alexametrics
22.7 C
Bojonegoro
Wednesday, June 29, 2022

Dimakamkan Sesuai Protokol Kesehatan

PERSATUAN Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Tuban berduka. Zaenal Khabib, salah satu anggotanya kemarin (6/4) sore sekitar pukul 15.15 tutup usia setelah dinyatakan sebagai salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19. 

Tadi malam, paramedis yang juga perawat Puskesmas Semanding tersebut langsung dimakamkan sesuai protokol kesehatan di kompleks pemakaman umum Bejagung Lor, Desa Bejagung, Kecamatan Semanding. Lokasi pemakaman tersebut tak jauh dari domisili perawat tersebut.

Menurut pantuan Jawa Pos Radar Tuban, protokol kesehatan benar-benar diterapkan. Satu jam setelah kabar duka tersebut, masyarakat dilarang mendekati liang lahat yang digali para pekerja. Petugas dari desa, kecamatan, dan TNI – Polri terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan tak ada masyarakat yang mendekat. Penggalian lubang makam tersebut sempat terkendala hujan yang mengguyur Tuban dan sekitarnya sejak sore.

Baca Juga :  12 Kecamatan di Lamongan Masih Zona Kuning

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan koran ini kemarin (6/4) sekitar pukul 19.00, penggalian liang kubur masih separo. Sesuai protokol penanganan pasien Covid-19, setelah disucikan di rumah sakit, jenazah langsung dimakamkan oleh petugas rumah sakit yang menggunakan alat pelindung diri (APD). Lokasi sekitar makam juga disterilkan dari masyarakat umum. Begitu turun dari mobil jenazah, peti dan seluruh petugas langsung disterilkan dengan disinfektan. 

Dikonfirmasi tadi malam, Kepala Desa Bejagung Aang Sutan membenarkan perawat berstatus PDP yang meninggal tersebut merupakan warganya. Dikatakan dia, atas permintaan keluarga almarhum, PDP tersebut dimakamkan di TPU desa setempat. Lokasinya di barat Masjid Sunan Bejagung. 

Aang memastikan jenazah dilakukan sesuai protokol penanganan Covid-19 . ‘’Dari rumah sakit langsung ke lokasi pemakaman tanpa mampir ke rumah, jalan disterilkan dan dijaga TNI – Polri,’’ kata dia.

Baca Juga :  Sambang Desa, Bupati Anna Serap Aspirasi Warga Sendangagung

Mantan anggota DPRD Tuban itu juga menyatakan warganya menerima PDP Covid-19 tersebut dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. Hanya saja, karena almarhum berstatus PDP, maka pemakaman disesuaikan dengan standar penanganan pasien Covid-19.

PERSATUAN Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Tuban berduka. Zaenal Khabib, salah satu anggotanya kemarin (6/4) sore sekitar pukul 15.15 tutup usia setelah dinyatakan sebagai salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19. 

Tadi malam, paramedis yang juga perawat Puskesmas Semanding tersebut langsung dimakamkan sesuai protokol kesehatan di kompleks pemakaman umum Bejagung Lor, Desa Bejagung, Kecamatan Semanding. Lokasi pemakaman tersebut tak jauh dari domisili perawat tersebut.

Menurut pantuan Jawa Pos Radar Tuban, protokol kesehatan benar-benar diterapkan. Satu jam setelah kabar duka tersebut, masyarakat dilarang mendekati liang lahat yang digali para pekerja. Petugas dari desa, kecamatan, dan TNI – Polri terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan tak ada masyarakat yang mendekat. Penggalian lubang makam tersebut sempat terkendala hujan yang mengguyur Tuban dan sekitarnya sejak sore.

Baca Juga :  Ratusan Nakes di Lamongan Terpapar Covid-19

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan koran ini kemarin (6/4) sekitar pukul 19.00, penggalian liang kubur masih separo. Sesuai protokol penanganan pasien Covid-19, setelah disucikan di rumah sakit, jenazah langsung dimakamkan oleh petugas rumah sakit yang menggunakan alat pelindung diri (APD). Lokasi sekitar makam juga disterilkan dari masyarakat umum. Begitu turun dari mobil jenazah, peti dan seluruh petugas langsung disterilkan dengan disinfektan. 

Dikonfirmasi tadi malam, Kepala Desa Bejagung Aang Sutan membenarkan perawat berstatus PDP yang meninggal tersebut merupakan warganya. Dikatakan dia, atas permintaan keluarga almarhum, PDP tersebut dimakamkan di TPU desa setempat. Lokasinya di barat Masjid Sunan Bejagung. 

Aang memastikan jenazah dilakukan sesuai protokol penanganan Covid-19 . ‘’Dari rumah sakit langsung ke lokasi pemakaman tanpa mampir ke rumah, jalan disterilkan dan dijaga TNI – Polri,’’ kata dia.

Baca Juga :  Pemkab Luluh, Pajak Baliho Bacabup Ditangguhkan 

Mantan anggota DPRD Tuban itu juga menyatakan warganya menerima PDP Covid-19 tersebut dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. Hanya saja, karena almarhum berstatus PDP, maka pemakaman disesuaikan dengan standar penanganan pasien Covid-19.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/