alexametrics
26 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Menteri Desa PDTT dan Bupati Bojonegoro Resmikan Beasiswa Unesa 2022

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah meresmikan sekaligus memulai kegiatan perkuliahan mahasiswa RPL Desa di Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (30/3/).  Pada perkuliahan perdana ini, hadir 619 mahasiswa RPL Desa asal Bojonegoro yang akan menempuh pendidikan di Unesa.

 

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa RPL Desa sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Bojonegoro Tahun 2018-2023.  Yaitu,  menjadikan Bojonegoro sebagai sumber ekonomi kerakyatan dan  sosial budaya lokal.  Untuk terwujudnya masyarakat yang beriman, sejahtera, dan berdaya saing.  Misi kedua yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan bertanggungjawab.

 

‘’Serta misi ketiga yaitu mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan,” kata Bupati Anna.

 

Pemkab Bojonegoro memiliki program beasiswa khusus bagi warga Bojonegoro yang dibagi dalam tiga kelompok, yaitu beasiswa Scientist, beasiswa satu desa dua sarjana, dan beasiswa bantuan akhir semester. Program beasiswa scientist diperuntukan bagi yang menempuh pendidikan pada perguruan tinggi negeri (PTN) dengan jurusan dan program studi scientist.

 

“Pada tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pendidikan telah mengalokasikan anggaran untuk pendanaan beasiswa pendidikan sebesar Rp 39,5 miliar. Kemudian Tahun 2022 Kabupaten Bojonegoro mengalokasikan sebesar 33,4 persen,” tambah Bupati Anna.

Baca Juga :  DPRD Butuh Penjelasan Pemkab Terkait Pencabutan SK BKD

 

Sementara itu, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menuturkan, sudah melaporkan ke Presiden Jokowi bahwa Kementerian Desa bekerja sama dengan Unesa, UNY dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan perkuliahan dengan pendekatan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa.

 

“Ini bagian penting sebagai upaya untuk percepatan pembangunan desa-desa di Indonesia. ” tutur Halim Iskandar.

 

 

Bupati Dampingi Kajati Resmikan Restorative Justice Se-Jatim

 

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mendampingi Kajati Jawa Timur (Jatim) Mia Amiati meresmikan rumah perdamaian Restorative Justice (RJ). Kegiatan berlangsung di Balai Desa Kauman Kecamatan Bojonegoro Kota Kamis (31/3) lalu.

 

Dalam sambutannya Bupati Bojonegoro Anna Mu’awannah mengatakan, pihaknya berharap Kajati agar membimbing dan memberikan arahan. Sehingga, tercipta pemerintahan yang good governance.  Juga menjadi semangat untuk menggunakan rumah RJ sebaik-baiknya.

 

“Kehadiran ibu Kajati Jatim di Bojonegoro memberi semangat, memberi motivasi, dan juga energi positif.  Kami senantiasa selalu harmonis untuk melakukan kegiatan-kegiatan pembangunan maupun kegiatan sosial, keagamaan, ekonomi,” pungkasnya.

 

Semenjata itu, Kajati Jatim Mia Amiati mengatakan, ada beberapa peristiwa penerapan hukum yang seringkali mencederai keadilan masyarakat. Rasa keadilan masyarakat seakan-akan belum bisa terpenuhi.

Baca Juga :  Serapan Melebihi Target Silpa

 

 

Bupati Bojonegoro Serahkan 328 SK CPNS

               

Sebanyak 328 CPNS bergembira Jumat (1/4) lalu. Mereka menerima surat keterangan (SK) dari Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah. Acara penyerahan berlangsung di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro.

 

Dalam sambutannya, Bupati menuturkan bahwa setelah menerima SK, para CPNS ini resmi menjadi bagian dari pemkab Bojonegoro. Semua itu dilakukan melalui proses yang panjang. Mulai pendaftaran, seleksi, hingga dinyatakan lolos sebegai CPNS.

 

‘’Semua perlu proses. Ibarat naik gunung, jika prosesnya tidak baik bisa menjadi batu sandungan,’’ tutur Bupati.

 

Bupati Anna Mu’awanah mengajak para CPNS yang baru menerima SK itu untuk menjadi aparatur sipil negara yang baik. Mereka harus disiplin dan patuh terhadap regulasi. Sebab, itulah integritas sebagai aparatur sipil negara. ‘’Bertanggungjawab serta pengawasan terhadap diri sendiri menjadi bagian tersulit,’’ ungkap Bu Anna, saat memberikan sambutan usai penyerahan SK.

 

Bu Anna juga meminta BKPP manaje para ASN dengan baik. Sebab, jumlah ASN memang terbatas. Sehingga, harus atur agar pelayanan masyarakat tetap berjalan dengan baik. ‘’Mohon ditingkatkan integritas, disiplin, tanggungjawab, dan kerjasama yang baik,’’ jelasnya. (*/zim)

 

PENYERAHAN: Bupati Anna Mu’awanah menyerahkan SK pada 328 CPNS di Pendapa Malowopati. (Istimewa For RDR.BJN)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah meresmikan sekaligus memulai kegiatan perkuliahan mahasiswa RPL Desa di Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (30/3/).  Pada perkuliahan perdana ini, hadir 619 mahasiswa RPL Desa asal Bojonegoro yang akan menempuh pendidikan di Unesa.

