alexametrics
27 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Tuban Miliki Potensi Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga ‘’Sungai’’

TUBAN, Radar Tuban – Anggota Komisi VII DPR RI Ratna Juwita Sari menyebut, Kabupaten Tuban memiliki potensi untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Alasannya, Tuban memiliki banyak aliran sungai yang bisa dimanfaatkan sebagai tenaga penggerak PLTMH.

Pernyataan yang memberikan harapan baru untuk masyarakat Tuban yang tinggal di bantaran sungai dengan arus yang cukup deras itu disampaikan Ratna-sapaan akrabnya saat berdialog dengan masyarakat Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak beberapa hari lalu.

Sayang, sampai hari ini potensi lokal untuk menyuplai ketahanan energi nasional itu masih belum tergarap. Jangankan tergarap, sekadar rencana untuk mewujudkannya pun belum.

‘’Ini (potensi sumber energi dari alam, Red) yang kita perjuangan hari ini. Energi baru terbarukan, seperti daerah yang memiliki bantaran sungai (seperti di Desa Mandirejo, Red). Ini memiliki potensi mikrohidro yang besar,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Kepala Dinas Kesehatan Tuban dan Istrinya Terpapar Covid

Sebagaimana diketahui, mikrohidro adalah salah satu pembangkit listrik skala kecil yang memanfaatkan arus air, seperti sungai dan saluran irigasi sebagai tenaga penggeraknya. Dari situlah energi listrik skala kecil bisa tercipta.

Praktis, jika potensi PLTMH itu terwujud, maka bisa memberikan manfaat untuk warga sekitar yang ada di bantaran sungai. ‘’Jadi, bisa difungsikan untuk memberikan suplai listrik di sekitar area sungai,’’ terang anggota DPR RI yang membidangi energi, riset, dan teknologi itu.

Upaya untuk mewujudkan energi baru terbarukan (EBT) itu sudah disampaikan sewaktu rapat dengar pendapat bersama direktur energi baru terbarukan dan konservasi energi. 

‘’Kami secara khusus sudah minta agar segera dibuatkan matriks khusus berisi potensi EBT di berbagai wilayah (termasuk di Tuban, Red). Untuk selanjutnya bisa dibuat road map agar potensi yang ada bisa segera dieksplorasi menjadi sumber energi baru,’’ terang Ratna menyusul target RPJMN untuk mencapai target rasio EBT 23 persen secara nasional pada 2026.

Baca Juga :  Lelang Jabatan Lima Kepala OPD Ditengah Pilkada

Selain memiliki potensi besar untuk menghasilkan energi terbarukan, kata Ratna, Kabupaten Tuban juga memiliki potensi gas yang luar biasa. Menurutnya, Bumi Wali menyimpan sumber gas yang cukup melimpah. Sayang, lagi-lagi potensi besar itu masih belum bisa dimanfaatkan secara optimal. Sampai hari ini baru sebatas uji seismik, sebatas mencari untuk memastikan sumber gas. Belum sampai ke tahap eksploitasi. Begitu juga dengan jaringan gas, belum ada yang terpasang.

‘’Ini yang mau kita dorong, sesuai dengan program Pak Presiden bahwa di 2020 ini sudah harus ada 1 juta sambungan gas se-Indonesia. Ini yang mau kita sampaikan ke pusat agar bisa segera ada follow up-nya,’’ terang istri ketua umum KONI Tuban Mirza Ali Manshur itu.

TUBAN, Radar Tuban – Anggota Komisi VII DPR RI Ratna Juwita Sari menyebut, Kabupaten Tuban memiliki potensi untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Alasannya, Tuban memiliki banyak aliran sungai yang bisa dimanfaatkan sebagai tenaga penggerak PLTMH.

Pernyataan yang memberikan harapan baru untuk masyarakat Tuban yang tinggal di bantaran sungai dengan arus yang cukup deras itu disampaikan Ratna-sapaan akrabnya saat berdialog dengan masyarakat Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak beberapa hari lalu.

Sayang, sampai hari ini potensi lokal untuk menyuplai ketahanan energi nasional itu masih belum tergarap. Jangankan tergarap, sekadar rencana untuk mewujudkannya pun belum.

‘’Ini (potensi sumber energi dari alam, Red) yang kita perjuangan hari ini. Energi baru terbarukan, seperti daerah yang memiliki bantaran sungai (seperti di Desa Mandirejo, Red). Ini memiliki potensi mikrohidro yang besar,’’ tuturnya.

Baca Juga :  KPUK Tuban Tetapkan Daftar Pemilih Tetap Pilkada Sebanyak 942.519 Jiwa

Sebagaimana diketahui, mikrohidro adalah salah satu pembangkit listrik skala kecil yang memanfaatkan arus air, seperti sungai dan saluran irigasi sebagai tenaga penggeraknya. Dari situlah energi listrik skala kecil bisa tercipta.

Praktis, jika potensi PLTMH itu terwujud, maka bisa memberikan manfaat untuk warga sekitar yang ada di bantaran sungai. ‘’Jadi, bisa difungsikan untuk memberikan suplai listrik di sekitar area sungai,’’ terang anggota DPR RI yang membidangi energi, riset, dan teknologi itu.

Upaya untuk mewujudkan energi baru terbarukan (EBT) itu sudah disampaikan sewaktu rapat dengar pendapat bersama direktur energi baru terbarukan dan konservasi energi. 

‘’Kami secara khusus sudah minta agar segera dibuatkan matriks khusus berisi potensi EBT di berbagai wilayah (termasuk di Tuban, Red). Untuk selanjutnya bisa dibuat road map agar potensi yang ada bisa segera dieksplorasi menjadi sumber energi baru,’’ terang Ratna menyusul target RPJMN untuk mencapai target rasio EBT 23 persen secara nasional pada 2026.

Baca Juga :  Menjaga Adab, Merawat Akademik, dan Hafalan Al-Quran

Selain memiliki potensi besar untuk menghasilkan energi terbarukan, kata Ratna, Kabupaten Tuban juga memiliki potensi gas yang luar biasa. Menurutnya, Bumi Wali menyimpan sumber gas yang cukup melimpah. Sayang, lagi-lagi potensi besar itu masih belum bisa dimanfaatkan secara optimal. Sampai hari ini baru sebatas uji seismik, sebatas mencari untuk memastikan sumber gas. Belum sampai ke tahap eksploitasi. Begitu juga dengan jaringan gas, belum ada yang terpasang.

‘’Ini yang mau kita dorong, sesuai dengan program Pak Presiden bahwa di 2020 ini sudah harus ada 1 juta sambungan gas se-Indonesia. Ini yang mau kita sampaikan ke pusat agar bisa segera ada follow up-nya,’’ terang istri ketua umum KONI Tuban Mirza Ali Manshur itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/