alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Disuntik Modal Rp 22 Miliar

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro akan menyiapkan anggaran untuk perusahaan daerah air minum (PDAM) dan Perumda Pangan Mandiri. Totalnya sekitar sekitar Rp 22 miliar.
Rinciannya, PDAM dijatah Rp 10 miliar, kemudian Perumda Pangan Mandiri sekitar Rp 15 miliar
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro Mokhamad Anwar Muktadlo menjelaskan, tahun depan alokasi dana untuk penyertaan modal memang naik. Sebab, tidak hanya diberikan pada satu BUMD. Melainkan dua BUMD.
‘’Tahun ini hanya satu BUMD yang dialokasikan penyertaan modal,’’ katanya.
Menurut Tadlo,  alokasi anggaran Rp 22 miliar itu dibagi untuk PDAM Rp 10 miliar, dan Rp 12 miliar untuk Perumda Pangan Mandiri.
Tahun ini tidak semua anggaran penyertaan modal untuk Perumda Pangan Mandiri diserap. Sisanya dialokasikan lagi tahun depan.
Awalnya, penyertaan modal PDAM adalah Rp 5 miliar. Belakangan penyertaan modal untuk BUMD bergerak di bidang air itu disetujui Rp 10 miliar.
Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan,  PDAM memang mengajukan tambahan modal untuk tahun depan. Modal itu akan digunakan untuk memperluas layanan. ‘’PDAM memang harus memperluas cakupan layanannya,’’ terangnya.
Menurut Lasuri, tambahan penyertaan modal Rp 5 miliar itu tidak menjadi persoalan. Sebab, PDAM memang ada target layanan yang harus dicapai. Perluasan layanan harus didukung dengan tambahan modal.
‘’Apalagi PDAM tidak selalu bisnis. Namun, juga harus mengutamakan pelayanan masyarakat,’’ katanya terpisah.
Menurut dia, penambahan modal itu harus melalui perubahan regulasi. Yakni, peraturan daerah (perda) penyertaan modal BUMD. Sehingga, penyertaan modal itu harus melalui pembahasan antara pemkab dan DPRD.
‘’Harus ada perubahan perda penyertaan modal,’’ jelasnya.
Tahun ini PDAM sudah mulai setor dividen sekitar Rp 2,6 miliar. Itu adalah 55 persen dari laba yang dihasilkan PDAM dari usaha selama 2020. Hasil kinerja tahun lalu, PDAM memperoleh laba sebesar Rp 5 miliar.

Baca Juga :  Juru Parkir Tersangka Pemukulan Bebas dari Tahanan

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro akan menyiapkan anggaran untuk perusahaan daerah air minum (PDAM) dan Perumda Pangan Mandiri. Totalnya sekitar sekitar Rp 22 miliar.
Rinciannya, PDAM dijatah Rp 10 miliar, kemudian Perumda Pangan Mandiri sekitar Rp 15 miliar
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro Mokhamad Anwar Muktadlo menjelaskan, tahun depan alokasi dana untuk penyertaan modal memang naik. Sebab, tidak hanya diberikan pada satu BUMD. Melainkan dua BUMD.
‘’Tahun ini hanya satu BUMD yang dialokasikan penyertaan modal,’’ katanya.
Menurut Tadlo,  alokasi anggaran Rp 22 miliar itu dibagi untuk PDAM Rp 10 miliar, dan Rp 12 miliar untuk Perumda Pangan Mandiri.
Tahun ini tidak semua anggaran penyertaan modal untuk Perumda Pangan Mandiri diserap. Sisanya dialokasikan lagi tahun depan.
Awalnya, penyertaan modal PDAM adalah Rp 5 miliar. Belakangan penyertaan modal untuk BUMD bergerak di bidang air itu disetujui Rp 10 miliar.
Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan,  PDAM memang mengajukan tambahan modal untuk tahun depan. Modal itu akan digunakan untuk memperluas layanan. ‘’PDAM memang harus memperluas cakupan layanannya,’’ terangnya.
Menurut Lasuri, tambahan penyertaan modal Rp 5 miliar itu tidak menjadi persoalan. Sebab, PDAM memang ada target layanan yang harus dicapai. Perluasan layanan harus didukung dengan tambahan modal.
‘’Apalagi PDAM tidak selalu bisnis. Namun, juga harus mengutamakan pelayanan masyarakat,’’ katanya terpisah.
Menurut dia, penambahan modal itu harus melalui perubahan regulasi. Yakni, peraturan daerah (perda) penyertaan modal BUMD. Sehingga, penyertaan modal itu harus melalui pembahasan antara pemkab dan DPRD.
‘’Harus ada perubahan perda penyertaan modal,’’ jelasnya.
Tahun ini PDAM sudah mulai setor dividen sekitar Rp 2,6 miliar. Itu adalah 55 persen dari laba yang dihasilkan PDAM dari usaha selama 2020. Hasil kinerja tahun lalu, PDAM memperoleh laba sebesar Rp 5 miliar.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Bojonegoroku Rakaprah!

Artikel Terkait

Most Read

Satpol PP Mengaku Baru Tahu

Sukses, Overhaul Serious Inspection #1

Pembangunan Fasilitas Tuntas 2021

Artikel Terbaru


/