alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Omzet Hiburan Malam Menurun Drastis

Radar Tuban – Pendapatan dari tempat hiburan malam di Tuban menurun drastis dampak pandemi Covid-19. Terlebih adanya pemberlakuan jam malam. Pada September lalu, jam malam berlaku mulai pukul 21.00 dan bulan ini mulai 1-15 Oktober jam malam dimulai pukul 22.00.

Hery, bagian operasional Happy Karoake menyampaikan, pandemi Covid-19 memang membawa dam pak berarti bagi tempat usaha yang berlangsung malam hari. Terlebih saat awal tak ber operasi sama sekali hingga pemberlakukan jam malam.

Normalnya, lanjut dia, jam operasional mulai pukul 19.00 hingga sekitar pukul 01.00. Namun baru beberapa hari ini operasional tiga jam setelah pemberlakuan jam malam mulai pukul 22.00.

Bahkan sebelumnya pada Sep tember jam malam dimulai pukul 21.00. “Tentu pendapatkan turun sekitar 60 persen,” ungkap dia tanpa menyampaikan secara detail nominal omzet.

Baca Juga :  Persentase Kematian Covid di Tuban Kedua Tertinggi se-Jatim

Yang terpenting, lanjut dia, seluruh karyawan bisa kembali bekerja ini menjadi bebungah tersendiri demi menjamin kebu tuhan ekonomi. Lebih lanjut dia menyampaikan, selama operasional seluruhnya tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) karena kesehatan lebih diutamakan.

“Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu dan masyarakat kembali beraktivitas normal serta ekonomi berjalan normal,” harapnya. Pantauan Jawa Pos Radar Tuban selama pemberlakuan jam malam seluruh tempat karaoke di jalan Tuban-Semarang misalnya menaati aturan yang berlaku. Setiap menjelang jam malam diberlakukan mulai bergegas untuk berkemas-kemas. Petugas parkir terlihat sibuk mengatur lalu lintas kendaraan yang keluar. 

Radar Tuban – Pendapatan dari tempat hiburan malam di Tuban menurun drastis dampak pandemi Covid-19. Terlebih adanya pemberlakuan jam malam. Pada September lalu, jam malam berlaku mulai pukul 21.00 dan bulan ini mulai 1-15 Oktober jam malam dimulai pukul 22.00.

Hery, bagian operasional Happy Karoake menyampaikan, pandemi Covid-19 memang membawa dam pak berarti bagi tempat usaha yang berlangsung malam hari. Terlebih saat awal tak ber operasi sama sekali hingga pemberlakukan jam malam.

Normalnya, lanjut dia, jam operasional mulai pukul 19.00 hingga sekitar pukul 01.00. Namun baru beberapa hari ini operasional tiga jam setelah pemberlakuan jam malam mulai pukul 22.00.

Bahkan sebelumnya pada Sep tember jam malam dimulai pukul 21.00. “Tentu pendapatkan turun sekitar 60 persen,” ungkap dia tanpa menyampaikan secara detail nominal omzet.

Baca Juga :  Tarik-Ulur Gedung Baru DPRD, Rencana Dibangun Bertahap

Yang terpenting, lanjut dia, seluruh karyawan bisa kembali bekerja ini menjadi bebungah tersendiri demi menjamin kebu tuhan ekonomi. Lebih lanjut dia menyampaikan, selama operasional seluruhnya tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) karena kesehatan lebih diutamakan.

“Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu dan masyarakat kembali beraktivitas normal serta ekonomi berjalan normal,” harapnya. Pantauan Jawa Pos Radar Tuban selama pemberlakuan jam malam seluruh tempat karaoke di jalan Tuban-Semarang misalnya menaati aturan yang berlaku. Setiap menjelang jam malam diberlakukan mulai bergegas untuk berkemas-kemas. Petugas parkir terlihat sibuk mengatur lalu lintas kendaraan yang keluar. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/