alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Deklarasi Cabup dan Cawabup Periode 2021-2024 Setia-Negara

Radar Tuban – Saya mewakafkan jiwa, raga, dan umur untuk rakyat Tuban. Kalimat terakhir itulah yang disampaikan Setiajit pada sambutan Deklarasi Cabup dan Cawabup periode 2021- 2024 Setiajit-RM. Armaya Mangkunegara (Setia-Negara) di halaman posko pemenangannya kemarin (3/9).

Ketika menyampaikan itu, intonasi Setiajit terdengar lebih rendah dan sedikit bergetar. Meski tanpa penekanan, kalimat ter sebut memiliki makna yang mendalam. ‘’Saya ingin membawa Tuban yang jauh lebih sejahtera dan makmur,’’ kata dia.

Di hadapan petinggi parpol pengusung, mantan kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jatim itu untuk kali pertama mengungkapkan alasannya mencalon kan. Dikatakan dia, suatu ketika dirinya dipanggil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqiel Siradj.

Dalam dawuh atau perintahnya, Kiai Aqiel menginginkan Setiajit menjadi bupati. Harapannya, melanjutkan tugasnya membantu NU. ‘’Saya diminta menjadi bupati, bukan cabup,’’ kata dia menirukan dawuh ulama besar nahdliyin itu. Untuk memenuhi keinginan tersebut, kata Setiajit, Kiai Aqiel akan mendoakan sekaligus mem-back up.

Di bagian lain, Setiajit mengutip pidato sejumlah petinggi parpol pengusung Setia-Negara terkait kondisi kemiskinan di Bumi Wali yang masih cukup tinggi. Begitu juga dengan rendahnya lama belajar, rendahnya indeks pembangunan, dan jaminan kesehatan.

Baca Juga :  Jembatan Terusan Bojonegoro-Tuban Perkuat Sinergitas Bojonegoro-Tuban

Kondisi tersebut, kata birokrat peraih tanda jasa Satya Lencana Karya Satya ke-XXX tahun 2020 atas pengabdiannya lebih dari 30 tahun di Pemrov Jatim itu, sangat ironi dengan potensi luar biasa yang dimiliki Tuban. Dipaparkan Setiajit, Tuban adalah lumbung pangan nasional.

Potensi tambangnya luar biasa. Begitu juga industrinya. Kabupaten di pesisir Laut Jawa itu juga memiliki perusahaan multinasional. Salah satunya perusahaan semen dan sebentar lagi disusul kilang dan gas. ‘’Potensi besar inilah yang harus dikelola dengan baik untuk kemakmuran rakyat,’’ tegas dia.

Untuk memimpin pemerintahan di Tuban ke depan, Setiajit juga sudah menyiapkan sembilan program yang diberi nama Nawa Bakti SetiaNegara. Sebagian program itulah yang dijabarkan mantan Pjs bupati Jombang itu. Salah satunya Tuban Bangkit.

Dalam program tersebut, dia berobsesi membangun masjid apung di pantai, musium walisanga, dan monumen Ronggolawe. Dengan wisata bahari tersebut, Setiajit berharap Tuban tidak hanya menjadi transit wisata, namun tujuan wisata baru. Program berikutnya Membangun Kawasan Industri Terpadu, Tuban Cerdas, Tuban Agro, Tuban Harmoni, dan Reformasi Pelayanan.

‘’Saya tidak ingin bekerja biasa-biasa saja,’’ kata dia yang akan melibatkan seluruh elemen untuk membangun Tuban seperti taglinenya Tuban Milik Bersama. Sementara itu, Armaya mengatakan, 16 kursi dari 5 parpol pengusung Setia-Negara me ru pakan modal penting penguatan di parlemen untuk merealisasikan programnya.

Baca Juga :  Hj. Nikmatul Khoiriyah Pimpin PC PIRA Tuban

Hal itu menyangkut kerja sama yang baik antar parpol di parlemen. ‘’Program kami untuk memajukan Tuban tidaklah muluk-muluk dan sulit direalisasikan,’’ tegas dia. Dikatakan staf ahli Kejagung itu, untuk menjadikan Tuban Milik Bersama, butuh daya dukung semua elemen.

Karena itu, Armaya berharap mesin politik pengusung Setia-Negara all out. Sebelum Setiajit-RM. Armaya Mangkunegara menyampaikan sambutan, ditampilkan fragmen Sri Aji, Plumpang yang bertema Ronggolawe Menggugat. Meski sederhana, deklarasi yang menerapkan protokol kesehatan tersebut dihadiri sejumlah pengurus teras dan tokoh politik lima partai pengusung.

Hadir juga pengurus Partai Berkarya. Dalam perhelatan politik tersebut, Pengasuh Ponpes Nurus Salam, Dukuh Gomang, Desa Lajulor Kecamatan Singgahan KH Nur Nasroh yang juga ayahanda RM Armaya Mangkunegara hadir untuk menyampaikan ceramah. Dia juga didaulat memotong tumpeng untuk diserahkan kepada pasangan cabup-cawabup. Kegiatan lain yang menjadi rangkaian deklarasi adalah pemberian santunan kepada anak yatim-piatu.

