alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Penyerahan Hibah APBD Tuban 2021

Radar Tuban – ‘’Hibah ini sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat yang telah mendukung pembangunan Kabupaten Tuban di bidang keagamaan. Juga penghargaan terhadap ormas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam mewujudkan pembangunan masyarakat yang religius.’’ Pesan Bupati Tuban Fathul Huda itu disampaikan mengawali sambutan penyerahan bantunan hibah peningkatan fasilitas tempat ibadah, pondok pesantren, TPQ, dan organisasi kemasyarakatan (ormas) dari APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) tahun 2021 secara simbolis kemarin (4/3).

Dalam sambutannya, bupati menegaskan bahwa pembangunan di Bumi Wali yang dijalankan selama kurang lebih dua periode ini tidak lepas dari peran seluruh masyarakat Tuban, khususnya di bidang keagamaan. Tanpa peran seluruh masyarakat, ormas, tokoh lintas agama, dan tokoh masyarakat, maka sulit bagi Pemkab Tuban untuk mencapai cita-cita mewujudkan masyarakat yang religi.

‘’Perjuangan para kiai, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perjuangan para pimpinan organisasi kemasyarakatan (dalam membangun karakter masyarakat yang religi, Red) ini sangat bisa kita rasakan. Terutama dalam membentuk karakter generasi muda,’’ ujarnya memberikan apresiasi sekaligus rasa terima kasih atas peran pentingnya selama ini dalam membangun Tuban yang lebih religi.

Baca Juga :  Kerusakan Jalan Akibat Penambangan Pasir Kian Meluas

Bupati menyampaikan, bantuan hibah ini hanya menjadi stimulan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur keagamaan. Harapannya, dengan bantuan dana hibah ini bisa mengoptimalkan peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ormas dalam pembangunan karakter di Kabupaten Tuban. Termasuk dalam meningkatkan SDM masyarakat.

Tak kalah pentingnya dari itu semua, kata mantan ketua PCNU Tuban ini, seluruh ormas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat selalu menjaga kerukunan antarumat beragama. Memupuk rasa persaudaraan dan kebersamaan. ‘’Kerukunan antarumat beragama harus senantiasa dijaga dari masa ke masa,’’ pesannya.

Kabag Kesra Setda Eko Julianto mengungkapkan, jumlah total dana hibah bersumber dari APBD 2021 yang disalurkan mencapai Rp 7,175 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 2,5 miliar dialokasikan untuk pembangunan 63 infrastruktur fasilitas tempat ibadah, pondok pesantren, dan TPQ.

Baca Juga :  Cabor Mulai Berlatih di Kompleks Stadion

Rincian lembaga penerima hibah, 8 gereja, 24 masjid, 15 musala, 8 ponpes, dan 8 TPQ. Eko menyampaikan, sejak 2018 hingga 2021, Pemkab Tuban sudah menyalurkan dana hibah peningkatan fasilitas tempat ibadah, pondok pesantren, dan TPQ sebesar Rp 22,734 miliar.

Dana tersebut diterima 633 lembaga. Adapun rincian lembaga penerima hibah, 10 gereja, 92 masjid, 61 musala, 44 ponpes, dan 426 TPQ. ‘’Sesuai arahan Pak Bupati, semoga hibah tersebut bermanfaat dan barokah,’’ tandasnya.

Hadir mendampingi penyerahan hibah tersebut, wakil bupati Ir. Noor Nahar Hussein, M.Si., Sekda Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., dan Kabag Kesra Setda Eko Julianto S.STP. Dana hibah tersebut diserahkan secara simbolis kepada sebelas perwakilan penerima hibah.

Radar Tuban – ‘’Hibah ini sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat yang telah mendukung pembangunan Kabupaten Tuban di bidang keagamaan. Juga penghargaan terhadap ormas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam mewujudkan pembangunan masyarakat yang religius.’’ Pesan Bupati Tuban Fathul Huda itu disampaikan mengawali sambutan penyerahan bantunan hibah peningkatan fasilitas tempat ibadah, pondok pesantren, TPQ, dan organisasi kemasyarakatan (ormas) dari APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) tahun 2021 secara simbolis kemarin (4/3).

Dalam sambutannya, bupati menegaskan bahwa pembangunan di Bumi Wali yang dijalankan selama kurang lebih dua periode ini tidak lepas dari peran seluruh masyarakat Tuban, khususnya di bidang keagamaan. Tanpa peran seluruh masyarakat, ormas, tokoh lintas agama, dan tokoh masyarakat, maka sulit bagi Pemkab Tuban untuk mencapai cita-cita mewujudkan masyarakat yang religi.

‘’Perjuangan para kiai, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perjuangan para pimpinan organisasi kemasyarakatan (dalam membangun karakter masyarakat yang religi, Red) ini sangat bisa kita rasakan. Terutama dalam membentuk karakter generasi muda,’’ ujarnya memberikan apresiasi sekaligus rasa terima kasih atas peran pentingnya selama ini dalam membangun Tuban yang lebih religi.

Baca Juga :  Pariwisata Dibuka, Pengunjung Tak Bermasker Diminta Pulang

Bupati menyampaikan, bantuan hibah ini hanya menjadi stimulan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur keagamaan. Harapannya, dengan bantuan dana hibah ini bisa mengoptimalkan peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ormas dalam pembangunan karakter di Kabupaten Tuban. Termasuk dalam meningkatkan SDM masyarakat.

Tak kalah pentingnya dari itu semua, kata mantan ketua PCNU Tuban ini, seluruh ormas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat selalu menjaga kerukunan antarumat beragama. Memupuk rasa persaudaraan dan kebersamaan. ‘’Kerukunan antarumat beragama harus senantiasa dijaga dari masa ke masa,’’ pesannya.

Kabag Kesra Setda Eko Julianto mengungkapkan, jumlah total dana hibah bersumber dari APBD 2021 yang disalurkan mencapai Rp 7,175 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 2,5 miliar dialokasikan untuk pembangunan 63 infrastruktur fasilitas tempat ibadah, pondok pesantren, dan TPQ.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Jatirogo

Rincian lembaga penerima hibah, 8 gereja, 24 masjid, 15 musala, 8 ponpes, dan 8 TPQ. Eko menyampaikan, sejak 2018 hingga 2021, Pemkab Tuban sudah menyalurkan dana hibah peningkatan fasilitas tempat ibadah, pondok pesantren, dan TPQ sebesar Rp 22,734 miliar.

Dana tersebut diterima 633 lembaga. Adapun rincian lembaga penerima hibah, 10 gereja, 92 masjid, 61 musala, 44 ponpes, dan 426 TPQ. ‘’Sesuai arahan Pak Bupati, semoga hibah tersebut bermanfaat dan barokah,’’ tandasnya.

Hadir mendampingi penyerahan hibah tersebut, wakil bupati Ir. Noor Nahar Hussein, M.Si., Sekda Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., dan Kabag Kesra Setda Eko Julianto S.STP. Dana hibah tersebut diserahkan secara simbolis kepada sebelas perwakilan penerima hibah.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/