alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

SIAPKAN MENTAL LEWAT JAMBORE PEMUDA UNTUK MASA DEPAN TUBAN BUMI WALI

TUBAN, Radar Tuban – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban kembali menggelar Jambore Pemuda dan Pemilihan Duta Pemuda. Acara tahunan untuk mencetak mental kepemimpinan pemuda Kabupaten Tuban itu diselenggarakan mulai Jumat (2/10) hingga Minggu (4/10) di Tennis Indoor, Jalan Wahidin Sudiro Husodo Tuban.

Kegiatan tersebut diikuti 140 peserta yang merupakan perwakilan dari 25 organisasi kepemudaan (OKP) yang ada di Bumi Wali. Dari peserta tersebut ditetapkan untuk kategori pria juara 1 Mohammad Ridho Ariyangga Donato perwakilan dari organisasi Kwartir cabang Gerakan Pramuka Tuban, juara 2 Ilham Ahmad Kamil (Relawan TIK), juara 3 M. Sholeh Sholakhudin (IPSI). Selanjutnya juara favorit M. Yusuf Aldi Rianto (Unirow Tuban). 

Untuk kategori wanita juara 1 Eris Elvita Lova (Stikes NU). Juara 2 Ladyani Atlantika (USB), juara 3 Bintang Maharani (Saka Bakti Husada). Juara favorit diraih Sinta Ariska (Unirow Tuban). Dalam penutupan acara Minggu sore, para juara mendapat hadiah uang tunai dan trophy sebagai wujud apresiasi dari Disparbudpora Tuban. Disaksikan perwakilan Forkopimda Tuban dan tamu undangan.

Baca Juga :  Cetak Generasi Emas Dengan Kearifan Lokal

Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan Joko Sarwono, Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein berpesan untuk para pemuda agar tidak lelah berinovasi dan menambah wawasan. Jambore dan duta pemuda digelar untuk memberi wadah para pemuda dalam melatih jiwa kepemimpinan. “Anak muda Indonesia harus bekerja di atas standar rata-rata agar bisa segera mengejar kemampuan berinovasi dan berkreasi seperti anak muda Korea,” pesan wabup.

Dalam kesempatan tersebut, Noor Nahar juga meminta seluruh tamu undangan agar selalu menaati protokol kesehatan. Pandemi korona yang ditetapkan sebagai bencana nasional harus ditanggulangi bersama-sama. Selain menjaga kebersihan, tak kalah penting adalah menjaga iman kepada Allah. “Kita harus taat imbauan pemerintah dan senantiasa selalu mendekatkan diri untuk meminta bantuan kepada Allah SWT,” imbaunya.

Kepala Disparbudpora Tuban Sulistyadi mengatakan duta pemuda adalah representasi anak muda kreatif dan memiliki jiwa kepemimpinan. Tiap tahun, pemerintah pusat dan provinsi selalu meminta perwakilan pemuda masing-masing kota/kabupaten untuk mengikuti sejumlah pelatihan. “Sehingga Pemkab Tuban menyiapkan duta pemuda tersebut melalui kegiatan ini,” tutur dia.

Baca Juga :  Proyek Trotoar Jalan Hasyim Asyari Sisakan Tampungan Air

Pejabat yang akrab disapa Didit ini mengatakan selain duta pemuda, turut diundang pemuda pelopor. Mereka adalah para pemuda yang sudah berinovasi untuk kemajuan masyarakat. Yakni Ahmad Qomaruddin (bidang pendidikan), Nur Faqih (bidang pangan), Nur Rohmat (bidang pariwisata), Abdullah Fatich (bidang agama), dan Khoirul Adib (bidang teknologi). “Kegiatan ini didahului dengan jambore untuk mengasah fisik, mental, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan para pemuda,” jelasnya. 

Dari jambore dan duta pemuda, selalu lahir para anak-anak muda kreatif dan inovatif. Mereka yang selama ini berperan memajukan Tuban sesuai dengan bidang yang dikuasai. Penghargaan yang diberikan adalah apresiasi dari Pemkab Tuban melalui Disparbudpora untuk kepedulian mereka yang turut berperan untuk masyarakat luas. “Semoga terus lahir pemuda yang inovatif dan berkontribusi untuk masyarakat,” harap Didit.

