alexametrics
30.6 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Wisata Religi di Bojonegoro Digelontor Rp 44 Miliar

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pembangunan wisata Religi Margomulyo dilanjutkan tahun ini. Alokasi anggaran yang dipasang untuk proyek cukup besar, mencapai Rp 44 miliar.

 

DPRD berharap proyek itu bisa memberikan dampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

 

‘’Kami sudah meninjau langsung proyeknya. Tahun ini bakal dilanjutkan lagi,’’ ujar Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto.

 

Pembangunan kawasan wisata religi itu sudah dilaksanakan sejak tahun lalu. Alokasi anggaran yang digunakan tahun lalu mencapai Rp 24 miliar.  Namun, tahun lalu hanya pada pembangunan fondasi bangunan. Tahun ini bakal dilanjutkan lagi dengan alokasi anggaran lebih besar, mencapai Rp 44 miliar.

 

Pri menjelaskan, sebenarnya lokasi itu lebih terkonsep sebagai rest area. Disebut religi karena ada masjid yang akan dibangun di kawasan itu. Bahkan, masjidnya cukup besar. Selebihnya adalah ruang terbuka hijau dan rest area.

 

Baca Juga :  Satgas Bubarkan Pembelajaran Tatap Muka di SMAN 1 Tuban

Pemkab membangun tempat itu agar masyarakat yang baru keluar exit tol Ngawi bisa beristirahat di lokasi itu. Tidak hanya itu, diharapkan mereka juga bisa berkunjung ke sejumlah wisata di Bojonegoro.

Pri melanjutkan, pembangunan wisata religi termasuk megaproyek tahun ini. Sebab, alokasi anggaran yang digunakan cukup besar. Totalnya mencapai Rp 68 miliar. Meskipun pembangunannya dilakukan dalam dua tahap. ‘’Kami sudah minta dinas terkait agar segera menuntaskan proyek ini. Sehingga, tahun depan bisa segera berfungsi,’’ jelasnya.

Wisata religi dan rest area ini, lanjut Pri, bisa menjadi salah satu ikon Bojonegoro di perbatasan. Harapannya bisa mendatangkan banyak wisatawan ke Bojonegoro. ‘’Dengan demikian akan ada pertumbuhan ekonomi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Dua Kali Gagal Dibangun, Pembangunan Waduk Pejok Diusulkan Kembali

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Adit Witjaksono mengatakan, tahun ini pembangunan wisata religi itu akan dilanjutkan. Pihaknya memastikan pembangunan akan tuntas tahun ini. (zim/msu)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pembangunan wisata Religi Margomulyo dilanjutkan tahun ini. Alokasi anggaran yang dipasang untuk proyek cukup besar, mencapai Rp 44 miliar.

 

DPRD berharap proyek itu bisa memberikan dampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

 

‘’Kami sudah meninjau langsung proyeknya. Tahun ini bakal dilanjutkan lagi,’’ ujar Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto.

 

Pembangunan kawasan wisata religi itu sudah dilaksanakan sejak tahun lalu. Alokasi anggaran yang digunakan tahun lalu mencapai Rp 24 miliar.  Namun, tahun lalu hanya pada pembangunan fondasi bangunan. Tahun ini bakal dilanjutkan lagi dengan alokasi anggaran lebih besar, mencapai Rp 44 miliar.

 

Pri menjelaskan, sebenarnya lokasi itu lebih terkonsep sebagai rest area. Disebut religi karena ada masjid yang akan dibangun di kawasan itu. Bahkan, masjidnya cukup besar. Selebihnya adalah ruang terbuka hijau dan rest area.

 

Baca Juga :  Peringatan Kartini dan HUT ke-21 IWABRI, BRI Tuban Peduli dan Berbagi

Pemkab membangun tempat itu agar masyarakat yang baru keluar exit tol Ngawi bisa beristirahat di lokasi itu. Tidak hanya itu, diharapkan mereka juga bisa berkunjung ke sejumlah wisata di Bojonegoro.

Pri melanjutkan, pembangunan wisata religi termasuk megaproyek tahun ini. Sebab, alokasi anggaran yang digunakan cukup besar. Totalnya mencapai Rp 68 miliar. Meskipun pembangunannya dilakukan dalam dua tahap. ‘’Kami sudah minta dinas terkait agar segera menuntaskan proyek ini. Sehingga, tahun depan bisa segera berfungsi,’’ jelasnya.

Wisata religi dan rest area ini, lanjut Pri, bisa menjadi salah satu ikon Bojonegoro di perbatasan. Harapannya bisa mendatangkan banyak wisatawan ke Bojonegoro. ‘’Dengan demikian akan ada pertumbuhan ekonomi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Awalnya Bingung Diterima Kuliah di Malaysia dan Tiongkok

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Adit Witjaksono mengatakan, tahun ini pembangunan wisata religi itu akan dilanjutkan. Pihaknya memastikan pembangunan akan tuntas tahun ini. (zim/msu)

Artikel Terkait

Most Read

500 Pedagang Pasar Belum Punya Lapak

Bank Mandiri Bagikan Paket Sembako

Panwaskab Tempati Kantor Lama

Artikel Terbaru


/