alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Area Publik Diizinkan Buka, Kontrol Kapasitas 25 Persen

Radar Tuban – Kabupaten Tuban tetap bertahan di level 2 PPKM dan zona kuning. Itu berdasar hasil asesmen per pekan yang hasilnya diekspos kemarin (8/9). Sebagaimana diketahui, dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur baru Kabupaten Lamongan yang turun ke level 1 PPKM. Sisanya masih bertahan di level 2 dan 3.

Sebenarnya, indikator epidemiologis kasus Covid-19 di Tu ban sudah sangat membaik. Skornya juga terus mengalami peningkatan. Namun, hasil asesmen belum menempatkan Bumi Wali di level 1 PPKM.

‘’Level 1 itu kalau sudah tidak ada lagi yang meninggal, semen tara kita masih ada yang meninggal,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban.

Meski belum bisa ke level 1 PPKM, lanjut Bambang, perkembangan kasus Covid-19 di Tuban konsisten menurun. Tren penurunannya pun semakin meyakinkan. Lebih dari sepekan ini pertambahan kasus baru tinggal hitungan jari. Bahkan, sempat pada titik satu kasus.

Baca Juga :  Hasil Produksi dan Pengolahan Ikan┬áTuban Menembus Pasar Eksport

‘’Hari ini (kemarin) bertambah 7 kasus dari sehari sebelumnya yang hanya 1 kasus. Untuk yang sembuh 7 pasien. Dan, alhamdulillah nihil kasus meninggal,’’ terang mantan kepala Puskesmas Tambakboyo itu.

Bambang menyampaikan, secara persentase Tuban masih terkendali di bawah angka sepuluh. Menurut dia, penurunan kasus yang konsisten tersebut tidak lepas dari dampak positif penerapan PPKM yang berimbas pada tumbuhnya budaya kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan.

‘’Kesadaran masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan mulai terbentuk seiring penerapan kebijakan PPKM,’’ tutur dokter lulusan Universitas Brawijaya Malang itu.

Bambang mengakui, awalnya masyarakat merasa tertekan karena aturan protokol kesehatan yang cukup ketat, namun pelan pelan mereka mulai beradaptasi dengan baik. ‘’Semoga adaptasi dalam menjaga protokol kesehatan ini bisa terjaga dengan baik,’’ kata dia berharap.

Mengacu data Satgas Covid-19 Tuban, tingkat kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan mengalami peningkatan. Tingkat kepatuhan memakai masker, misalnya, meningkat dari 7,72 pada periode 3-17 Juli 2021 menjadi 7,88 pada 20 Agustus – 3 September 2021.

Baca Juga :  Usulan Pertanian Menjadi Prioritas

Begitu juga dengan skor kepatuhan menjaga jarak pada periode yang sama juga meningkat dari 7,53 menjadi 7,75. Untuk kepatuhan mencuci tangan meningkat dari 7,64 menjadi 7,86

Sementara itu fasilitas umum atau area publik, seperti taman baru diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25 persen. Karena itulah sejumlah ruang publik dan taman masih dalam kontrol yang cukup ketat.

Itu dilakukan untuk meminimalisasi pengunjung melebihi batas kapasitas yang berlaku untuk level 2 PPKM. Taman Sumur Gemuling di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, misalnya.

Karena masih terbatas, sehingga tidak begitu ramai. ‘’Selalu kami pantau jangan sampai melebihi kapasitas dan tetap menjaga protokol kesehatan,’’ tegas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Tuban Sudarmaji.

Radar Tuban – Kabupaten Tuban tetap bertahan di level 2 PPKM dan zona kuning. Itu berdasar hasil asesmen per pekan yang hasilnya diekspos kemarin (8/9). Sebagaimana diketahui, dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur baru Kabupaten Lamongan yang turun ke level 1 PPKM. Sisanya masih bertahan di level 2 dan 3.

Sebenarnya, indikator epidemiologis kasus Covid-19 di Tu ban sudah sangat membaik. Skornya juga terus mengalami peningkatan. Namun, hasil asesmen belum menempatkan Bumi Wali di level 1 PPKM.

‘’Level 1 itu kalau sudah tidak ada lagi yang meninggal, semen tara kita masih ada yang meninggal,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban.

Meski belum bisa ke level 1 PPKM, lanjut Bambang, perkembangan kasus Covid-19 di Tuban konsisten menurun. Tren penurunannya pun semakin meyakinkan. Lebih dari sepekan ini pertambahan kasus baru tinggal hitungan jari. Bahkan, sempat pada titik satu kasus.

Baca Juga :  Hasil Produksi dan Pengolahan Ikan┬áTuban Menembus Pasar Eksport

‘’Hari ini (kemarin) bertambah 7 kasus dari sehari sebelumnya yang hanya 1 kasus. Untuk yang sembuh 7 pasien. Dan, alhamdulillah nihil kasus meninggal,’’ terang mantan kepala Puskesmas Tambakboyo itu.

Bambang menyampaikan, secara persentase Tuban masih terkendali di bawah angka sepuluh. Menurut dia, penurunan kasus yang konsisten tersebut tidak lepas dari dampak positif penerapan PPKM yang berimbas pada tumbuhnya budaya kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan.

‘’Kesadaran masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan mulai terbentuk seiring penerapan kebijakan PPKM,’’ tutur dokter lulusan Universitas Brawijaya Malang itu.

Bambang mengakui, awalnya masyarakat merasa tertekan karena aturan protokol kesehatan yang cukup ketat, namun pelan pelan mereka mulai beradaptasi dengan baik. ‘’Semoga adaptasi dalam menjaga protokol kesehatan ini bisa terjaga dengan baik,’’ kata dia berharap.

Mengacu data Satgas Covid-19 Tuban, tingkat kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan mengalami peningkatan. Tingkat kepatuhan memakai masker, misalnya, meningkat dari 7,72 pada periode 3-17 Juli 2021 menjadi 7,88 pada 20 Agustus – 3 September 2021.

Baca Juga :  Usulan Pertanian Menjadi Prioritas

Begitu juga dengan skor kepatuhan menjaga jarak pada periode yang sama juga meningkat dari 7,53 menjadi 7,75. Untuk kepatuhan mencuci tangan meningkat dari 7,64 menjadi 7,86

Sementara itu fasilitas umum atau area publik, seperti taman baru diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25 persen. Karena itulah sejumlah ruang publik dan taman masih dalam kontrol yang cukup ketat.

Itu dilakukan untuk meminimalisasi pengunjung melebihi batas kapasitas yang berlaku untuk level 2 PPKM. Taman Sumur Gemuling di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, misalnya.

Karena masih terbatas, sehingga tidak begitu ramai. ‘’Selalu kami pantau jangan sampai melebihi kapasitas dan tetap menjaga protokol kesehatan,’’ tegas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Tuban Sudarmaji.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/