alexametrics
30.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Wakil Ketua Dewan Bakal Didampingi Aspri

TUBAN, Radar Tuban-Mulai tahun ini, tiga wakil ketua DPRD Tuban bakal didampingi asisten pribadi (aspri). Hak protokoler tersebut bakal diterima seperti halnya ketua dewan. 

Wakil Ketua DPRD Tuban M. Ilmi Zada ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban menyampaikan, keberadaan  asisten pribadi yang melekat pada setiap wakil ketua dewan merupakan usulan DPRD Tuban periode sebelumnya. Hanya saja, kebijakan tersebut baru dijalankan tahun ini. ‘’Bulan ini sedang proses penyetoran berkas (nama aspri yang diusulkan),’’ kata politikus Partai Demokrat ini. 

Proses rekrutmen aspri sama halnya dengan staf ahli fraksi. Yakni, masing-masing fraksi menyetorkan nama untuk diangkat menjadi staf ahli. Bedanya, terang putra sulung Ketua DPC Partai Demokrat Tuban M. Anwar itu, untuk aspri diatur lebih jelas. Salah satunya batas usia maksimal 35 tahun. Ditanya terkait honor aspri yang berstatus honorer tersebut, Ilmi, sapaan akrabnya tidak tahu- menahu.  ‘’Lebih jelasnya tanyakan ke sekwan,’’ ujar dia. 

Baca Juga :  Gelar Maulid Nabi, Airlangga Minta Doa Ulama Hadapi Pemilu 2024

Senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Tuban Andhi Hartanto. ‘’Akan ada aspri untuk pimpinan,’’ tutur Andhi sesaat sebelum menerima tamu dari Poros Perubahan, Selasa (7/12). 

Kabag Humas dan Hubungan Antar Lembaga DPRD Tuban Sri Hidajati ketika dikonfirmasi membenarkan rencana aspri untuk tiga wakil ketua dewan. Sedangkan untuk ketua DPRD Tuban sudah melekat sejak menjabat. ‘’Itu dari staf sekretariat yang ditugaskan sebagai aspri pimpinan,’’ ujar dia. Proses rekrutmennya, terang dia, melalui assessment internal.

TUBAN, Radar Tuban-Mulai tahun ini, tiga wakil ketua DPRD Tuban bakal didampingi asisten pribadi (aspri). Hak protokoler tersebut bakal diterima seperti halnya ketua dewan. 

Wakil Ketua DPRD Tuban M. Ilmi Zada ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban menyampaikan, keberadaan  asisten pribadi yang melekat pada setiap wakil ketua dewan merupakan usulan DPRD Tuban periode sebelumnya. Hanya saja, kebijakan tersebut baru dijalankan tahun ini. ‘’Bulan ini sedang proses penyetoran berkas (nama aspri yang diusulkan),’’ kata politikus Partai Demokrat ini. 

Proses rekrutmen aspri sama halnya dengan staf ahli fraksi. Yakni, masing-masing fraksi menyetorkan nama untuk diangkat menjadi staf ahli. Bedanya, terang putra sulung Ketua DPC Partai Demokrat Tuban M. Anwar itu, untuk aspri diatur lebih jelas. Salah satunya batas usia maksimal 35 tahun. Ditanya terkait honor aspri yang berstatus honorer tersebut, Ilmi, sapaan akrabnya tidak tahu- menahu.  ‘’Lebih jelasnya tanyakan ke sekwan,’’ ujar dia. 

Baca Juga :  Lima Cabor Bojonegoro Sukses Pra-Porprov

Senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Tuban Andhi Hartanto. ‘’Akan ada aspri untuk pimpinan,’’ tutur Andhi sesaat sebelum menerima tamu dari Poros Perubahan, Selasa (7/12). 

Kabag Humas dan Hubungan Antar Lembaga DPRD Tuban Sri Hidajati ketika dikonfirmasi membenarkan rencana aspri untuk tiga wakil ketua dewan. Sedangkan untuk ketua DPRD Tuban sudah melekat sejak menjabat. ‘’Itu dari staf sekretariat yang ditugaskan sebagai aspri pimpinan,’’ ujar dia. Proses rekrutmennya, terang dia, melalui assessment internal.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/