alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

RSUD Kelas D Kepohbaru Diresmikan Bupati Anna Mu’awanah

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kelas D Kepohbaru diresmikan kemarin (7/3). Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah. Kegiatan itu dihadiri oleh forkopimda, dinas kesehatan, dan sejumlah kepala desa di wilayah Kecamatan Kepohbaru.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Ani Pujiningrum mengatakan, acara peresmian dilaksanakan atas rampungnya pengembangan gedung serta sarana dan prasarana Puskesmas Kepohbaru menjadi RSUD Kelas D Kepohbaru. Sehingga, layanan kesehatan tingkat lanjut segera dirasakan oleh masyarakat Kepohbaru dan sekitarnya.

 

‘’Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati atas segala komitmen dan dukungan kepada kami insan kesehatan senantiasa berupaya meningkat layanan kepada masyarakat. Sehingga, nantinya terwujud derajat kesehatan masyarakat optimal,’’ jelasnya.

 

Ani melanjutkan, latar belakang pengembangan RSUD ini diawali sejak Bojonegoro meraih predikat Universal Health Coverage (UHC). Yakni, sejak Maret 2020. Capain penduduk terkaver BPJS Kesehatan 98,61 persen.

Baca Juga :  Kebutuhan dan Stok Plasma Konvalesen Belum Sebanding

 

Bupati Anna Mu’awanah menginstruksikan agar hal itu diimbangi dengan pelayanan kesehatan. Salah satunya menjadikan Puskesmas Kepohbaru menjadi RSUD Kelas D.  ‘’RSUD ini dapat mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tenggara Bojonegoro dan sekitar Bojonegoro,’’ tuturnya.

 

RSUD Kelas D Kepohbaru memiliki luas 7.614 meter persegi dan luas bangunan 4.688 meter persegi. Tersedia rawat 50 bed rawat inap, ruang operasi, radiologi, laboraturium, ruang gizi, laundry, ruang jenazah, pengolahan limba B3, ruang genset, area parkir, dan taman.

 

Untuk memenuhi Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelangaran Bidang Rumah Sakit Tersedia Layanan Spesialis. Yakni, spesialis kandungan, spesialis anak, dan spesialis bedah. Ke depan secara bertahap berkembang pelayanan lain. Sehingga, bisa meningkatkan mutu dan kepuasan pelayanan pada masyarakat.

 

Baca Juga :  Dukungan Akademisi dalam Program Kartu Prakerja Menjadi Bagian dalam

Bupati Anna Mu’awanah berpesan agar selalu mengutamakan senyum dan serius dalam semua layanan. Sehingga, pasien menjadi nyaman dan cepat sembuh. ‘’Tidak boleh mengeluh, sigap percaya diri dan ramah dalam melayani,’’ tuturnya.

 

Bu Anna menjelaskan, meminta RSUD Tipe D Kepohbaru ini bisa memberikan layanan kesehatan bagi warga di wilayah tenggara Bojonegoro. Sebab sejak 2020 lalu sudah ada 1,3 juta penduduk sudah terkaver BPJS program UHC.

 

Sehingga, diberikan sarana dan prasarana kesehatan bagus. ‘’Sudah dibayar preminya masak pelayanannya tidak memadai, yang akan  menjadi faktor orang kurang sehat. Indek pembangunan manusia tidak terkejar,’’ jelasnya.

 

Bu Anna berharap, RSUD Tipe D Kepohbaru ini tidak hanya melayani warga di wilayah tenggara Bojonegoro. Namun, juga warga sekitar Bojonegoro. Yakni, Kabupaten Lamongan.

 

‘’Kebetulan di wilayah perbatasan ini belum ada RSUD,’’ tuturnya. (zim)

MENINJAU: Bupati Anna Mu’awanah meninjau ruang operasi RSUD Kepohbaru. (Istimewa For R.Bjn)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kelas D Kepohbaru diresmikan kemarin (7/3). Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah. Kegiatan itu dihadiri oleh forkopimda, dinas kesehatan, dan sejumlah kepala desa di wilayah Kecamatan Kepohbaru.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Ani Pujiningrum mengatakan, acara peresmian dilaksanakan atas rampungnya pengembangan gedung serta sarana dan prasarana Puskesmas Kepohbaru menjadi RSUD Kelas D Kepohbaru. Sehingga, layanan kesehatan tingkat lanjut segera dirasakan oleh masyarakat Kepohbaru dan sekitarnya.

 

‘’Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati atas segala komitmen dan dukungan kepada kami insan kesehatan senantiasa berupaya meningkat layanan kepada masyarakat. Sehingga, nantinya terwujud derajat kesehatan masyarakat optimal,’’ jelasnya.

 

Ani melanjutkan, latar belakang pengembangan RSUD ini diawali sejak Bojonegoro meraih predikat Universal Health Coverage (UHC). Yakni, sejak Maret 2020. Capain penduduk terkaver BPJS Kesehatan 98,61 persen.

Baca Juga :  Bupati Tuban Terpilih Dilantik Bareng Ulang Tahun Ibunya

 

Bupati Anna Mu’awanah menginstruksikan agar hal itu diimbangi dengan pelayanan kesehatan. Salah satunya menjadikan Puskesmas Kepohbaru menjadi RSUD Kelas D.  ‘’RSUD ini dapat mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tenggara Bojonegoro dan sekitar Bojonegoro,’’ tuturnya.

 

RSUD Kelas D Kepohbaru memiliki luas 7.614 meter persegi dan luas bangunan 4.688 meter persegi. Tersedia rawat 50 bed rawat inap, ruang operasi, radiologi, laboraturium, ruang gizi, laundry, ruang jenazah, pengolahan limba B3, ruang genset, area parkir, dan taman.

 

Untuk memenuhi Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelangaran Bidang Rumah Sakit Tersedia Layanan Spesialis. Yakni, spesialis kandungan, spesialis anak, dan spesialis bedah. Ke depan secara bertahap berkembang pelayanan lain. Sehingga, bisa meningkatkan mutu dan kepuasan pelayanan pada masyarakat.

 

Baca Juga :  Forum Jurnalis Tuntut Kemerdekaan Pers

Bupati Anna Mu’awanah berpesan agar selalu mengutamakan senyum dan serius dalam semua layanan. Sehingga, pasien menjadi nyaman dan cepat sembuh. ‘’Tidak boleh mengeluh, sigap percaya diri dan ramah dalam melayani,’’ tuturnya.

 

Bu Anna menjelaskan, meminta RSUD Tipe D Kepohbaru ini bisa memberikan layanan kesehatan bagi warga di wilayah tenggara Bojonegoro. Sebab sejak 2020 lalu sudah ada 1,3 juta penduduk sudah terkaver BPJS program UHC.

 

Sehingga, diberikan sarana dan prasarana kesehatan bagus. ‘’Sudah dibayar preminya masak pelayanannya tidak memadai, yang akan  menjadi faktor orang kurang sehat. Indek pembangunan manusia tidak terkejar,’’ jelasnya.

 

Bu Anna berharap, RSUD Tipe D Kepohbaru ini tidak hanya melayani warga di wilayah tenggara Bojonegoro. Namun, juga warga sekitar Bojonegoro. Yakni, Kabupaten Lamongan.

 

‘’Kebetulan di wilayah perbatasan ini belum ada RSUD,’’ tuturnya. (zim)

MENINJAU: Bupati Anna Mu’awanah meninjau ruang operasi RSUD Kepohbaru. (Istimewa For R.Bjn)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/