alexametrics
29.9 C
Bojonegoro
Thursday, May 19, 2022

Pemahaman Cinta Negara dan Pancasila, Generasi Milenial Tentukan Arah

TUBAN, Radar Tuban – Anggota DPR/MPR RI periode 2019-2024, Dr. Didik Mukrianto, SH, MH, sebagai narasumber kegiatan sosialisasi 4 pilar MPR RI dengan pelajar di Kabupaten Tuban, kemarin (6/2). 

Didik, sapaan akrab Ketua Umum Karang Taruna Nasional ini menjelaskan tentang pemahaman yang salah terkait dengan cinta negara dan Pancasila bisa menjadi sumber tindakan radikalisme, apabila  cara  pemahamannya tidak benar. Karena itu, generasi muda harus memahami dan mengerti tentang Indonesia dalam konteks idealisme berbangsa dan bernegara.

Supaya generasi muda bisa bangga dan mencintai bangsanya, mereka dituntut untuk mempelajari ke-Indonesiaan secara utuh. Hal ini penting agar bisa mengenal Indonesia secara utuh. Meliputi keanekaragaman suku budaya dan bahasa. Sebab, tidak mungkin ada rasa cinta dan bangga, kalau mereka tidak memahami apa yang menjadi hak dan kewajiban warga negara. 

Baca Juga :  Didik Mukrianto, Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Tuban

‘’Semakin kita mengenal bangsa Indonesia, maka kita akan semakin cinta dan bangga terhadap bangsa ini. Dengan selalu menggunakan produk-produk bangsa sendiri, dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat semakin pesat,’’ ungkap anggota Komisi Hukum DPR RI itu.

Didik menyampaikan bahwa generasi milenial sangat menentukan arah bangsa Indonesia ke depan. Maka dari itu, penguatan nasionalisme dalam bingkai empat pilar MPR RI menjadi hal yang mutlak untuk ditanamkan dan dijadikan pedoman sejak awal. 

Menurutnya, peluang terbesar Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera juga tidak lepas dari peran generasi milenial dalam membangun negaranya. ‘’Maka idealisme di kalangan generasi milenial harus terus dijaga secara masif,’’ terang politisi Partai Demokrat ini. 

Baca Juga :  Tuban Siapkan Tujuh SMPN Pilot Project Luring

Lebih lanjut dia menyampaikan, tantangan bangsa Indonesia dalam kompetisi global akan semakin berat seiring dengan meningkatnya daya saing yang juga semakin ketat. Dengan membangun generasi bangsa yang terarah serta demografi yang dimiliki Indonesia, akan menjadi peluang besar Indonesia menjadi negara yang kuat, maju, dan sejahtera.

TUBAN, Radar Tuban – Anggota DPR/MPR RI periode 2019-2024, Dr. Didik Mukrianto, SH, MH, sebagai narasumber kegiatan sosialisasi 4 pilar MPR RI dengan pelajar di Kabupaten Tuban, kemarin (6/2). 

Didik, sapaan akrab Ketua Umum Karang Taruna Nasional ini menjelaskan tentang pemahaman yang salah terkait dengan cinta negara dan Pancasila bisa menjadi sumber tindakan radikalisme, apabila  cara  pemahamannya tidak benar. Karena itu, generasi muda harus memahami dan mengerti tentang Indonesia dalam konteks idealisme berbangsa dan bernegara.

Supaya generasi muda bisa bangga dan mencintai bangsanya, mereka dituntut untuk mempelajari ke-Indonesiaan secara utuh. Hal ini penting agar bisa mengenal Indonesia secara utuh. Meliputi keanekaragaman suku budaya dan bahasa. Sebab, tidak mungkin ada rasa cinta dan bangga, kalau mereka tidak memahami apa yang menjadi hak dan kewajiban warga negara. 

Baca Juga :  Beras Berkutu Program BPNT Kembali Ramai

‘’Semakin kita mengenal bangsa Indonesia, maka kita akan semakin cinta dan bangga terhadap bangsa ini. Dengan selalu menggunakan produk-produk bangsa sendiri, dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat semakin pesat,’’ ungkap anggota Komisi Hukum DPR RI itu.

Didik menyampaikan bahwa generasi milenial sangat menentukan arah bangsa Indonesia ke depan. Maka dari itu, penguatan nasionalisme dalam bingkai empat pilar MPR RI menjadi hal yang mutlak untuk ditanamkan dan dijadikan pedoman sejak awal. 

Menurutnya, peluang terbesar Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera juga tidak lepas dari peran generasi milenial dalam membangun negaranya. ‘’Maka idealisme di kalangan generasi milenial harus terus dijaga secara masif,’’ terang politisi Partai Demokrat ini. 

Baca Juga :  Empat Pilar MPR RI-Wujudkan Bangsa Maju, Kuat, Adil, Makmur, Sejahtera

Lebih lanjut dia menyampaikan, tantangan bangsa Indonesia dalam kompetisi global akan semakin berat seiring dengan meningkatnya daya saing yang juga semakin ketat. Dengan membangun generasi bangsa yang terarah serta demografi yang dimiliki Indonesia, akan menjadi peluang besar Indonesia menjadi negara yang kuat, maju, dan sejahtera.

Artikel Terkait

Most Read

Bagikan Masker di Tengah Gerimis

Rel KA Patah Rawan Laka

Hat-trick Kalah

Artikel Terbaru


/