alexametrics
22.5 C
Bojonegoro
Wednesday, June 29, 2022

LPI BAS Tuban Gelar Parenting Online

Radar Tuban – Seluruh jenjang di bawah Lembaga Pendidikan Islam Bina Anak Sholeh (LPI BAS) Tuban siap menyambut adaptasi kebiasaan baru di lingkungan pendidikan. Untuk mematangkan persiapan adaptasi baru, LPI di bawah Yayasan Bahrul Huda menggelar Parenting Online Di Tengah Pandemi Covid-19, Sabtu (8/8).

Acara yang mengusung tema Normalitas Baru Pembelajaran Ma’had Bahrul Huda Tuban diselenggarakan di lantai 4 ma’had. Menghadirkan pembicara Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung dr Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B Finacs, M.Kes. RSUD Tulungagung merupakan RS terbaik dunia yang menerima Gold Award dalam Forum International Hospital Federation Congress and Award ke-43 di Oman, UEA.

Turut hadir Pembina LPI BAS Tuban KH Fathul Huda. Selanjutnya Komandan Kodim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon, Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo, Ketua LPI BAS Tuban H. M. Rowi, seluruh kepala sekolah serta guru di bawah LPI BAS Tuban, dan segenap tamu undangan.

Baca Juga :  Pemerintah Belum Putuskan Kelanjutan Bantuan Subsidi Upah

Acara disiarkan melalui Google Meet, Zoom, dan Youtube. Sehingga bisa diikuti ribuan orang tua siswa jenjang KB, TK, SD, SMP, dan SMA di bawah LPI BAS Tuban. Diawali dengan penjelasan tentang kondisi Covid-19 di Bumi Wali oleh Pembina LPI BAS Tuban yang juga Bupati Tuban Fathul Huda.

‘’Ini dalam rangka menyambut aturan baru yang memperbolehkan sekolah di buka jika sudah zona kuning,’’ jelas dia. Bupati menjelaskan saat ini vaksin Covid-19 sedang diujocoba di Bandung. Jika vaksin sudah diverifikasi, maka akan dilakukan vaksin masal untuk siswa sebelum pembelajaran tatap muka dimulai.

Namun jika vaksin belum ditemukan, maka pembelajaran di sekolah akan dibuka atas seizin orang tua. ‘’Dua bulan lagi semoga Tuban sudah zona kuning,’’ lanjut dia yakin. Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung dr Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B Finacs, M.Kes mengatakan virus korona tidak bisa hilang, tapi bisa dikendalikan. Salah satu cara mengendalikan korona sementara ini adalah dengan disiplin.

Baca Juga :  Virus Sudah Bermutasi, Apakah Vaksin Masih Efektif?

‘’Kalau pembelajaran pondok pesantren lebih aman, asal siswa yang masuk pondok dipastikan dulu kesehatanya dan tidak boleh sering dijenguk orang dari luar,’’ lanjut dia. Dokter yang sukses memimpin RSUD Tulungagung dengan sejumlah penghargaan dunia ini juga berbagi tips belajar aman bagi guru dan siswa.

Jika pembelajaran di Ma’had Bahrul Huda dimulai, dia menya rankan siswa menjalani sejumlah skrining kesehatan. ‘’Siswa yang kondisinya sakit atau yang memiliki keluarga berisiko tinggi lebih baik tetap di rumah dan belajar daring,’’ imbau dia.

Ketua LPI Bina Anak Sholeh (BAS) Tuban Drs. H. M. Rowi, M.Si mengatakan didatang kannya narasumber berprestasi dunia tersebut untuk mengedukasi seluruh pendidik dan juga orang tua. Tujuannya agar seluruh keluarga besar LPI BAS Tuban siap menghadapi normalitas baru di ling kungan pendidikan. ‘’Semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat untuk Pemkab Tuban, pendidik LPI BAS, orang tua siswa, maupun masyarakat,’’ harap Rowi.

Radar Tuban – Seluruh jenjang di bawah Lembaga Pendidikan Islam Bina Anak Sholeh (LPI BAS) Tuban siap menyambut adaptasi kebiasaan baru di lingkungan pendidikan. Untuk mematangkan persiapan adaptasi baru, LPI di bawah Yayasan Bahrul Huda menggelar Parenting Online Di Tengah Pandemi Covid-19, Sabtu (8/8).

Acara yang mengusung tema Normalitas Baru Pembelajaran Ma’had Bahrul Huda Tuban diselenggarakan di lantai 4 ma’had. Menghadirkan pembicara Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung dr Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B Finacs, M.Kes. RSUD Tulungagung merupakan RS terbaik dunia yang menerima Gold Award dalam Forum International Hospital Federation Congress and Award ke-43 di Oman, UEA.

Turut hadir Pembina LPI BAS Tuban KH Fathul Huda. Selanjutnya Komandan Kodim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon, Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo, Ketua LPI BAS Tuban H. M. Rowi, seluruh kepala sekolah serta guru di bawah LPI BAS Tuban, dan segenap tamu undangan.

Baca Juga :  Dinilai Provokasi dan Menjatuhkan Nakes, 15 Akun Facebook Dilaporkan

Acara disiarkan melalui Google Meet, Zoom, dan Youtube. Sehingga bisa diikuti ribuan orang tua siswa jenjang KB, TK, SD, SMP, dan SMA di bawah LPI BAS Tuban. Diawali dengan penjelasan tentang kondisi Covid-19 di Bumi Wali oleh Pembina LPI BAS Tuban yang juga Bupati Tuban Fathul Huda.

‘’Ini dalam rangka menyambut aturan baru yang memperbolehkan sekolah di buka jika sudah zona kuning,’’ jelas dia. Bupati menjelaskan saat ini vaksin Covid-19 sedang diujocoba di Bandung. Jika vaksin sudah diverifikasi, maka akan dilakukan vaksin masal untuk siswa sebelum pembelajaran tatap muka dimulai.

Namun jika vaksin belum ditemukan, maka pembelajaran di sekolah akan dibuka atas seizin orang tua. ‘’Dua bulan lagi semoga Tuban sudah zona kuning,’’ lanjut dia yakin. Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung dr Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B Finacs, M.Kes mengatakan virus korona tidak bisa hilang, tapi bisa dikendalikan. Salah satu cara mengendalikan korona sementara ini adalah dengan disiplin.

Baca Juga :  Uruk Sungai, Proyek JLS Diprotes Warga

‘’Kalau pembelajaran pondok pesantren lebih aman, asal siswa yang masuk pondok dipastikan dulu kesehatanya dan tidak boleh sering dijenguk orang dari luar,’’ lanjut dia. Dokter yang sukses memimpin RSUD Tulungagung dengan sejumlah penghargaan dunia ini juga berbagi tips belajar aman bagi guru dan siswa.

Jika pembelajaran di Ma’had Bahrul Huda dimulai, dia menya rankan siswa menjalani sejumlah skrining kesehatan. ‘’Siswa yang kondisinya sakit atau yang memiliki keluarga berisiko tinggi lebih baik tetap di rumah dan belajar daring,’’ imbau dia.

Ketua LPI Bina Anak Sholeh (BAS) Tuban Drs. H. M. Rowi, M.Si mengatakan didatang kannya narasumber berprestasi dunia tersebut untuk mengedukasi seluruh pendidik dan juga orang tua. Tujuannya agar seluruh keluarga besar LPI BAS Tuban siap menghadapi normalitas baru di ling kungan pendidikan. ‘’Semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat untuk Pemkab Tuban, pendidik LPI BAS, orang tua siswa, maupun masyarakat,’’ harap Rowi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/