alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Bakar Sampah, Hanguskan Kantin Sekolah

TUBAN, Radar Tuban – Akibat bakar sampah sembarangan dan tanpa pengawasan, api nyaris hanguskan bangunan sekolah Sabtu (5/10) malam pukul 19.00. Beruntung api segera dipadamkan sesaat setelah melumat kantin dan sebagian ruang kelas SDN Semanding I, Desa/Kecamatan Semanding, Tuban.

Berdasarkan keterangan warga setempat, api diketahui membesar sekitar pukul 19.00. Sebelumnya, terlihat ada aktivitas bakar sampah di sekitar lokasi. Diduga bakaran sampah ditinggal tanpa pengawasan hingga meludeskan bangunan kantin SD tersebut. Tidak ada korban jiwa, tapi bangunan yang terletak di utara sekolah tersebut menyisakan puing.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Emil Pancoro mengatakan usai mendapat laporan, dua mobil damkar langsung menuju lokasi kejadian. Namun si jago merah sudah menghanguskan bangunan kantin. Api berhasil dijinakkan satu jam kemudian. “Api diduga disebabkan dari bakaran sampah yang menjalar,” jelas dia.

Baca Juga :  Korsleting, Dua Rumah Hangus Terbakar

Atas kejadian tersebut, Emil mengimbau agar tidak meninggalkan bakaran sampah di lokasi yang mudah terbakar. Apalagi saat peralihan musim seperti sekarang ini yang banyak terjadi angin kencang. Sehingga bisa membuat api cepat membesar.

TUBAN, Radar Tuban – Akibat bakar sampah sembarangan dan tanpa pengawasan, api nyaris hanguskan bangunan sekolah Sabtu (5/10) malam pukul 19.00. Beruntung api segera dipadamkan sesaat setelah melumat kantin dan sebagian ruang kelas SDN Semanding I, Desa/Kecamatan Semanding, Tuban.

Berdasarkan keterangan warga setempat, api diketahui membesar sekitar pukul 19.00. Sebelumnya, terlihat ada aktivitas bakar sampah di sekitar lokasi. Diduga bakaran sampah ditinggal tanpa pengawasan hingga meludeskan bangunan kantin SD tersebut. Tidak ada korban jiwa, tapi bangunan yang terletak di utara sekolah tersebut menyisakan puing.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Emil Pancoro mengatakan usai mendapat laporan, dua mobil damkar langsung menuju lokasi kejadian. Namun si jago merah sudah menghanguskan bangunan kantin. Api berhasil dijinakkan satu jam kemudian. “Api diduga disebabkan dari bakaran sampah yang menjalar,” jelas dia.

Baca Juga :  Siap Menerima Keputusan

Atas kejadian tersebut, Emil mengimbau agar tidak meninggalkan bakaran sampah di lokasi yang mudah terbakar. Apalagi saat peralihan musim seperti sekarang ini yang banyak terjadi angin kencang. Sehingga bisa membuat api cepat membesar.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/