alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Riyadi Siap Realisasikan Janji Politiknya

Radar Tuban – Pelantikan Aditya Halindra Faridzky-Riyadi, bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada Tuban 2020 tinggal enam bulan. Paslon bupati-wabup yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, dan PKS ini tengah menyiapkan diri untuk memenuhi janji-janji politiknya selama kampanye.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban terkait kesiapannya memimpin Tuban, Riyadi mengatakan, saat ini dirinya intens berkomunikasi dengan Lindra, panggilan akrab Aditya Halindra Faridzky terkait hal yang dilakukan setelah dilantik.

Dengan harapan, punya gambaran yang jelas terkait hal yang harus dilakukan pada awal kepemimpinannya dalam merealisasikan visi-misinya. Dikatakan dia, kepercayaan yang diberikan masyarakat ke pada dirinya bersama Lindra merupakan panggilan untuk mengabdi. ‘’Kalau tidak bisa mewujudkan jangan jangan ke depan sulit untuk dipercaya. Karena masyarakat butuh kerja nyata. Jadi ini sebuah ujian yang harus dibuktikan di masa pengabdian,’’ ujar dia.

Baca Juga :  Imam Mahdi, Seniman Cukil Dekoratif

Disampaikan pengusaha beras asal Desa Maibit, Kecamatan Rengel ini, atas kemenangannya pada pilkada, dirinya tak perlu show off atau pamer. Hal itu sebagai wujud penghormatan terhadap dua rival paslonnya.

‘’Disyukuri melalui amaliah saja. Kalau memang iya, ya hanya doa bersama dan amaliah,’’ ujar alumnus Universitas Sunang Bonang Tuban itu.

Sampai berita ini ditulis, Aditya Halindra Faridzky belum bisa dikonfirmasi. Pertanyaan yang dikirim melalui pesan pendek tak dibalas. Seperti diberitakan sebelumnya, berdasar hasil rekapitulasi penghitungan suara pilkada, pasangan Aditya Halindra Faridzky-Riyadi menang telak dengan 423.236 suara atau 60,1 persen. Sementara rivalnya, Khozanah Hidayati-M. Anwar meraih 170.955 suara atau 24,24 persen dan Setiajit-RM Armaya Mangkunegara meraih 110.998 atau 15,74 persen. 

Baca Juga :  Rambu Lengkap, Penerangan Jalur Lingkar Selatan Tuban Belum Terpasang

Radar Tuban – Pelantikan Aditya Halindra Faridzky-Riyadi, bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada Tuban 2020 tinggal enam bulan. Paslon bupati-wabup yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, dan PKS ini tengah menyiapkan diri untuk memenuhi janji-janji politiknya selama kampanye.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban terkait kesiapannya memimpin Tuban, Riyadi mengatakan, saat ini dirinya intens berkomunikasi dengan Lindra, panggilan akrab Aditya Halindra Faridzky terkait hal yang dilakukan setelah dilantik.

Dengan harapan, punya gambaran yang jelas terkait hal yang harus dilakukan pada awal kepemimpinannya dalam merealisasikan visi-misinya. Dikatakan dia, kepercayaan yang diberikan masyarakat ke pada dirinya bersama Lindra merupakan panggilan untuk mengabdi. ‘’Kalau tidak bisa mewujudkan jangan jangan ke depan sulit untuk dipercaya. Karena masyarakat butuh kerja nyata. Jadi ini sebuah ujian yang harus dibuktikan di masa pengabdian,’’ ujar dia.

Baca Juga :  M. Anis Musthafa Gantikan Rasijan?

Disampaikan pengusaha beras asal Desa Maibit, Kecamatan Rengel ini, atas kemenangannya pada pilkada, dirinya tak perlu show off atau pamer. Hal itu sebagai wujud penghormatan terhadap dua rival paslonnya.

‘’Disyukuri melalui amaliah saja. Kalau memang iya, ya hanya doa bersama dan amaliah,’’ ujar alumnus Universitas Sunang Bonang Tuban itu.

Sampai berita ini ditulis, Aditya Halindra Faridzky belum bisa dikonfirmasi. Pertanyaan yang dikirim melalui pesan pendek tak dibalas. Seperti diberitakan sebelumnya, berdasar hasil rekapitulasi penghitungan suara pilkada, pasangan Aditya Halindra Faridzky-Riyadi menang telak dengan 423.236 suara atau 60,1 persen. Sementara rivalnya, Khozanah Hidayati-M. Anwar meraih 170.955 suara atau 24,24 persen dan Setiajit-RM Armaya Mangkunegara meraih 110.998 atau 15,74 persen. 

Baca Juga :  Menjaga Adab, Merawat Akademik, dan Hafalan Al-Quran

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/