alexametrics
24.6 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Baru Satu Orang DPRD Tuban Donorkan Plasma Konvalesen

Radar Tuban – Baru Fahmi Fikroni, penyintas Covid-19 di gedung DPRD Tuban yang donor plasma konvalesen. Sedangkan wakil rakyat lainnya dan setwan belum mengikuti jejaknya. Ketua Fraksi PKB DPRD Tuban tersebut membenarkan dirinya pernah terkonfirmasi Covid-19 dan sudah dinyatakan sembuh.

Sekarang ini, kata dia, dirinya masih mengikuti donor plasma konvalesen kedua. ‘’Kamis (4/3) do nor yang kedua. Sedangkan do nor pertama pada 17 Februari,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Dari gedung wakil rakyat inilah sebenarnya keteladanan donor plasma ditunggu. Terlebih, kebutuhan plasma cukup tinggi. Seperti disampaikan Manajer Pe masaran Mutu PMI Tuban Sarju Efend.

Dia mengatakan, meski pendonor plasma cukup banyak, tapi masih belum sebanding dengan permintaan. Apalagi, saat ini sejumlah rumah sakit rujukan di luar Tuban inden plasma ke PMI Tuban. Terbaru adalah RS Bhayangkara Bojonegoro. Selama ini, PMI Tuban tak hanya memasok plasma di rumah sakit rujukan di Bumi Wali saja.

Baca Juga :  Satu Lagi, Predator Anak Divonis Hukuman Hari Ini

Sejumlah rumah sakit dari Mojokerto, Malang, hingga Jember juga inden plasma. Itu karena belum semua PMI di Jawa Timur memiliki Haemonetics atau alat donor plasma metode pengambilan apheresis.

Sementara itu, meski sejumlah wakil rakyat pada 2020 lalu sempat dinyatakan positif, namun mereka tetap mengikuti suntik vaksin Sinovac. Itu karena mereka sudah dinyatakan sembuh lebih dari tiga bulan. ‘’Semua (mengikuti vaksin), baik anggota maupun setwan,’’ kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Tuban Endah Nurul Kumarijati kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan dia, pemberian serum imunitas Covid-19 ter sebut karena mereka telah dinya takan sembuh sejak tiga bulan lalu. Terpisah, Plt Sekretaris DPRD Tuban Sri Hidajati membenarkan mayoritas wakil rakyat telah mengikuti vaksin tahap pertama yang digelar beberapa hari lalu. Namun, hanya Fahmi Fikroni yang belum divaksin. Absennya dia tersebut karena masih mengikuti donor plasma konvalesen.

Baca Juga :  Berangkat Kompetisi, Persatu-BWFC Sewa Bus

Diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota dewan dan staf sekretaris dewan (sekwan) dinyatakan positif terpapar virus korona. Berdasarkan hasil tracing, terpaparnya sebagian anggota dewan dan staf sekwan tersebut diketahui setelah mengikuti serangkaian tes kesehatan. Dimulai dari rapid test yang menunjukkan hasil reaktif yang kemudian dilanjutkan dengan tes polymerase chain reaction (PCR).

Radar Tuban – Baru Fahmi Fikroni, penyintas Covid-19 di gedung DPRD Tuban yang donor plasma konvalesen. Sedangkan wakil rakyat lainnya dan setwan belum mengikuti jejaknya. Ketua Fraksi PKB DPRD Tuban tersebut membenarkan dirinya pernah terkonfirmasi Covid-19 dan sudah dinyatakan sembuh.

Sekarang ini, kata dia, dirinya masih mengikuti donor plasma konvalesen kedua. ‘’Kamis (4/3) do nor yang kedua. Sedangkan do nor pertama pada 17 Februari,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Dari gedung wakil rakyat inilah sebenarnya keteladanan donor plasma ditunggu. Terlebih, kebutuhan plasma cukup tinggi. Seperti disampaikan Manajer Pe masaran Mutu PMI Tuban Sarju Efend.

Dia mengatakan, meski pendonor plasma cukup banyak, tapi masih belum sebanding dengan permintaan. Apalagi, saat ini sejumlah rumah sakit rujukan di luar Tuban inden plasma ke PMI Tuban. Terbaru adalah RS Bhayangkara Bojonegoro. Selama ini, PMI Tuban tak hanya memasok plasma di rumah sakit rujukan di Bumi Wali saja.

Baca Juga :  Berangkat Kompetisi, Persatu-BWFC Sewa Bus

Sejumlah rumah sakit dari Mojokerto, Malang, hingga Jember juga inden plasma. Itu karena belum semua PMI di Jawa Timur memiliki Haemonetics atau alat donor plasma metode pengambilan apheresis.

Sementara itu, meski sejumlah wakil rakyat pada 2020 lalu sempat dinyatakan positif, namun mereka tetap mengikuti suntik vaksin Sinovac. Itu karena mereka sudah dinyatakan sembuh lebih dari tiga bulan. ‘’Semua (mengikuti vaksin), baik anggota maupun setwan,’’ kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Tuban Endah Nurul Kumarijati kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan dia, pemberian serum imunitas Covid-19 ter sebut karena mereka telah dinya takan sembuh sejak tiga bulan lalu. Terpisah, Plt Sekretaris DPRD Tuban Sri Hidajati membenarkan mayoritas wakil rakyat telah mengikuti vaksin tahap pertama yang digelar beberapa hari lalu. Namun, hanya Fahmi Fikroni yang belum divaksin. Absennya dia tersebut karena masih mengikuti donor plasma konvalesen.

Baca Juga :  Pendistribusian Program Sembako Diapresiasi, Kualitasnya Sangat Bagus

Diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota dewan dan staf sekretaris dewan (sekwan) dinyatakan positif terpapar virus korona. Berdasarkan hasil tracing, terpaparnya sebagian anggota dewan dan staf sekwan tersebut diketahui setelah mengikuti serangkaian tes kesehatan. Dimulai dari rapid test yang menunjukkan hasil reaktif yang kemudian dilanjutkan dengan tes polymerase chain reaction (PCR).

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dua Laga Berakhir di Titik Putih

Tim Kota Lamongan Saling Sikut

Berharap Dihelat Setiap Tahun

16 Besar Digelar tanpa Penonton


/