alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

7 Ribu Liter Disinfektan Sterilkan Bongkaran Pasar Baru Tuban

Radar Tuban – Hampir satu bulan setelah ditemukannya klaster Bongkaran area Pasar Baru Tuban, titik keramaian ini baru akan disterilisasi besar-besaran. Hari ini (8/6) hingga besok jam 18.00 area pasar di sepanjang jalan pasar tersebut ditutup. Petugas melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan 7 ribu liter disinfektan mulai pagi ini ke seluruh toko dan kios milik pedagang.

Kepala Pelaksana Badan Penang gulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Yudi Irwanto mengatakan sterilisasi dilakukan bertahap selama dua hari. Yudi menjelaskan BPBD menurunkan tujuh petugas yang menyemprot secara manual menggunakan sprayer dari satu lapak ke lapak lainnya.

‘’Disiapkan satu mobil tangki berisi tujuh ribu liter disinfektan untuk disemprot menggunakan hand spray, tidak (disemprot) dari mobil langsung,” tutur dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga :  Parpol Penerima Bantuan Politik Segera Diaudit BPK

Mantan Kabag Umum Setda Tuban ini mengatakan yang disemprot mulai ujung pertigaan Rumah Sakit Medika Mulia hingga pertigaan Hayam Wuruk.

Yudi mengklaim sterilisasi Pasar Bongkaran ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya BPBD Tuban sudah menyemprot disinfektan sesaat setelah rapid tes masal di titik pasar tersebut beberapa pekan lalu.

‘’Begitu rapid tes masal kemarin selesai kami langsung turunkan tim penyemprot. Kali ini pasar ditutup karena skala lebih besar,” jelas dia. Sebelum pasar ditutup, kata Yudi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah mengirimkan surat ke seluruh pemilik toko dan lapak untuk libur dua hari.

Juga dipasang baliho pengumuman di sekitar lokasi Bongkaran. Dimulai Senin hari ini jam 08.00 hingga Selasa jam 18.00. Selama waktu itu, seluruh aktivitas pasar diliburkan.

Baca Juga :  Wakil Ketua Dewan Bakal Didampingi Aspri

Masyarakat juga diminta untuk tidak mendekat pasar yang disterilisasi sementara waktu. Dengan upaya tersebut diharapkan tidak ada lagi klaster baru di Pasar Bongkaran. ‘’Sterilisasi akan dilanjutkan ke lokasi lain berdasarkan rekomendasi gugus tugas,” tuturnya.

Radar Tuban – Hampir satu bulan setelah ditemukannya klaster Bongkaran area Pasar Baru Tuban, titik keramaian ini baru akan disterilisasi besar-besaran. Hari ini (8/6) hingga besok jam 18.00 area pasar di sepanjang jalan pasar tersebut ditutup. Petugas melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan 7 ribu liter disinfektan mulai pagi ini ke seluruh toko dan kios milik pedagang.

Kepala Pelaksana Badan Penang gulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Yudi Irwanto mengatakan sterilisasi dilakukan bertahap selama dua hari. Yudi menjelaskan BPBD menurunkan tujuh petugas yang menyemprot secara manual menggunakan sprayer dari satu lapak ke lapak lainnya.

‘’Disiapkan satu mobil tangki berisi tujuh ribu liter disinfektan untuk disemprot menggunakan hand spray, tidak (disemprot) dari mobil langsung,” tutur dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga :  Salat Idul Adha Tunggu Evaluasi PPKM Darurat

Mantan Kabag Umum Setda Tuban ini mengatakan yang disemprot mulai ujung pertigaan Rumah Sakit Medika Mulia hingga pertigaan Hayam Wuruk.

Yudi mengklaim sterilisasi Pasar Bongkaran ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya BPBD Tuban sudah menyemprot disinfektan sesaat setelah rapid tes masal di titik pasar tersebut beberapa pekan lalu.

‘’Begitu rapid tes masal kemarin selesai kami langsung turunkan tim penyemprot. Kali ini pasar ditutup karena skala lebih besar,” jelas dia. Sebelum pasar ditutup, kata Yudi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah mengirimkan surat ke seluruh pemilik toko dan lapak untuk libur dua hari.

Juga dipasang baliho pengumuman di sekitar lokasi Bongkaran. Dimulai Senin hari ini jam 08.00 hingga Selasa jam 18.00. Selama waktu itu, seluruh aktivitas pasar diliburkan.

Baca Juga :  Pendistribusian Program Sembako di Kecamatan Rengel

Masyarakat juga diminta untuk tidak mendekat pasar yang disterilisasi sementara waktu. Dengan upaya tersebut diharapkan tidak ada lagi klaster baru di Pasar Bongkaran. ‘’Sterilisasi akan dilanjutkan ke lokasi lain berdasarkan rekomendasi gugus tugas,” tuturnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/