alexametrics
32.2 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Setorkan Nama 12.949 Guru Untuk Divaksin

Radar Tuban – Setelah pelayan publik selesai, vaksinasi prioritas kedua dilanjutkan untuk kalangan pendidik. Kemarin (9/2), Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban sudah menyetorkan data 12.949 guru ke Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban. Mereka adalah pendidik jenjang kelompok bermain (KB), taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Disdik Tuban Nur Khamid memastikan semua pendidik dan tenaga kependidikan sudah terdata untuk vaksinasi. Data vaksinasi yang diserahkan disdik tidak hanya untuk guru saja. Juga staf tata usaha, staf kebersihan, dan semua yang bersentuhan dengan siswa. ‘’Semua yang di sekolah akan divaksin, baik guru maupun tenaga kerjanya,’’ ujarnya.

Mantan sekretaris Disdik Tuban ini mengatakan, vaksinasi tidak ha nya untuk guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) saja. Guru honorer, guru tidak tetap, dan pegawai tidak tetap (PTT) di pastikan juga mendapat hak yang sama. ‘’Semua tanpa terkecuali,’’ tegas Nur Khamid. Karena jumlah guru dan tenaga kependidikan sangat banyak, vaksinasi untuk pendidik kemungkinan dilakukan khusus.

Baca Juga :  Tiga Hari, Enam Desa Baru Terpapar Covid-19

Nur Khamid menjelaskan, vaksinasi akan dijadwalkan per kecamatan. Tempatnya ruang salah satu sekolah. Berbeda dengan vaksinasi pejabat publik sekarang ini yang berlangsung di satu titik, yakni Pendapa Krida Manunggal. ‘’Nanti dijadwalkan per kecamatan, bergantian,’’ imbuhnya.

Dengan jumlah pendidik sebanyak itu, dipastikan stok vaksin yang saat ini dimiliki Satgas Covid-19 Tuban tidak mencukupi. Saat ini, stok vaksin hanya 9.300 dosis. Jumlah tersebut di pastikan habis untuk vaksinasi tahap kedua pejabat publik dan lansia yang berlangsung mulai Rabu (10/3) hari ini. Karena tidak mencukupi, diharapkan tambahan vaksin bisa datang lebih cepat sebelum imunisasi untuk guru yang dijadwalkan akhir Maret ini. 

Radar Tuban – Setelah pelayan publik selesai, vaksinasi prioritas kedua dilanjutkan untuk kalangan pendidik. Kemarin (9/2), Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban sudah menyetorkan data 12.949 guru ke Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban. Mereka adalah pendidik jenjang kelompok bermain (KB), taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Disdik Tuban Nur Khamid memastikan semua pendidik dan tenaga kependidikan sudah terdata untuk vaksinasi. Data vaksinasi yang diserahkan disdik tidak hanya untuk guru saja. Juga staf tata usaha, staf kebersihan, dan semua yang bersentuhan dengan siswa. ‘’Semua yang di sekolah akan divaksin, baik guru maupun tenaga kerjanya,’’ ujarnya.

Mantan sekretaris Disdik Tuban ini mengatakan, vaksinasi tidak ha nya untuk guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) saja. Guru honorer, guru tidak tetap, dan pegawai tidak tetap (PTT) di pastikan juga mendapat hak yang sama. ‘’Semua tanpa terkecuali,’’ tegas Nur Khamid. Karena jumlah guru dan tenaga kependidikan sangat banyak, vaksinasi untuk pendidik kemungkinan dilakukan khusus.

Baca Juga :  Penilaian Berlangsung Ketat

Nur Khamid menjelaskan, vaksinasi akan dijadwalkan per kecamatan. Tempatnya ruang salah satu sekolah. Berbeda dengan vaksinasi pejabat publik sekarang ini yang berlangsung di satu titik, yakni Pendapa Krida Manunggal. ‘’Nanti dijadwalkan per kecamatan, bergantian,’’ imbuhnya.

Dengan jumlah pendidik sebanyak itu, dipastikan stok vaksin yang saat ini dimiliki Satgas Covid-19 Tuban tidak mencukupi. Saat ini, stok vaksin hanya 9.300 dosis. Jumlah tersebut di pastikan habis untuk vaksinasi tahap kedua pejabat publik dan lansia yang berlangsung mulai Rabu (10/3) hari ini. Karena tidak mencukupi, diharapkan tambahan vaksin bisa datang lebih cepat sebelum imunisasi untuk guru yang dijadwalkan akhir Maret ini. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/