alexametrics
29.8 C
Bojonegoro
Saturday, August 13, 2022

Mahasiswa Internasional Terpikat Wisata Alam Tuban

- Advertisement -

Radar Tuban – Wisata alam Tuban memikat wisatawan asing. Kemarin (10/3), sejumlah mahasiswa kelas internasional dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia mengunjungi destinasi wisata di Bumi Wali.

Tujuannya untuk menikmati wisata alam yang tak dimiliki semua kota di Nusantara. Mereka yang berwisata ke Tuban adalah Misa dari Madagaskar, Ola Almusaddar (Palestina), dan Pray God (Rwanda). Berikutnya, Steve, James, dan Ibrahim, ketiganya dari Tanzania, Afrika. Mereka tercatat sebagai mahasiswa kelas internasional dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Uni versitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (Undip), dan Universitas Pembangunan Indonesia (UPI).

Selama di Tuban, mereka mengunjungi Pantai Kelapa, Pantai Remen, TITD Kwan Sing Bio, dan Gua Akbar. Diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban, keenamnya kompak memilih Tuban sebagai salah satu destinasi traveling karena memiliki wisata alam yang menarik

Baca Juga :  Sekolah Belum Putuskan Pembelajaran Semester Genap

‘’Wisata alam di Tuban sangat menarik, tapi sayangnya kurang promosi, sehingga tidak terlalu terkenal,’’ kata Ola, mahasiswi asal Palestina dengan bahasa Inggris.

James mengaku sangat tertarik dengan wisata di Indonesia. Saat libur kuliah, dia selalu mempunyai jadwal untuk jalan-jalan ke berbagai tempat wisata di Indonesia. Semua yang dituju adalah wisata alam. Salah satu favoritnya Bali, kedua Tuban. ‘’Wisatanya bagus-bagus, orangnya ramah,’’ ucap dia.

- Advertisement -

Rata-rata keenam mahasiswa tersebut baru satu hingga dua tahun di tanah air. Karena itu, mereka tidak terlalu fasih bahasa Indonesia. Meski demikian, mereka mengaku tak segan untuk jalan-jalan ke berbagai kota di Indonesia karena selalu ada orang yang bersedia jadi pemandu wisata. ‘’Saya suka wisata pantai, yang paling sering saya kunjungi Bali. Mungkin selanjutnya akan sering ke Tuban,’’ kata mahasiswa pascasarjana Unair itu.

Baca Juga :  Pasien Membeludak, RSUD Akhirnya Tambah Ruang UGD Baru

Radar Tuban – Wisata alam Tuban memikat wisatawan asing. Kemarin (10/3), sejumlah mahasiswa kelas internasional dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia mengunjungi destinasi wisata di Bumi Wali.

Tujuannya untuk menikmati wisata alam yang tak dimiliki semua kota di Nusantara. Mereka yang berwisata ke Tuban adalah Misa dari Madagaskar, Ola Almusaddar (Palestina), dan Pray God (Rwanda). Berikutnya, Steve, James, dan Ibrahim, ketiganya dari Tanzania, Afrika. Mereka tercatat sebagai mahasiswa kelas internasional dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Uni versitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (Undip), dan Universitas Pembangunan Indonesia (UPI).

Selama di Tuban, mereka mengunjungi Pantai Kelapa, Pantai Remen, TITD Kwan Sing Bio, dan Gua Akbar. Diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban, keenamnya kompak memilih Tuban sebagai salah satu destinasi traveling karena memiliki wisata alam yang menarik

Baca Juga :  Pasien Membeludak, RSUD Akhirnya Tambah Ruang UGD Baru

‘’Wisata alam di Tuban sangat menarik, tapi sayangnya kurang promosi, sehingga tidak terlalu terkenal,’’ kata Ola, mahasiswi asal Palestina dengan bahasa Inggris.

James mengaku sangat tertarik dengan wisata di Indonesia. Saat libur kuliah, dia selalu mempunyai jadwal untuk jalan-jalan ke berbagai tempat wisata di Indonesia. Semua yang dituju adalah wisata alam. Salah satu favoritnya Bali, kedua Tuban. ‘’Wisatanya bagus-bagus, orangnya ramah,’’ ucap dia.

- Advertisement -

Rata-rata keenam mahasiswa tersebut baru satu hingga dua tahun di tanah air. Karena itu, mereka tidak terlalu fasih bahasa Indonesia. Meski demikian, mereka mengaku tak segan untuk jalan-jalan ke berbagai kota di Indonesia karena selalu ada orang yang bersedia jadi pemandu wisata. ‘’Saya suka wisata pantai, yang paling sering saya kunjungi Bali. Mungkin selanjutnya akan sering ke Tuban,’’ kata mahasiswa pascasarjana Unair itu.

Baca Juga :  RTH-Wisata Tutup Pukul 15.00, Karaoke Pukul 22.00

Artikel Terkait

Most Read

Harga Cabai Masih Tinggi

Taat Perintah Kiai

Korupsi di Lembaga Pendidikan

Artikel Terbaru


/