TUBAN, Radar Tuban – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban kembali menggelar Jambore Pemuda dan Pemilihan Duta Pemuda. Acara tahunan untuk mencetak mental kepemimpinan pemuda Kabupaten Tuban itu diselenggarakan mulai Jumat (2/10) hingga Minggu (4/10) di Tennis Indoor, Jalan Wahidin Sudiro Husodo Tuban.

Kegiatan tersebut diikuti 140 peserta yang merupakan perwakilan dari 25 organisasi kepemudaan (OKP) yang ada di Bumi Wali. Dari peserta tersebut ditetapkan untuk kategori pria juara 1 Mohammad Ridho Ariyangga Donato perwakilan dari organisasi Kwartir cabang Gerakan Pramuka Tuban, juara 2 Ilham Ahmad Kamil (Relawan TIK), juara 3 M. Sholeh Sholakhudin (IPSI). Selanjutnya juara favorit M. Yusuf Aldi Rianto (Unirow Tuban). 

Untuk kategori wanita juara 1 Eris Elvita Lova (Stikes NU). Juara 2 Ladyani Atlantika (USB), juara 3 Bintang Maharani (Saka Bakti Husada). Juara favorit diraih Sinta Ariska (Unirow Tuban). Dalam penutupan acara Minggu sore, para juara mendapat hadiah uang tunai dan trophy sebagai wujud apresiasi dari Disparbudpora Tuban. Disaksikan perwakilan Forkopimda Tuban dan tamu undangan.

Baca Juga :  Inspektorat Audit 9 Desa Penerima BKK di Padangan

Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan Joko Sarwono, Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein berpesan untuk para pemuda agar tidak lelah berinovasi dan menambah wawasan. Jambore dan duta pemuda digelar untuk memberi wadah para pemuda dalam melatih jiwa kepemimpinan. “Anak muda Indonesia harus bekerja di atas standar rata-rata agar bisa segera mengejar kemampuan berinovasi dan berkreasi seperti anak muda Korea,” pesan wabup.

Dalam kesempatan tersebut, Noor Nahar juga meminta seluruh tamu undangan agar selalu menaati protokol kesehatan. Pandemi korona yang ditetapkan sebagai bencana nasional harus ditanggulangi bersama-sama. Selain menjaga kebersihan, tak kalah penting adalah menjaga iman kepada Allah. “Kita harus taat imbauan pemerintah dan senantiasa selalu mendekatkan diri untuk meminta bantuan kepada Allah SWT,” imbaunya.

Kepala Disparbudpora Tuban Sulistyadi mengatakan duta pemuda adalah representasi anak muda kreatif dan memiliki jiwa kepemimpinan. Tiap tahun, pemerintah pusat dan provinsi selalu meminta perwakilan pemuda masing-masing kota/kabupaten untuk mengikuti sejumlah pelatihan. “Sehingga Pemkab Tuban menyiapkan duta pemuda tersebut melalui kegiatan ini,” tutur dia.

Baca Juga :  Butuh Perda Pengelolaan Wisata

Pejabat yang akrab disapa Didit ini mengatakan selain duta pemuda, turut diundang pemuda pelopor. Mereka adalah para pemuda yang sudah berinovasi untuk kemajuan masyarakat. Yakni Ahmad Qomaruddin (bidang pendidikan), Nur Faqih (bidang pangan), Nur Rohmat (bidang pariwisata), Abdullah Fatich (bidang agama), dan Khoirul Adib (bidang teknologi). “Kegiatan ini didahului dengan jambore untuk mengasah fisik, mental, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan para pemuda,” jelasnya. 

Dari jambore dan duta pemuda, selalu lahir para anak-anak muda kreatif dan inovatif. Mereka yang selama ini berperan memajukan Tuban sesuai dengan bidang yang dikuasai. Penghargaan yang diberikan adalah apresiasi dari Pemkab Tuban melalui Disparbudpora untuk kepedulian mereka yang turut berperan untuk masyarakat luas. “Semoga terus lahir pemuda yang inovatif dan berkontribusi untuk masyarakat,” harap Didit.

Artikel Terkait

Most Read

Pendaftaran Tryout CBT SMP Berakhir

Berburu Perlengkapan Sekolah

PT Griya Dharma Kusuma Nihil Pendapatan

Artikel Terbaru


/