Radar Tuban – Saya mewakafkan jiwa, raga, dan umur untuk rakyat Tuban. Kalimat terakhir itulah yang disampaikan Setiajit pada sambutan Deklarasi Cabup dan Cawabup periode 2021- 2024 Setiajit-RM. Armaya Mangkunegara (Setia-Negara) di halaman posko pemenangannya kemarin (3/9).

Ketika menyampaikan itu, intonasi Setiajit terdengar lebih rendah dan sedikit bergetar. Meski tanpa penekanan, kalimat ter sebut memiliki makna yang mendalam. ‘’Saya ingin membawa Tuban yang jauh lebih sejahtera dan makmur,’’ kata dia.

Di hadapan petinggi parpol pengusung, mantan kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jatim itu untuk kali pertama mengungkapkan alasannya mencalon kan. Dikatakan dia, suatu ketika dirinya dipanggil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqiel Siradj.

Dalam dawuh atau perintahnya, Kiai Aqiel menginginkan Setiajit menjadi bupati. Harapannya, melanjutkan tugasnya membantu NU. ‘’Saya diminta menjadi bupati, bukan cabup,’’ kata dia menirukan dawuh ulama besar nahdliyin itu. Untuk memenuhi keinginan tersebut, kata Setiajit, Kiai Aqiel akan mendoakan sekaligus mem-back up.

Di bagian lain, Setiajit mengutip pidato sejumlah petinggi parpol pengusung Setia-Negara terkait kondisi kemiskinan di Bumi Wali yang masih cukup tinggi. Begitu juga dengan rendahnya lama belajar, rendahnya indeks pembangunan, dan jaminan kesehatan.

Baca Juga :  Hj. Nikmatul Khoiriyah Pimpin PC PIRA Tuban

Kondisi tersebut, kata birokrat peraih tanda jasa Satya Lencana Karya Satya ke-XXX tahun 2020 atas pengabdiannya lebih dari 30 tahun di Pemrov Jatim itu, sangat ironi dengan potensi luar biasa yang dimiliki Tuban. Dipaparkan Setiajit, Tuban adalah lumbung pangan nasional.

Potensi tambangnya luar biasa. Begitu juga industrinya. Kabupaten di pesisir Laut Jawa itu juga memiliki perusahaan multinasional. Salah satunya perusahaan semen dan sebentar lagi disusul kilang dan gas. ‘’Potensi besar inilah yang harus dikelola dengan baik untuk kemakmuran rakyat,’’ tegas dia.

Untuk memimpin pemerintahan di Tuban ke depan, Setiajit juga sudah menyiapkan sembilan program yang diberi nama Nawa Bakti SetiaNegara. Sebagian program itulah yang dijabarkan mantan Pjs bupati Jombang itu. Salah satunya Tuban Bangkit.

Dalam program tersebut, dia berobsesi membangun masjid apung di pantai, musium walisanga, dan monumen Ronggolawe. Dengan wisata bahari tersebut, Setiajit berharap Tuban tidak hanya menjadi transit wisata, namun tujuan wisata baru. Program berikutnya Membangun Kawasan Industri Terpadu, Tuban Cerdas, Tuban Agro, Tuban Harmoni, dan Reformasi Pelayanan.

‘’Saya tidak ingin bekerja biasa-biasa saja,’’ kata dia yang akan melibatkan seluruh elemen untuk membangun Tuban seperti taglinenya Tuban Milik Bersama. Sementara itu, Armaya mengatakan, 16 kursi dari 5 parpol pengusung Setia-Negara me ru pakan modal penting penguatan di parlemen untuk merealisasikan programnya.

Baca Juga :  Wisata Air Silowo Telan Dua Korban Jiwa

Hal itu menyangkut kerja sama yang baik antar parpol di parlemen. ‘’Program kami untuk memajukan Tuban tidaklah muluk-muluk dan sulit direalisasikan,’’ tegas dia. Dikatakan staf ahli Kejagung itu, untuk menjadikan Tuban Milik Bersama, butuh daya dukung semua elemen.

Karena itu, Armaya berharap mesin politik pengusung Setia-Negara all out. Sebelum Setiajit-RM. Armaya Mangkunegara menyampaikan sambutan, ditampilkan fragmen Sri Aji, Plumpang yang bertema Ronggolawe Menggugat. Meski sederhana, deklarasi yang menerapkan protokol kesehatan tersebut dihadiri sejumlah pengurus teras dan tokoh politik lima partai pengusung.

Hadir juga pengurus Partai Berkarya. Dalam perhelatan politik tersebut, Pengasuh Ponpes Nurus Salam, Dukuh Gomang, Desa Lajulor Kecamatan Singgahan KH Nur Nasroh yang juga ayahanda RM Armaya Mangkunegara hadir untuk menyampaikan ceramah. Dia juga didaulat memotong tumpeng untuk diserahkan kepada pasangan cabup-cawabup. Kegiatan lain yang menjadi rangkaian deklarasi adalah pemberian santunan kepada anak yatim-piatu.

Artikel Terkait

Most Read

Target Pajak Restoran Akan Direvisi

Awas, Dekati Siaga Merah Lagi

Lahan Parkir Dikapling untuk Lapak

Artikel Terbaru


/