alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Setahun, 351 Pasien Covid-19 Meninggal

Radar Tuban – Meski pertambahan kasus baru melandai, namun hingga kemarin (3/3) status Kabupaten Tuban masih berada di zona oranye. Belum ada perubahan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Tuban Endah Nurul Kumarijati menyampaikan, sampai saat ini belum ada tanda-tanda perubahan status. ‘’Peluang untuk masuk zona kuning memang cukup besar. Tapi, untuk saat ini masih bertahan di zona oranye,’’ terang Endah, sapaan akrabnya.

Disampaikan dia, bertahannya Bumi Wali di zona oranye karena pasien meninggal dunia masih tinggi. Berbeda dengan pertambahan kasus baru yang pelan-pelan terkendali. Terlebih, untuk jumlah pasien yang sembuh. ‘’Untuk pasien yang me ninggal ini yang masih mengkhawatirkan,’’ keluhnya.

Sejak virus jenis SARS CoV-2 ini masuk Tuban sekitar Maret 2020, hingga saat ini jumlah pasien yang meninggal dunia tembus di angka 351 orang. Itu berarti rata-rata 12 pasien meninggal setiap pekan atau 1—3 pasien sehari.

Baca Juga :  Meski Pandemi, SMAN 1 Soko Tuban Konsisten Sabet Beragam Prestasi

‘’Ini (kasus pasien yang meninggal) yang menjadi perhatian bersama,’’ imbuhnya.

Sehari kemarin (3/3) misalnya. Di saat kasus baru mulai terkendali dan jumlah pa sien yang sembuh juga konsisten membaik, di sisi lain pasien yang meninggal dunia masih muncul 3 orang.

Sementara itu, hingga kemarin atau setahun persebaran Covid-19 di Tuban, jumlah total pasien positif tercatat 3.232 kasus. Dari jumlah tersebut, pasien yang dinyatakan sembuh 2.780 kasus.

Radar Tuban – Meski pertambahan kasus baru melandai, namun hingga kemarin (3/3) status Kabupaten Tuban masih berada di zona oranye. Belum ada perubahan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Tuban Endah Nurul Kumarijati menyampaikan, sampai saat ini belum ada tanda-tanda perubahan status. ‘’Peluang untuk masuk zona kuning memang cukup besar. Tapi, untuk saat ini masih bertahan di zona oranye,’’ terang Endah, sapaan akrabnya.

Disampaikan dia, bertahannya Bumi Wali di zona oranye karena pasien meninggal dunia masih tinggi. Berbeda dengan pertambahan kasus baru yang pelan-pelan terkendali. Terlebih, untuk jumlah pasien yang sembuh. ‘’Untuk pasien yang me ninggal ini yang masih mengkhawatirkan,’’ keluhnya.

Sejak virus jenis SARS CoV-2 ini masuk Tuban sekitar Maret 2020, hingga saat ini jumlah pasien yang meninggal dunia tembus di angka 351 orang. Itu berarti rata-rata 12 pasien meninggal setiap pekan atau 1—3 pasien sehari.

Baca Juga :  Disiapkan untuk Mendukung PSN dan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

‘’Ini (kasus pasien yang meninggal) yang menjadi perhatian bersama,’’ imbuhnya.

Sehari kemarin (3/3) misalnya. Di saat kasus baru mulai terkendali dan jumlah pa sien yang sembuh juga konsisten membaik, di sisi lain pasien yang meninggal dunia masih muncul 3 orang.

Sementara itu, hingga kemarin atau setahun persebaran Covid-19 di Tuban, jumlah total pasien positif tercatat 3.232 kasus. Dari jumlah tersebut, pasien yang dinyatakan sembuh 2.780 kasus.

Artikel Terkait

Most Read

Sepakat Bersama-sama Melawan Narkoba

Produksi Padi di Lamongan Meningkat

Masih Ada Potensi Longsor

Artikel Terbaru


/