 

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa RPL Desa sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Bojonegoro Tahun 2018-2023.  Yaitu,  menjadikan Bojonegoro sebagai sumber ekonomi kerakyatan dan  sosial budaya lokal.  Untuk terwujudnya masyarakat yang beriman, sejahtera, dan berdaya saing.  Misi kedua yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan bertanggungjawab.

 

‘’Serta misi ketiga yaitu mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan,” kata Bupati Anna.

 

Pemkab Bojonegoro memiliki program beasiswa khusus bagi warga Bojonegoro yang dibagi dalam tiga kelompok, yaitu beasiswa Scientist, beasiswa satu desa dua sarjana, dan beasiswa bantuan akhir semester. Program beasiswa scientist diperuntukan bagi yang menempuh pendidikan pada perguruan tinggi negeri (PTN) dengan jurusan dan program studi scientist.

 

“Pada tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pendidikan telah mengalokasikan anggaran untuk pendanaan beasiswa pendidikan sebesar Rp 39,5 miliar. Kemudian Tahun 2022 Kabupaten Bojonegoro mengalokasikan sebesar 33,4 persen,” tambah Bupati Anna.

Baca Juga :  Mantan Camat Padangan Jadi Kepala Dinas P3AKB

 

Sementara itu, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menuturkan, sudah melaporkan ke Presiden Jokowi bahwa Kementerian Desa bekerja sama dengan Unesa, UNY dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan perkuliahan dengan pendekatan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa.

 

“Ini bagian penting sebagai upaya untuk percepatan pembangunan desa-desa di Indonesia. ” tutur Halim Iskandar.

 

 

Bupati Dampingi Kajati Resmikan Restorative Justice Se-Jatim

 

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mendampingi Kajati Jawa Timur (Jatim) Mia Amiati meresmikan rumah perdamaian Restorative Justice (RJ). Kegiatan berlangsung di Balai Desa Kauman Kecamatan Bojonegoro Kota Kamis (31/3) lalu.

 

Dalam sambutannya Bupati Bojonegoro Anna Mu’awannah mengatakan, pihaknya berharap Kajati agar membimbing dan memberikan arahan. Sehingga, tercipta pemerintahan yang good governance.  Juga menjadi semangat untuk menggunakan rumah RJ sebaik-baiknya.

 

“Kehadiran ibu Kajati Jatim di Bojonegoro memberi semangat, memberi motivasi, dan juga energi positif.  Kami senantiasa selalu harmonis untuk melakukan kegiatan-kegiatan pembangunan maupun kegiatan sosial, keagamaan, ekonomi,” pungkasnya.

 

Semenjata itu, Kajati Jatim Mia Amiati mengatakan, ada beberapa peristiwa penerapan hukum yang seringkali mencederai keadilan masyarakat. Rasa keadilan masyarakat seakan-akan belum bisa terpenuhi.

Baca Juga :  Selama PPKM Tanpa Pemasukan, Seniman Desak Solusi dari Pemkab

 

 

Bupati Bojonegoro Serahkan 328 SK CPNS

               

Sebanyak 328 CPNS bergembira Jumat (1/4) lalu. Mereka menerima surat keterangan (SK) dari Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah. Acara penyerahan berlangsung di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro.

 

Dalam sambutannya, Bupati menuturkan bahwa setelah menerima SK, para CPNS ini resmi menjadi bagian dari pemkab Bojonegoro. Semua itu dilakukan melalui proses yang panjang. Mulai pendaftaran, seleksi, hingga dinyatakan lolos sebegai CPNS.

 

‘’Semua perlu proses. Ibarat naik gunung, jika prosesnya tidak baik bisa menjadi batu sandungan,’’ tutur Bupati.

 

Bupati Anna Mu’awanah mengajak para CPNS yang baru menerima SK itu untuk menjadi aparatur sipil negara yang baik. Mereka harus disiplin dan patuh terhadap regulasi. Sebab, itulah integritas sebagai aparatur sipil negara. ‘’Bertanggungjawab serta pengawasan terhadap diri sendiri menjadi bagian tersulit,’’ ungkap Bu Anna, saat memberikan sambutan usai penyerahan SK.

 

Bu Anna juga meminta BKPP manaje para ASN dengan baik. Sebab, jumlah ASN memang terbatas. Sehingga, harus atur agar pelayanan masyarakat tetap berjalan dengan baik. ‘’Mohon ditingkatkan integritas, disiplin, tanggungjawab, dan kerjasama yang baik,’’ jelasnya. (*/zim)

 

PENYERAHAN: Bupati Anna Mu’awanah menyerahkan SK pada 328 CPNS di Pendapa Malowopati. (Istimewa For RDR.BJN)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/