. “Kami target selesai secepatnya,” janjinya.

 

Sekretaris Disdik Suyanto mengatakan, rerata madrasah swasta mendapat hibah untuk membantu pembangunan di lembaga tersebut. Tahun ini terdapat banyak madrasah mendapat hibah rehabilitasi. Namun, tidak ada madrasah negeri di wilayah kota yang menerima, sebab sudah memiliki anggaran sendiri untuk perbaikan sarpras.

 

Menurut Suyanto, sampai saat ini dana hibah belum disalurkan ke lembaga. Proses baru pada review juknis. Mulai juknis tahap pencarian, penggunaan, hingga pelaporan. (irv/rij)

Baca Juga :  OKB Tuban dan Dampak Perubahan Sosial Secara Mendadak

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/