alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Lima UMKM Kerajinan Tuban Lolos Program Ekspor

Radar Tuban – Upaya Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban dalam memasarkan produk-produk unggulan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tuban mulai terbentang harapan menuju ke arah yang lebih cerah.

Kemarin (3/8), empat UMKM Tuban yang menghasilkan produk kerajinan, lolos proses seleksi program ekspor yang dimotori Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag). Proses seleksi tersebut berlangsung secara webinar di ruang rapat diskoperindag.

Hadir dalam presentasi online dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag tersebut, Kepala Diskoperindag Tuban Agus Wijaya dan tiga stafnya, Tjatoer Enggar Poespito (kepala bidang usaha perdagangan), Herdiyanto (kepala bidang industri), dan Totok Tumi Kusumo (kasi distribusi informasi dan pemasaran).

Satu per satu produk unggulan kerajinan UMKM dipaparkan di hadapan tim kurator Dirjen Per dagangan Luar Negeri Kemendag. Kepala Diskoperindag Tuban Agus Wijaya mengatakan, awalnya ada lima UMKM produk kerajinan yang lolos seleksi tahap pertama dan kedua.

Baca Juga :  Desa Militan, Komunitas Penggerak Pemuda Desa

Kelima UMKM itu, Indah Furniture (produk kerajinan kayu jati), Zacyndo (produk sepatu safety), Melati Mekar Mandiri (kerajinan batik gedok), Sekar Ayu Wilujeng (kerajinan batik), dan Batik Surya26 (kerajinan batik). Namun, setelah memasuki tahap ketiga, yakni pemaparan produk, satu usaha gugur. Tinggal tersisa empat.

‘’Sebenarnya semua masuk penilaian yang bagus. Tapi, satu tidak lolos karena belum memiliki pengalaman di tingkat nasional. Sehingga disiapkan untuk tahap berikutnya,’’ terang Agus, sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Tuban. Disampaikan dia, untuk lolos ke tahap akhir tidak mudah. Harus melalui proses yang cukup panjang. Dan, tidak semua kabupaten/kota bisa lolos.

Pada tahap awal tercatat 25 kabupaten/kota se-Indonesia yang masuk nominasi. Masing-masing memiliki produk unggulan daerah. Namun, setelah diseleksik tinggal tersisa lima kabupaten/kota. Lima kabupaten/ kota itulah yang kemudian berhak presentasi. Termasuk Tuban yang sukses meyakinkan para kurator dari Dirjen Perdagangan Luar Negeri.

Baca Juga :  BAZNAS Tuban Salurkan 3.000 Paket Sembako dan Berbagai Bantuan

‘’Lainnya dari Malang, Cirebon, Tasikmalaya, Ciganjur, dan Magelang,’’ paparnya. Tahap berikutnya, lanjut Agus, adalah peninjauan ke lokasi yang dilakukan oleh tim kurator Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag. Tujuannya, melihat langsung proses produksi yang dihasilkan sebelum proses ekspor.

‘’Kemungkinan minggu kedua bulan Agustus ini. Semua akan difasilitasi Dirjen Perdagangan Luar Negeri. Termasuk biaya fasilitasi ekspor,’’ tandasnya. Agus berharap, program tersebut menjadi pintu awal produk-produk unggulan kerajinan Tuban ke tingkat internasional.

‘’Produk-produk kita memang sangat layak. Kita memiliki kerajinan kayu jati, batik gedok, dan kerajinan sepatu yang semuanya memang layak untuk diekspor,’’ tandasnya.

Radar Tuban – Upaya Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban dalam memasarkan produk-produk unggulan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tuban mulai terbentang harapan menuju ke arah yang lebih cerah.

Kemarin (3/8), empat UMKM Tuban yang menghasilkan produk kerajinan, lolos proses seleksi program ekspor yang dimotori Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag). Proses seleksi tersebut berlangsung secara webinar di ruang rapat diskoperindag.

Hadir dalam presentasi online dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag tersebut, Kepala Diskoperindag Tuban Agus Wijaya dan tiga stafnya, Tjatoer Enggar Poespito (kepala bidang usaha perdagangan), Herdiyanto (kepala bidang industri), dan Totok Tumi Kusumo (kasi distribusi informasi dan pemasaran).

Satu per satu produk unggulan kerajinan UMKM dipaparkan di hadapan tim kurator Dirjen Per dagangan Luar Negeri Kemendag. Kepala Diskoperindag Tuban Agus Wijaya mengatakan, awalnya ada lima UMKM produk kerajinan yang lolos seleksi tahap pertama dan kedua.

Baca Juga :  Tingkatkan Imunitas, Seratus Anggota Satgas Divaksin

Kelima UMKM itu, Indah Furniture (produk kerajinan kayu jati), Zacyndo (produk sepatu safety), Melati Mekar Mandiri (kerajinan batik gedok), Sekar Ayu Wilujeng (kerajinan batik), dan Batik Surya26 (kerajinan batik). Namun, setelah memasuki tahap ketiga, yakni pemaparan produk, satu usaha gugur. Tinggal tersisa empat.

‘’Sebenarnya semua masuk penilaian yang bagus. Tapi, satu tidak lolos karena belum memiliki pengalaman di tingkat nasional. Sehingga disiapkan untuk tahap berikutnya,’’ terang Agus, sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Tuban. Disampaikan dia, untuk lolos ke tahap akhir tidak mudah. Harus melalui proses yang cukup panjang. Dan, tidak semua kabupaten/kota bisa lolos.

Pada tahap awal tercatat 25 kabupaten/kota se-Indonesia yang masuk nominasi. Masing-masing memiliki produk unggulan daerah. Namun, setelah diseleksik tinggal tersisa lima kabupaten/kota. Lima kabupaten/ kota itulah yang kemudian berhak presentasi. Termasuk Tuban yang sukses meyakinkan para kurator dari Dirjen Perdagangan Luar Negeri.

Baca Juga :  ARMAYA MANGKUNEGARA (SETIA-NEGARA) DEKLARASIKAN SIMPATISAN PEMUDA

‘’Lainnya dari Malang, Cirebon, Tasikmalaya, Ciganjur, dan Magelang,’’ paparnya. Tahap berikutnya, lanjut Agus, adalah peninjauan ke lokasi yang dilakukan oleh tim kurator Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag. Tujuannya, melihat langsung proses produksi yang dihasilkan sebelum proses ekspor.

‘’Kemungkinan minggu kedua bulan Agustus ini. Semua akan difasilitasi Dirjen Perdagangan Luar Negeri. Termasuk biaya fasilitasi ekspor,’’ tandasnya. Agus berharap, program tersebut menjadi pintu awal produk-produk unggulan kerajinan Tuban ke tingkat internasional.

‘’Produk-produk kita memang sangat layak. Kita memiliki kerajinan kayu jati, batik gedok, dan kerajinan sepatu yang semuanya memang layak untuk diekspor,’’ tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Suka Boneka Mickey Mouse

Akui Butuh Pakar dan Ahli Sejarah

Anggota DPRD Dilarang Merokok!

Artikel Terbaru


/