alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Ketua PBNU: Visi Setiajit Berkonsep Islamiyah

Boyongan bakal calon bupati (bacabup) H. Setiajit, SH, MM ke rumah barunya di Jalan Dr Sutomo 18 Tuban tadi malam (9/1) terasa istimewa. Betapa tidak, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siroj, MA hadir sekaligus memberikan mauidhoh hasanah. Boyongan tersebut dikemas dalam Istighotsah dan Pengajian Akbar Awal Tahun. Temanya Menuju Tuban Unggul Sejahtera dan Berkeadilan.
Gawe besar Setiajit berlangsung sejak pagi. Dimulai dengan khotmil Quran. Setelah itu dilanjutkan istighotsah yang dipimpin Pengasuh Ponpes Sunan Bejagung KH Abdul Matin Djawahir. Begitu istimewanya acara tersebut, hadir Sekda Pemprov Jatim Dr Ir Heru Tjahjono, MM yang didampingi kepala bappedaprov, kepala dinas pertanian, dan kepala PU Bina Marga, Bupati Gresik Dr. Sambhari Halim, Pengasuh Ponpes Gomang KH KMRT Noor Nasroh, KH Anshori, dan sejumlah pengurus MWC NU.
Setiajit dalam sambutannya menyampaikan mimpinya di multazam sewaktu umrah pekan lalu. Mimpi itulah yang diceritakan kepada atasannya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Apa mimpi itu? Setiajit mengatakan, ingin menjadikan Kabupaten Tuban yang unggul, sejahtera, dan berkeadilan, sesuai visinya. Setelah mendengar mimpinya itu, gubernur mendukungnya.
Ketika didaulat menyampaikan sambutan, Sekda Provinsi Jatim Heru Tjahjono hanya berharap semoga Allah mengabulkan mimpi Setiajit.
Visi dan mimpi Setiajit dikupas Kiai Said Aqil Siroj dalam ceramahnya. Dikatakan dia, menjadikan Kabupaten Tuban yang unggul, sejahtera, dan berkeadilan mudah ditulis, namun sulit direalisasikan. Visi tersebut, menurut dia, sesuai dengan konsep Islam. Risalah Quraniyah. Risalah Madiniyah. ”Apa pun bentuk negaranya, risalahnya harus islamiyah,” kata kiai kelahiran Cirebon, Jawa Barat 66 tahun lalu itu. Kiai Said Aqil Siroj juga mengupas perjalanan Rasulullah Muhammad SAW memberikan petunjuk kepada masyarakat Arab yang menganut peradaban jahiliyah.
Kehadiran Kiai Said Aqil Siroj dan jajaran ulama NU seakan meneguhkan bacabup putra daerah tersebut berlatar nahdliyin. Setiajit dibesarkan dalam kultur ahli sunah waljamaah. Dia putra R. Sumaoastro, kepala Desa Tegalbang, Kecamatan Merakurak. Di kampungnya, Setiajit dikenal sebagai penggerak kegiatan keagamaan dan budaya. Mulai majelis taklim, istighotsah hingga sedekah desa.
Di pemerintahan, Setiajit memiliki pengalaman panjang. Mengawali karir sebagai staf birokrat Pemprov Jatim sejak 1983. Dia mendapat amanah menduduki banyak posisi penting. Mulai kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi hingga Pjs bupati Jombang. Saat ini, dia dipercaya sebagai kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Pemprov Jatim.

Baca Juga :  Koalisi Pelangi akan Usung Setiajit pada Pilkada Tuban

Boyongan bakal calon bupati (bacabup) H. Setiajit, SH, MM ke rumah barunya di Jalan Dr Sutomo 18 Tuban tadi malam (9/1) terasa istimewa. Betapa tidak, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Said Aqil Siroj, MA hadir sekaligus memberikan mauidhoh hasanah. Boyongan tersebut dikemas dalam Istighotsah dan Pengajian Akbar Awal Tahun. Temanya Menuju Tuban Unggul Sejahtera dan Berkeadilan.
Gawe besar Setiajit berlangsung sejak pagi. Dimulai dengan khotmil Quran. Setelah itu dilanjutkan istighotsah yang dipimpin Pengasuh Ponpes Sunan Bejagung KH Abdul Matin Djawahir. Begitu istimewanya acara tersebut, hadir Sekda Pemprov Jatim Dr Ir Heru Tjahjono, MM yang didampingi kepala bappedaprov, kepala dinas pertanian, dan kepala PU Bina Marga, Bupati Gresik Dr. Sambhari Halim, Pengasuh Ponpes Gomang KH KMRT Noor Nasroh, KH Anshori, dan sejumlah pengurus MWC NU.
Setiajit dalam sambutannya menyampaikan mimpinya di multazam sewaktu umrah pekan lalu. Mimpi itulah yang diceritakan kepada atasannya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Apa mimpi itu? Setiajit mengatakan, ingin menjadikan Kabupaten Tuban yang unggul, sejahtera, dan berkeadilan, sesuai visinya. Setelah mendengar mimpinya itu, gubernur mendukungnya.
Ketika didaulat menyampaikan sambutan, Sekda Provinsi Jatim Heru Tjahjono hanya berharap semoga Allah mengabulkan mimpi Setiajit.
Visi dan mimpi Setiajit dikupas Kiai Said Aqil Siroj dalam ceramahnya. Dikatakan dia, menjadikan Kabupaten Tuban yang unggul, sejahtera, dan berkeadilan mudah ditulis, namun sulit direalisasikan. Visi tersebut, menurut dia, sesuai dengan konsep Islam. Risalah Quraniyah. Risalah Madiniyah. ”Apa pun bentuk negaranya, risalahnya harus islamiyah,” kata kiai kelahiran Cirebon, Jawa Barat 66 tahun lalu itu. Kiai Said Aqil Siroj juga mengupas perjalanan Rasulullah Muhammad SAW memberikan petunjuk kepada masyarakat Arab yang menganut peradaban jahiliyah.
Kehadiran Kiai Said Aqil Siroj dan jajaran ulama NU seakan meneguhkan bacabup putra daerah tersebut berlatar nahdliyin. Setiajit dibesarkan dalam kultur ahli sunah waljamaah. Dia putra R. Sumaoastro, kepala Desa Tegalbang, Kecamatan Merakurak. Di kampungnya, Setiajit dikenal sebagai penggerak kegiatan keagamaan dan budaya. Mulai majelis taklim, istighotsah hingga sedekah desa.
Di pemerintahan, Setiajit memiliki pengalaman panjang. Mengawali karir sebagai staf birokrat Pemprov Jatim sejak 1983. Dia mendapat amanah menduduki banyak posisi penting. Mulai kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi hingga Pjs bupati Jombang. Saat ini, dia dipercaya sebagai kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Pemprov Jatim.

Baca Juga :  Turunkan Tim Teknis, Bantu Obat-obatan Pertanian

Artikel Terkait

Most Read

Lebih Nikmat Kopi Racikan

Pemkab Bakal Utang Rp 150 Miliar

Anak Pintar di Pelosok Terzalimi

Artikel Terbaru


/