alexametrics
32.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Tahap Awal Butuh 15 Ribu Dosis Vaksin

Radar Tuban – Petugas kesehatan akan menjadi gelombang pertama penerima vaksin Covid-19. Hingga kemarin (6/1) siang pukul 13.00, sudah ada 7.530 tenaga kesehatan yang terdata Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban untuk menerima vaksin Covid-19 tahap awal. Jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah karena belum semua tenaga kesehatan menyetor data.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Ka bupaten Tuban Endah Nurul Kumarijati menjelaskan satu orang membutuhkan dua dosis vaksin. Jika mengacu data sementara yang masuk, kebutuhan total vaksin tahap awal tersebut sekitar 15.060 dosis. ‘’Kami masih terima susulan data dari klinik swasta, bidan, dan perawat yang praktik mandiri agar terdata sebagai penerima vaksin,” ujar Endah ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban.

Mengacu aturan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kata Endah, tenaga kesehatan dan semua petugas yang bekerja pada fasilitas pelayanan kese hatan menjadi prioritas utama vaksin tahap awal. Prioritas lain untuk imunisasi adalah petugas nonmedis yang bertugas di pelayanan publik seperti TNI dan Polri. Juga, petugas bandara, stasiun, kereta api, dan pekerja lapangan lain.

Baca Juga :  Surat Tilang Dikirim ke Rumah Pelanggar

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban ini mengaku belum tahu berapa dosis yang diberikan untuk para masyarakat Bumi Wali tahap awal. Dia men jelaskan seluruh data nakes yang diterima akan disetorkan ke Kemenkes. Diharapkan seluruh data yang disetorkan tersebut dapat terpenuhi kebutuhan vaksinnya. ‘’Semua data yang masuk kami setor ke Kemenkes,” tuturnya.

Endah menjelaskan kebutuhan vaksin akan terus di-update sesuai kebutuhan di lapangan. Dia mengimbau bagi tenaga kesehatan pelat merah maupun swasta yang belum terdata agar segera menyetorkan data. Penyetoran data, kata Endah, bisa melalui Dinkes atau organisasi profesi yang diikuti. Diharapkan seluruh tenaga kesehatan yang menjadi prioritas utama dapat terkaver vaksin. ‘’Selain nakes, juga diprioritaskan bagi orang yang bekerja di faskes,” ungkap dia.

Baca Juga :  Viral, Video Mesum Pasangan Berseragam Pramuka

Perlu diketahui, vaksinasi Covid-19 akan dilakukan serempak pada 13 Januari. Pada tahap awal, Jawa Timur sudah kedatangan 77.760 dosis vaksin Selasa (5/1). Selanjutnya dosis tersebut akan dibagikan untuk seluruh kota/ kabupaten di Jatim. Jika vaksinasi tahap awal selesai, imunisasi lanjutan akan dilaku kan bertahap pada pekan beri kutnya. ‘’Kami masih terus menerima data jika ada susulan,” lanjut Endah.

Radar Tuban – Petugas kesehatan akan menjadi gelombang pertama penerima vaksin Covid-19. Hingga kemarin (6/1) siang pukul 13.00, sudah ada 7.530 tenaga kesehatan yang terdata Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban untuk menerima vaksin Covid-19 tahap awal. Jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah karena belum semua tenaga kesehatan menyetor data.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Ka bupaten Tuban Endah Nurul Kumarijati menjelaskan satu orang membutuhkan dua dosis vaksin. Jika mengacu data sementara yang masuk, kebutuhan total vaksin tahap awal tersebut sekitar 15.060 dosis. ‘’Kami masih terima susulan data dari klinik swasta, bidan, dan perawat yang praktik mandiri agar terdata sebagai penerima vaksin,” ujar Endah ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban.

Mengacu aturan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kata Endah, tenaga kesehatan dan semua petugas yang bekerja pada fasilitas pelayanan kese hatan menjadi prioritas utama vaksin tahap awal. Prioritas lain untuk imunisasi adalah petugas nonmedis yang bertugas di pelayanan publik seperti TNI dan Polri. Juga, petugas bandara, stasiun, kereta api, dan pekerja lapangan lain.

Baca Juga :  Surat Tilang Dikirim ke Rumah Pelanggar

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban ini mengaku belum tahu berapa dosis yang diberikan untuk para masyarakat Bumi Wali tahap awal. Dia men jelaskan seluruh data nakes yang diterima akan disetorkan ke Kemenkes. Diharapkan seluruh data yang disetorkan tersebut dapat terpenuhi kebutuhan vaksinnya. ‘’Semua data yang masuk kami setor ke Kemenkes,” tuturnya.

Endah menjelaskan kebutuhan vaksin akan terus di-update sesuai kebutuhan di lapangan. Dia mengimbau bagi tenaga kesehatan pelat merah maupun swasta yang belum terdata agar segera menyetorkan data. Penyetoran data, kata Endah, bisa melalui Dinkes atau organisasi profesi yang diikuti. Diharapkan seluruh tenaga kesehatan yang menjadi prioritas utama dapat terkaver vaksin. ‘’Selain nakes, juga diprioritaskan bagi orang yang bekerja di faskes,” ungkap dia.

Baca Juga :  Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku

Perlu diketahui, vaksinasi Covid-19 akan dilakukan serempak pada 13 Januari. Pada tahap awal, Jawa Timur sudah kedatangan 77.760 dosis vaksin Selasa (5/1). Selanjutnya dosis tersebut akan dibagikan untuk seluruh kota/ kabupaten di Jatim. Jika vaksinasi tahap awal selesai, imunisasi lanjutan akan dilaku kan bertahap pada pekan beri kutnya. ‘’Kami masih terus menerima data jika ada susulan,” lanjut Endah.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/