alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Sunday, September 25, 2022

Pembangunan Gedung Baru Dewan Bojonegoro Tersisa Tiga Bulan

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Progres pembangunan gedung baru DPRD masih di bawah 50 persen. Ada dua unit gedung yang sedang dibangun. Rencananya, gedung baru itu akan memiliki sejumlah ruangan, berbeda dengan ruang di gedung saat ini.

 

Proyek yang dikerjakan rekananan PT Tiara Multi Teknik dengan angaran Rp 77,8 miliar, atau turun Rp 1,9 miliar dari harga perkiraan sendiri (HPS) yang ditetapkan dinas perumahan kawasan permukiman dan cipta karya (DPKPCK) sebesar Rp 79,8 miliar itu. Ditarget tuntas pertengahan Desember.

 

Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro Imam Sholikin mengatakan, pihaknya sudah meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membuat tambahan ruangan baru. Misalnya, ruang rapat badan musyawarah (banmus). Selama ini rapat banmus dilakukan di ruang paripurna. ‘’Di gedung baru ini akan dibuatkan sendiri,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Siapkan Lima Atlet Ikut Piala Walikota Solo
- Advertisement -

 

Selain itu, juga akan ada ruang untuk setiap anggota DPRD. Masing-masing legislator nantinya bisa menerima tamu di ruangannya. Saat ini wakil rakyat itu menerima tamu di ruang fraksi atau ruang komisi.

 

‘’Kami juga meminta ada ruang tunggu untuk masyarakat,’’ jelasnya.

 

Imam menegaskan, akan menyediakan ruang untuk konferensi pers. Itu untuk memfalitasi agar para pekerja pers bisa dengan mudah memperoleh narasumber.

‘’Ruang paripurna akan kami desain agar pers juga lebih mudah meliput saat ada rapat,’’ ungkapnya.

 

Gedung paripurna rencananya akan dibangun dua lantai. Sedangkan gedung perkantoran nantinya dibangun tiga lantai.

 

Saat ini progres pembangunan gedung DPRD di Jalan Veteran masih di bawah 50 persen. Sehingga, pembangunan harus dikebut. Mengingat batas waktu pengerjaan tersisa empat bulan. Bahkan, maksimal waktu pengerjaan hanya 3,5 bulan. Targetnya, pertengahan Desember harus sudah tuntas.

Baca Juga :  Seribu Lebih Penerima Bansos Mengaku Sudah ''Merdeka''

 

‘’Jika selesai tahun ini, tahun depan belum tentu langsung bisa ditempati. Masih harus mengisi perabotnya lebih dulu,’’ bebernya. (zim/msu)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Progres pembangunan gedung baru DPRD masih di bawah 50 persen. Ada dua unit gedung yang sedang dibangun. Rencananya, gedung baru itu akan memiliki sejumlah ruangan, berbeda dengan ruang di gedung saat ini.

 

Proyek yang dikerjakan rekananan PT Tiara Multi Teknik dengan angaran Rp 77,8 miliar, atau turun Rp 1,9 miliar dari harga perkiraan sendiri (HPS) yang ditetapkan dinas perumahan kawasan permukiman dan cipta karya (DPKPCK) sebesar Rp 79,8 miliar itu. Ditarget tuntas pertengahan Desember.

 

Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro Imam Sholikin mengatakan, pihaknya sudah meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membuat tambahan ruangan baru. Misalnya, ruang rapat badan musyawarah (banmus). Selama ini rapat banmus dilakukan di ruang paripurna. ‘’Di gedung baru ini akan dibuatkan sendiri,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kemenkeu Apresiasi Pengelolaan Keuangan Pemkab Tuban
- Advertisement -

 

Selain itu, juga akan ada ruang untuk setiap anggota DPRD. Masing-masing legislator nantinya bisa menerima tamu di ruangannya. Saat ini wakil rakyat itu menerima tamu di ruang fraksi atau ruang komisi.

 

‘’Kami juga meminta ada ruang tunggu untuk masyarakat,’’ jelasnya.

 

Imam menegaskan, akan menyediakan ruang untuk konferensi pers. Itu untuk memfalitasi agar para pekerja pers bisa dengan mudah memperoleh narasumber.

‘’Ruang paripurna akan kami desain agar pers juga lebih mudah meliput saat ada rapat,’’ ungkapnya.

 

Gedung paripurna rencananya akan dibangun dua lantai. Sedangkan gedung perkantoran nantinya dibangun tiga lantai.

 

Saat ini progres pembangunan gedung DPRD di Jalan Veteran masih di bawah 50 persen. Sehingga, pembangunan harus dikebut. Mengingat batas waktu pengerjaan tersisa empat bulan. Bahkan, maksimal waktu pengerjaan hanya 3,5 bulan. Targetnya, pertengahan Desember harus sudah tuntas.

Baca Juga :  Waspada Kebakaran! Sehari Dua Lokasi Kejadian

 

‘’Jika selesai tahun ini, tahun depan belum tentu langsung bisa ditempati. Masih harus mengisi perabotnya lebih dulu,’’ bebernya. (zim/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Kemiskinan Masih Zona Merah

Persiapan ke Kejurprov

Jumlah ODGJ Meningkat

Artikel Terbaru

Tantangan Memerdekakan Kemiskinan

Telur Mata Sapi

MenPAN-RB Ajak Survei Kepuasan Publik

Proyek RPH Blora, Dinilai Lambat


/