alexametrics
27 C
Bojonegoro
Sunday, July 3, 2022

Bantuan Wisata Tunggu P-APBD

TUBAN, Radar Tuban – Semester pertama tahun ini dipastikan tidak ada bantuan yang mengalir untuk pengelola tempat wisata di Tuban. Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban baru mengagendakan dana bantuan pengelolaan wisata tersebut pada semester kedua. Sumbernya dari perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) Tuban.

Kabid Pariwisata Disparbudpora Tuban Suwanto mengatakan, pada semester pertama tahun ini belum ada anggaran untuk bantuan wisata. Menurut dia, bantuan wisata biasanya teragendakan pada semester kedua. Seperti pada dua tahun sebelumnya. ‘’Dianggarkan di P-APBD sambil menunggu usulan pokdarwis terkait wisata yang perlu dikembangkan. Untuk saat ini belum ada yang usul bantuan,’’ jelas dia.

Baca Juga :  Tatus Dorong Pemuda Kembangkan UMKM

Pejabat lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu mengatakan, alokasi bantuan wisata berdasarkan usulan pokdarwis. Selanjutnya, ditindaklanjuti dengan survei ke lokasi. Jika mendesak direnovasi, bantuan berupa renovasi atau penambahan infrastruktur penunjang wisata bisa langsung direalisasikan. ‘’Bantuan hanya untuk wisata yang dikelola pokdarwis, bukan yang dikelola swasta,’’ tegas dia.

Wanto mengatakan, pada P-APBD 2019, alokasi dana pengembangan wisata sebesar Rp 500 juta. Dana tersebut dibagi untuk pengembangan di Desa Wisata Sukorejo (Parengan), Wisata Air Panas Nganget (Kenduruan), dan Sendang Asmoro Ngino (Semanding). Total anggaran yang sama diprediksi akan digelontorkan pada P-APBD 2020. ‘’Anggaran bisa bertambah jika ada banyak wisata yang membutuhkan bantuan,’’ imbuh dia. 

Baca Juga :  M. Anis Musthafa Gantikan Rasijan?

Karena itu, Wanto mendorong pokdarwis untuk berperan aktif melaporkan kondisi wisata yang dikelola. Dari laporan tersebut, disparbudpora akan menimbang prioritas wisata yang akan dibantu. ‘’Bantuan ini sifatnya stimulan untuk membenahi wisata, bukan membangun baru,’’ ujarnya. (yud/ds)

TUBAN, Radar Tuban – Semester pertama tahun ini dipastikan tidak ada bantuan yang mengalir untuk pengelola tempat wisata di Tuban. Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban baru mengagendakan dana bantuan pengelolaan wisata tersebut pada semester kedua. Sumbernya dari perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) Tuban.

Kabid Pariwisata Disparbudpora Tuban Suwanto mengatakan, pada semester pertama tahun ini belum ada anggaran untuk bantuan wisata. Menurut dia, bantuan wisata biasanya teragendakan pada semester kedua. Seperti pada dua tahun sebelumnya. ‘’Dianggarkan di P-APBD sambil menunggu usulan pokdarwis terkait wisata yang perlu dikembangkan. Untuk saat ini belum ada yang usul bantuan,’’ jelas dia.

Baca Juga :  Tanpa Gejala, Waspadai Serangan Happy Hypoxia

Pejabat lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu mengatakan, alokasi bantuan wisata berdasarkan usulan pokdarwis. Selanjutnya, ditindaklanjuti dengan survei ke lokasi. Jika mendesak direnovasi, bantuan berupa renovasi atau penambahan infrastruktur penunjang wisata bisa langsung direalisasikan. ‘’Bantuan hanya untuk wisata yang dikelola pokdarwis, bukan yang dikelola swasta,’’ tegas dia.

Wanto mengatakan, pada P-APBD 2019, alokasi dana pengembangan wisata sebesar Rp 500 juta. Dana tersebut dibagi untuk pengembangan di Desa Wisata Sukorejo (Parengan), Wisata Air Panas Nganget (Kenduruan), dan Sendang Asmoro Ngino (Semanding). Total anggaran yang sama diprediksi akan digelontorkan pada P-APBD 2020. ‘’Anggaran bisa bertambah jika ada banyak wisata yang membutuhkan bantuan,’’ imbuh dia. 

Baca Juga :  M. Anis Musthafa Gantikan Rasijan?

Karena itu, Wanto mendorong pokdarwis untuk berperan aktif melaporkan kondisi wisata yang dikelola. Dari laporan tersebut, disparbudpora akan menimbang prioritas wisata yang akan dibantu. ‘’Bantuan ini sifatnya stimulan untuk membenahi wisata, bukan membangun baru,’’ ujarnya. (yud/ds)

Artikel Terkait

Most Read

Hari Pertama Tryout MAN Lancar

Jadi Momentum Kebangkitan

Khofifah Menyapa Nelayan Lamongan

Artikel Terbaru

Makin Sombong, Makin Bernilai

Kehilangan Akun Line


/